Cerita Cinderella Ala Persinga

Jum'at, 11 September 2015 - 14:49 WIB
Cerita Cinderella Ala...
Cerita Cinderella Ala Persinga
A A A
SURABAYA - Sukses Persinga Ngawi lolos ke final Piala Kemerdekaan 2015 menjadi kejutan terbesar sepanjang turnamen. Mengalahkan tim yang lebih berpengalaman Persiba Bantul dan lolos ke partai puncak sudah menjadi prestasi tertinggi Persinga. (Baca juga: Persinga Tantang PSMS Medan di Final Piala Kemerdekaan)

Persinga sekaligus menjadi penyelamat muka Jawa Timur yang paling banyak mengirimkan kontestan di ajang ini. Persepam Madura Utama yang sejatinya menjadi ekspektasi, nyatanya juga terjungkal di laga seminal kontra PSMS Medan.

Persinga sebenarnya tidak masuk bursa unggulan untuk masuk partai final. Bahkan kesuksesan mereka menembus babak semifinal pun sudah terhitung luar biasa. Tak ada yang menyangka kejutan mereka berlanjut hingga partai puncak.

Bak cerita Cinderella, Persinga yang semula tak diperhitungkan kini bisa tersenyum di akhir episode. "Sekarang tidak ada yang memandang kami sebelah mata. Lolos ke final membuktikan Persinga memiliki potensi besar dan tak kalah dengan tim berpengalaman," ungkap M Hasan, Pelatih Persinga.

Hasan sendiri di awal turnamen tak menyangka timnya bisa melaju sejauh ini hingga partai pamungkas. Namun melihat progres demi progres yang ditunjukkan timnya, tumbuh optimisme bahwa Laskar Alas Ketonggo bakal bisa meraih sesuatu.

Hasan menyebut perkembangan timnya sangat positif. Tidak terlalu istimewa di babak penyisihan atau fase grup, tapi bisa fokus dan bermain dengan sangat baik di babak knock out, yakni delapan besar dan semifinal.

Kini, setelah menginjakkan kaki di final, Persinga tak akan setengah-setengah menetapkan ambisi. Slamet Sampurno dkk bakal habis-habisan menghadapi PSMS Medan yang lebiu diunggulkan di pertandingan final nanti.

"Kami tidak ragu lagi di final, targetnya adalah menang dan juara. Ini pertandingan terakhir dan sudah selayaknya mengeluarkan semua energi dan kemampuan yang kami miliki. Saya yakin Persinga bisa," kata Hasan mantap.

Hasan mengatakan kekuatan PSMS sangat bagus, apalagi terbukti bisa menggugurkan Persepam Madura Utama di semifinal. Dia yakin pertandingan final nanti paling berat dibanding semua laga Piala Kemerdekaan yang telah dilakoni.

Hingga kini belum ada kejelasan soal kapan laga final digelar walau rencananya pada 13 September. Tim Transisi dikabarkan akan menunda jadwal final sekaligus menentukan formatnya, karena ada wacana final digelar home and away.
(aww)
Berita Terkait
Mendiang Sudarno Pernah...
Mendiang Sudarno Pernah Bantu Timnas Indonesia Juarai Piala Kemerdekaan
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Kemerdekaan 2025
Sejarah Piala Kemerdekaan...
Sejarah Piala Kemerdekaan dan Menguji Kematangan Timnas Indonesia U-17 Menuju Piala Dunia
Daftar Lengkap Peraih...
Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Piala Kemerdekaan 2025: Indonesia Runner Up
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Uzbekistan di Piala Kemerdekaan 2025
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Berita Terkini
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
1 jam yang lalu
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
1 jam yang lalu
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
3 jam yang lalu
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
4 jam yang lalu
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
5 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved