Arema Lebih Senang Perang Terbuka di 8 Besar

Jum'at, 11 September 2015 - 14:57 WIB
Arema Lebih Senang Perang...
Arema Lebih Senang Perang Terbuka di 8 Besar
A A A
MALANG - Produktivitas gol Arema Cronus yang rendah selama fase grup Piala Kemerdekaan 2015 menjadi pekerjaan rumah pelatih Joko Susilo. Fakta di lapangan, Arema tidak pernah menang dan hanya mencetak satu gol selama 90 menit ketika menghadapi lawan yang superdefensif.

Persela Lamongan dan PSGC Ciamis menjadi bukti Singo Edan frustrasi saat tak diberi celah. Ruang gerak terbatas membuat Cristian Gonzales dkk hanya sekadar dominan tanpa benar-benar tajam. Nah, di babak delapan besar nanti, diprediksi Arema tak akan berhadapan dengan strategi 'parkir bus' seperti itu lagi.

Ada dua faktor yang menyebabkan tim tak cukup menerapkan strategi ultra-defensive. Pertama adalah bobot klub. Mereka yang lolos ke delapan besar rata-rata punya mentalitas ofensif dan tak pernah bermain bertahan selama fase grup.

Faktor kedua adalah sistem knock out, ini membuat tim harus membuka momentum sebanyak mungkin untuk mencetak gol. Sebab kemenangan sudah menjadi harga mati, tidak bisa bermain aman dan mengincar hasil imbang seperti di babak penyisihan.

Menghadapi lawan ofensif, Arema boleh sedikit tersenyum. Rekor menunjukkan tim pujaan Aremania selalu bisa memenangi laga saat berhadapan dengan yang bermain normal atau menyerang. Sriwijaya FC bisa dicomot sebagai contoh kasus.

Memeragakan permainan terbuka, Laskar Wong Kito kebobolan tiga gol di laga kedua Grup B silam. Arema juga memiliki rekor bagus ketika menghadapi Persib Bandung, yang notabene tim dengan daya gebrak mumpuni.

Joko Susilo, Pelatih Arema Cronus, berharap timnya tak menemui kebuntuan lagi di delapan besar nanti. Diakuinya tim seperti menemui kesulitan dengan level lebih besar saat lawan menumpuk pemainnya di depan pertahanan sendiri.

"Saya berharap ada pertarungan yang sebenarnya di delapan besar. Artinya lawan tak sekadar menumpuk pemain, sehingga ada lebih banyak ruang bagi pemain untuk melakukan akselerasi. Jujur saja ada kesulitan tersendiri saat menghadapi tim yang bertahan total," cetus Joko.

Kendati demikian, dia tetap berupaya mengurai problem sulitnya mencetak gol ketika lawan bertahan. Sebab Singo Edan butuh antisipasi seandainya lawan unggul lebih dulu kemudian lebih berkonsentrasi bertahan untuk mengamankan skor.

"Semua kelemahan coba saya carikan solusinya sebelum delapan besar. Secara umum jelas saya kurang puas dengan hasil di babak penyisihan. Dengan potensi yang ada, Arema idealnya bisa lebih baik lagi," imbuh Joko Susilo.

Arema sekaligus masih dihantui mandulnya striker Cristian Gonzales. Dalam tiga laga di fase grup, dia sama sekali belum mencetak gol kendati selalu bermain penuh. Absen membobol gawang lawan dalam tiga laga berturut-turut termasuk janggal bagi pemain gaek ini.

Itu juga tak lepas dari strategi lawan yang rata-rata bertahan total. El Loco, sebutan Cristian, tidak pernah mendapat ruang mencukupi untuk bergerak. Bahkan untuk mendapat peluang saja sangat sulit karena pemain lawan berkerumun di sekitarnya.
(aww)
Berita Terkait
Hasil Piala Presiden...
Hasil Piala Presiden 2025: Liga Indonesia All-Stars vs Arema FC Imbang 2-2
Catat Sejarah, Berikut...
Catat Sejarah, Berikut Hadiah Juara Piala Presiden 2024
Hasil Piala Presiden...
Hasil Piala Presiden 2022: PSM Makassar Kalahkan Arema FC
Arema FC Permalukan...
Arema FC Permalukan PSIS di Jatidiri Semarang
Melihat Persiapan Arema...
Melihat Persiapan Arema FC Hadapi Borneo FC di Laga Final Piala Presiden 2022
6 Fakta Arema FC Lolos...
6 Fakta Arema FC Lolos ke Final Piala Presiden 2022, Nomor 3 Aksi Brilian Rizky Dwi Febrianto
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
5 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
6 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
6 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
8 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved