Catatan Negatif Sambut Kedatangan Barcelona di Italia
Rabu, 16 September 2015 - 22:10 WIB
Catatan Negatif Sambut Kedatangan Barcelona di Italia
A
A
A
ROMA - Comeback Barcelona ke Italia dalam lawatan ke markas AS Roma di laga perdana penyisihan grup Liga Champions, Kamis (17/9) dini hari nanti WIB disambut catatan negatif skuat Catalan ketika bermain di Negeri Pizza. Sejauh ini La Blaugrana -julukan Barca- telah 14 kali mengunjungi Italia dan hanya mampu memetik dua kemenangan. Statistik ini menjadi alasan kenapa skuat besutan Luis Enrique harus bekerja keras di Olimpico.
(Baca Juga: Taktik Anti Messi Tak Jadi Pilihan Roma)
Dilansir Marca, Rabu (16/9/2015) dua kemenangan Barcelona didapatkan saat bermain di San Siro yang semuanya saat mengalahkan AC Milan. Mereka melakukannya pertama kali pada tahun 2005-2006 dan kemenangan itu menjadi spesial karena menempatkan skuat besutan Frank Rijkaard di final Liga Champions hingga akhirnya mengalahkan Arsenal dengan skor 2–1.
Kemenangan kedua yang tidak terlalu penting diperoleh kubu Catalan pada tahap penyisihan grup di musim 2011-2012. Sedangkan untuk kekalahan paling menyakitkan, tidak diragukan lagi saat Barca dipaksa menyerah oleh pasukan Jose Mourinho dengan skor telak 3-1 di Giuseppe Meazza. Madrid dibuat tak berdaya oleh Inter Milan pada 2010 lalu dan parahnya mereka juga tidak mampu meraih hasil maksimal saat melakoni laga kandang di Camp Nou.
Kekalahan tersebut sangat menyakitkan karena sekaligus menyingkirkan Barca di babak semifinal, apalagi Spanyol dipilih menggelar laga final yang tepatnya berlangsung di Santiago Bernabeu. Saat itu skuat besutan Josep Guardiola menjadi unggulan, tapi sayang langkah mereka dihentikan klub wakil Italia. Kebetulan sekali Lionel Messi sejauh ini baru mampu mencetak satu gol saat melawan tim Italia dan itu bukanlah Roma, melainkan AC Milan.
(Baca Juga: Taktik Anti Messi Tak Jadi Pilihan Roma)
Dilansir Marca, Rabu (16/9/2015) dua kemenangan Barcelona didapatkan saat bermain di San Siro yang semuanya saat mengalahkan AC Milan. Mereka melakukannya pertama kali pada tahun 2005-2006 dan kemenangan itu menjadi spesial karena menempatkan skuat besutan Frank Rijkaard di final Liga Champions hingga akhirnya mengalahkan Arsenal dengan skor 2–1.
Kemenangan kedua yang tidak terlalu penting diperoleh kubu Catalan pada tahap penyisihan grup di musim 2011-2012. Sedangkan untuk kekalahan paling menyakitkan, tidak diragukan lagi saat Barca dipaksa menyerah oleh pasukan Jose Mourinho dengan skor telak 3-1 di Giuseppe Meazza. Madrid dibuat tak berdaya oleh Inter Milan pada 2010 lalu dan parahnya mereka juga tidak mampu meraih hasil maksimal saat melakoni laga kandang di Camp Nou.
Kekalahan tersebut sangat menyakitkan karena sekaligus menyingkirkan Barca di babak semifinal, apalagi Spanyol dipilih menggelar laga final yang tepatnya berlangsung di Santiago Bernabeu. Saat itu skuat besutan Josep Guardiola menjadi unggulan, tapi sayang langkah mereka dihentikan klub wakil Italia. Kebetulan sekali Lionel Messi sejauh ini baru mampu mencetak satu gol saat melawan tim Italia dan itu bukanlah Roma, melainkan AC Milan.
(akr)