Rossi Ngomel, Pembalap Moto2 Tunda Promosi ke MotoGP

Sabtu, 19 September 2015 - 13:03 WIB
Rossi Ngomel, Pembalap...
Rossi Ngomel, Pembalap Moto2 Tunda Promosi ke MotoGP
A A A
MISANO - Pemuncak klasemen Moto2 Johann Zarco secara tegas memilih menunda promosi ke MotoGP hingga 2017 mendatang. Alasannya, pembalap berdarah Prancis itu ingin mengikuti jejak Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo untuk mempertajam atau mengasah bakatnya di kelas ini sebelum dia bersaing dengan joki kuda besi top dunia.

Pembalap tim Ajo Motorsport itu berada di puncak klasemen sementara Moto2 musim ini dengan raihan 274 poin. Zarco memimpin 93 poin atas juara bertahan Tito Rabat.

Peluang Zarco mengambil mahkota juara dari joki Marc VDS Racing Team terbilang besar. Karena tinggal lima balapan lagi yang tersisa, dan hanya ada 125 poin yang diperebutkan pembalap. Namun demikian, pemilik nomor 5 tersebut tetap bersikeras menolak tawaran tim Pramac Ducati dan Aspar.

Singkat kata, Valentino Rossi tertarik untuk mengomentari keputusan Zarco promosi ke MotoGP musim depan. Menurutnya, mungkin tawaran yang diajukan kedua tim dianggap kurang cocok sehingga pembalap berusia 25 tahun memilih bertahan di Moto2 hingga 2017 mendatang.

"Keputusan selalu tergantung pada penawaran yang Anda miliki. Karena dengan berada di Pramac maupun di tim Jorge Martinez, Zarco kemungkinan akan mendapatkan mesin sebelumnya. Karenanya ia lebih memilih menunggu hingga akhir 2016 sampai kontrak pembalap top dunia berakhir," ungkap Rossi seperti dikutip Speedweek, Sabtu (19/9/2015).

Rossi menambahkan sulit untuk memberikan saran kepada Zarco. Sebab ini adalah keputusan pribadi, tapi yang perlu diingat jika dia tetap memilih menunda keberangkatannya ke kelas utama maka akan ada banyak pembalap yang tidak pernah merasakan juara.

"Sekali lagi, ini adalah keputusan pribadi pembalap. Oleh karena itu, sulit untuk memberikan saran. Sebenarnya tawaran promosi ke kelas utama (MotoGP) ini cukup baik. Karena jika Anda tetap di kelas Moto2, ada risiko bahwa seseorang tidak akan merasakan kemenangan. Sehingga ketika dia telah mengambil keputusan, maka saran dari pembalap lain tidak penting. Sebab seorang pembalap harus mengambil sendiri keputusan yang tepat," tutup Rossi.

PILIHAN

Lorenzo Setuju Anggapan Rossi Tentang Hiu

Giacomo Agostini Rela Rekor Kemenangan Disalip Valentino Rossi
(bep)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
35 menit yang lalu
Mesir Comeback, Mo Salah...
Mesir Comeback, Mo Salah Antar The Pharaohs Gulung Selandia Baru 3-1
1 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
2 jam yang lalu
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
3 jam yang lalu
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
4 jam yang lalu
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved