Tantang Tuan Rumah di Final, Greysia/Nitya Belum Kantongi Strategi
Sabtu, 19 September 2015 - 19:37 WIB
Tantang Tuan Rumah di Final, Greysia/Nitya Belum Kantongi Strategi
A
A
A
SEOUL - Tiket babak final Korea Terbuka 2015 diraih ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Untuk mendapatkan gelar juara, mereka harus bertarung melawan wakil tuan rumah, Chang Ye Na/Lee So Hee, Minggu (20/9/2015).
Dalam kejuaraan ini, Chang/Lee bukanlah unggulan. Meski demikian, Greysia/Nitya tak mau meremehkan pasangan yang baru terbentuk ini. Sebab faktor tuan rumah bisa memberi keuntungan untuk Chang/Lee.
"Habis ini kami pulang, istirahat yang cukup, berbicara dengan pelatih tentang strategi besok. Yang pasti kami harus lebih siap dari hari ini," ucap Greysia yang dikutip dari situs PBSI.
"Meskipun mereka pasangan baru, tetap harus diwaspadai karena secara individu mereka merupakan pemain yang bagus. Apalagi faktor mereka sebagai tuan rumah, pasti mereka ada kepercayaan diri yang lebih," ujar Nitya menambahkan.
Di babak sebelumnya, Chang/Lee mengalahkan Jung Kyung-eun/Shin Seung-chan yang juga berasal dari Korea Selatan. Sementara Greysia/Nitya, mereka menang 21-18, 17-21 dan 21-13 atas pasangan China, Luo Ying/Luo Yu.
"Mereka pemain yang kuat dan taktis. Setiap poin mereka tidak gampang mati, jadi kami tidak boleh salah buang sedikit. Kalau salah buang sedikit mereka sudah langsung menunggu. Karena tipe permainanan China itu lebih banyak mengepung, bukan main reli," jelas Nitya.
"Secara teknik dan fisik kami berada dalam standar yang sama dengan mereka. Kami bermain nothing to lose dan percaya diri di lapangan. Tapi kami tetap berusaha mengontrol pikiran kami agar tetap tenang dan konsentrasi," Greysia menambahkan.
Selain ganda putri, Indonesia juga diwakili Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Mereka lolos ke final ganda campuran usai mengalahkan pasangan Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock 21-9 dan 21-15. (Baca juga: Greysia/Nitya Susul Ganda Campuran ke Final)
Dalam kejuaraan ini, Chang/Lee bukanlah unggulan. Meski demikian, Greysia/Nitya tak mau meremehkan pasangan yang baru terbentuk ini. Sebab faktor tuan rumah bisa memberi keuntungan untuk Chang/Lee.
"Habis ini kami pulang, istirahat yang cukup, berbicara dengan pelatih tentang strategi besok. Yang pasti kami harus lebih siap dari hari ini," ucap Greysia yang dikutip dari situs PBSI.
"Meskipun mereka pasangan baru, tetap harus diwaspadai karena secara individu mereka merupakan pemain yang bagus. Apalagi faktor mereka sebagai tuan rumah, pasti mereka ada kepercayaan diri yang lebih," ujar Nitya menambahkan.
Di babak sebelumnya, Chang/Lee mengalahkan Jung Kyung-eun/Shin Seung-chan yang juga berasal dari Korea Selatan. Sementara Greysia/Nitya, mereka menang 21-18, 17-21 dan 21-13 atas pasangan China, Luo Ying/Luo Yu.
"Mereka pemain yang kuat dan taktis. Setiap poin mereka tidak gampang mati, jadi kami tidak boleh salah buang sedikit. Kalau salah buang sedikit mereka sudah langsung menunggu. Karena tipe permainanan China itu lebih banyak mengepung, bukan main reli," jelas Nitya.
"Secara teknik dan fisik kami berada dalam standar yang sama dengan mereka. Kami bermain nothing to lose dan percaya diri di lapangan. Tapi kami tetap berusaha mengontrol pikiran kami agar tetap tenang dan konsentrasi," Greysia menambahkan.
Selain ganda putri, Indonesia juga diwakili Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Mereka lolos ke final ganda campuran usai mengalahkan pasangan Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock 21-9 dan 21-15. (Baca juga: Greysia/Nitya Susul Ganda Campuran ke Final)
(bep)