Bali United Siapkan Pembalasan, Arema Fokus Jaga Kemenangan
Minggu, 20 September 2015 - 15:37 WIB
Bali United Siapkan Pembalasan, Arema Fokus Jaga Kemenangan
A
A
A
MALANG - Skuat Bali United tidak terlalu kecewa dengan kekalahan tipis 1-2 dari Arema Cronus di leg 1 babak 8 Besar Piala Presiden 2015. Untuk seukuran tim yang tak memakai satu pun pemain asing dan banyak memakai pemain muda, kemampuan tim ini sudah sangat lumayan. Satu gol yang diciptakan di Kanjuruhan cukup penting karena mereka butuh kemenangan 1-0 saja saat bermain di Bali.
"Terlepas dari kekalahan ini, tim bermain cukup baik dan bisa memberikan perlawanan. Mencetak satu gol di sini bisa sangat berarti untuk leg kedua nanti. Saya akan mempersiapkan leg kedua karena pilihan kami hanyalah memenangkan pertandingan," kata Indra Sjafri, Coach Bali United.
Soal dua gol beruntun di akhir babak kedua, eks pelatih Tim Nasional U-19 ini mengatakan timnya mengalami sedikit penurunan fokus. "Kami kurang sigap melakukan antisipasi. Tapi di pertemuan kedua nanti semuanya masih bisa terjadi," demikian Indra.
Sementara, Pelatih Arema Cronus Joko Susilo mensyukuri kemenangan yang diperoleh dengan susah payah dan sempat tertinggal lebih dulu. Walau margin satu gol sebenarnya belun meyakinkan, dirinya sudah senang dengan kemenangan ini dan optimistis menatap leg kedua.
"Di babak pertama kami menemui problem seperti sebelumnya, tidak efisien dalam pemanfaatan peluang. Babak kedua saya coba melakukan perubahan dan ternyata ada hasilnya. Terima kasih untuk pemain yang tak kenal lelah memburu kemenangan," ujar Joko 'Gethuk'.
Dia juga mengapresiasi dukungan supporter Aremania yang total memberikan asupan moril ke pemain. "Upaya keras kami di lapangan salah satunya karena tak ingin mengecewakan Aremania. Sekarang kami tinggal bersiap untuk mengamankan situasi di leg kedua," urai penerus tugas mendiang Suharno ini.
Soal permainan keras yang dipertontonkan pemainnya dan cenderung emosional, Joko tidak begitu mengkhawatirkan. Dia menyatakan Arema memang memiliki karakter pemain keras dan menurutnya itu bukan masalah asalkan tetap dalam koridor fairplay.
"Terlepas dari kekalahan ini, tim bermain cukup baik dan bisa memberikan perlawanan. Mencetak satu gol di sini bisa sangat berarti untuk leg kedua nanti. Saya akan mempersiapkan leg kedua karena pilihan kami hanyalah memenangkan pertandingan," kata Indra Sjafri, Coach Bali United.
Soal dua gol beruntun di akhir babak kedua, eks pelatih Tim Nasional U-19 ini mengatakan timnya mengalami sedikit penurunan fokus. "Kami kurang sigap melakukan antisipasi. Tapi di pertemuan kedua nanti semuanya masih bisa terjadi," demikian Indra.
Sementara, Pelatih Arema Cronus Joko Susilo mensyukuri kemenangan yang diperoleh dengan susah payah dan sempat tertinggal lebih dulu. Walau margin satu gol sebenarnya belun meyakinkan, dirinya sudah senang dengan kemenangan ini dan optimistis menatap leg kedua.
"Di babak pertama kami menemui problem seperti sebelumnya, tidak efisien dalam pemanfaatan peluang. Babak kedua saya coba melakukan perubahan dan ternyata ada hasilnya. Terima kasih untuk pemain yang tak kenal lelah memburu kemenangan," ujar Joko 'Gethuk'.
Dia juga mengapresiasi dukungan supporter Aremania yang total memberikan asupan moril ke pemain. "Upaya keras kami di lapangan salah satunya karena tak ingin mengecewakan Aremania. Sekarang kami tinggal bersiap untuk mengamankan situasi di leg kedua," urai penerus tugas mendiang Suharno ini.
Soal permainan keras yang dipertontonkan pemainnya dan cenderung emosional, Joko tidak begitu mengkhawatirkan. Dia menyatakan Arema memang memiliki karakter pemain keras dan menurutnya itu bukan masalah asalkan tetap dalam koridor fairplay.
(aww)