Arema Harus Lepaskan Beban di Markas Bali United
Senin, 21 September 2015 - 13:57 WIB
Arema Harus Lepaskan Beban di Markas Bali United
A
A
A
MALANG - Skuat Arema Cronus diminta lebih rileks menghadapi Bali United di leg kedua perempat final Piala Presiden 2015 akhir pekan ini. Pemain dianjurkan tidak terbebani pertandingan di Bali dulu, mengingat sudah mendapatkan keuntungan menang 2-1 pada leg pertama di Stadion Kanjuruhan.
Arema sejatinya dalam situasi tanpa beban karena tekanan harus menang ada di pihak tuan rumah Bali United. Dengan suasana rileks sebelum berangkat ke Pulau Dewata, diharapkan pemain bisa lebih fokus dan tenang menghadapi laga penentuan tersebut.
"Arema sudah mendapatkan keuntungan satu gol dan beban jelas ada di kubu Bali United. Saya meminta pemain rileks dan santai. Bukan berarti memandang enteng leg kedua, namun agar bisa lebih tenang dan konsentrasi di pertandingan," papar Joko Susilo, Pelatih Arema.
Dia optimistis situasi positif akan terjaga dan timnya bisa melewati babak delapan besar dengan sukses. Kendati demikian, dirinya mengingatkan potensi bahaya karena Bali United dipastikan bakal super ngotot mengejar margin gol setelah kalah di Malang.
Joko juga memberikan gambaran bahwa tim berjuluk Serdadu Tridatu tak pernah kalah saat bermain di kandang sendiri. "Jelasnya kami minimal mempertahankan level permainan dan tidak hanya bermain aman," tambah pelatih asal Cepu, Jawa Tengah.
Pada leg kedua nanti, Arema masih belum diperkuat gelandang senior Ahmad Bustomi yang tengah menunaikan ibadah haji. Tapi Singo Edan tak lagi khawatir karena performa pemain pengganti seperti Ferry Aman Saragih atau Hendro Siswanto lumayan meyakinkan di lapangan tengah.
General Manager Arema Cronus Ruddy Widodo juga optimistis Arema bisa membendung upaya pembalasan dari Bali United. Disebutnya spirit pemain Arema sangat menggembirakan dan itu menjadi modal bagus untuk mengamankan keunggulan di leg pertama.
"Spirit pemain patut dihargai jika bicara di luar teknis. Lihat bagaimana Samsul Arif dan pemain lainnya tak kenal menyerah hingga menit akhir. Bali United punya tekad membalas, tapi kami juga punya semangat tinggi untuk lanjut ke semifinal," urai Ruddy Widodo.
Dia juga mengamini tak sepatutnya Singo Edan merasakan beban karena sudah dalam posisi sedikit menguntungkan. "Bagi saya tim sebaiknya memang enjoy tapi fokus. Keuntungan ada di pihak Arema dan tidak selayaknya gugup atau tertekan menghadapi leg kedua,"kata dia.
Arema sejatinya dalam situasi tanpa beban karena tekanan harus menang ada di pihak tuan rumah Bali United. Dengan suasana rileks sebelum berangkat ke Pulau Dewata, diharapkan pemain bisa lebih fokus dan tenang menghadapi laga penentuan tersebut.
"Arema sudah mendapatkan keuntungan satu gol dan beban jelas ada di kubu Bali United. Saya meminta pemain rileks dan santai. Bukan berarti memandang enteng leg kedua, namun agar bisa lebih tenang dan konsentrasi di pertandingan," papar Joko Susilo, Pelatih Arema.
Dia optimistis situasi positif akan terjaga dan timnya bisa melewati babak delapan besar dengan sukses. Kendati demikian, dirinya mengingatkan potensi bahaya karena Bali United dipastikan bakal super ngotot mengejar margin gol setelah kalah di Malang.
Joko juga memberikan gambaran bahwa tim berjuluk Serdadu Tridatu tak pernah kalah saat bermain di kandang sendiri. "Jelasnya kami minimal mempertahankan level permainan dan tidak hanya bermain aman," tambah pelatih asal Cepu, Jawa Tengah.
Pada leg kedua nanti, Arema masih belum diperkuat gelandang senior Ahmad Bustomi yang tengah menunaikan ibadah haji. Tapi Singo Edan tak lagi khawatir karena performa pemain pengganti seperti Ferry Aman Saragih atau Hendro Siswanto lumayan meyakinkan di lapangan tengah.
General Manager Arema Cronus Ruddy Widodo juga optimistis Arema bisa membendung upaya pembalasan dari Bali United. Disebutnya spirit pemain Arema sangat menggembirakan dan itu menjadi modal bagus untuk mengamankan keunggulan di leg pertama.
"Spirit pemain patut dihargai jika bicara di luar teknis. Lihat bagaimana Samsul Arif dan pemain lainnya tak kenal menyerah hingga menit akhir. Bali United punya tekad membalas, tapi kami juga punya semangat tinggi untuk lanjut ke semifinal," urai Ruddy Widodo.
Dia juga mengamini tak sepatutnya Singo Edan merasakan beban karena sudah dalam posisi sedikit menguntungkan. "Bagi saya tim sebaiknya memang enjoy tapi fokus. Keuntungan ada di pihak Arema dan tidak selayaknya gugup atau tertekan menghadapi leg kedua,"kata dia.
(aww)