Pusamania Masih Heran dengan Keputusan Wasit
Senin, 28 September 2015 - 13:02 WIB
Pusamania Masih Heran dengan Keputusan Wasit
A
A
A
SAMARINDA - Pusamania Borneo FC (PBFC) masih bertanya-tanya dengan keputusan wasit yang memimpin pertandingan kontra Persib Bandung di leg kedua babak delapan besar Piala Presiden, Sabtu (26/9/2015) lalu. Pada laga tersebut, PBFC tampil dengan sembilan pemain karena Victor Pae dan Diego Michiels diusir keluar lapangan usai menerima dua kartu kuning.
Seperti dilansir situs resmi PBFC, Victor merasa dua kartu kuning yang diberikan padanya terlalu berlebihan. Sebab ia sama sekali tidak bermaksud melakukan pelanggaran.
"Saya kecewa sekali. Kartu kuning yang pertama saya juga bingung. Saya hanya beri bola ke Boaz, dianggap mengundur-undur waktu. Sementara kartu kuning kedua, tak ada saya sentuh Makan Konate itu," kata Victor.
Sementara itu, Iwan Setiawan enggan berkomentar lebih jauh. Pelatih PBFC tersebut justru memberi ucapan selamat pada Persib yang berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. (Baca juga: Dramatis, Zulham Antar Persib ke Semifinal)
"Saya no comment. Tak mau menodai kompetisi ini. Biar penonton yang menilai. Yang jelas saya ucapkan selamat untuk Persib, dan mohon maaf kalau psy war saya dinilai berlebihan," ungkapnya.
Di sisi lain, I Made Wirawan meminta PBFC untuk menerima kekalahan secara jantan. Kiper Persib tersebut menganggap wasit sudah bertindak adil dalam memimpin jalannya pertandingan.
"Pemain kami, Ilija Spasojevic juga dapat kartu merah yang tidak semestinya. Jadi jika dianggap curang, dimananya?," ucap I Made.
Dalam laga tersebut Spasojevic diusir dari pertandingan saat laga memasuki masa injury time babak kedua. Total ada 13 kartu yang keluar dari saku wasit.
Kekalahan ini membuat PBFC gagal menembus babak semifinal. Secara aggregat, kedua tim imbang 4-4. Namun Persib berhak lolos sebab dianggap lebih produktif saat tampil di markas lawan.
Seperti dilansir situs resmi PBFC, Victor merasa dua kartu kuning yang diberikan padanya terlalu berlebihan. Sebab ia sama sekali tidak bermaksud melakukan pelanggaran.
"Saya kecewa sekali. Kartu kuning yang pertama saya juga bingung. Saya hanya beri bola ke Boaz, dianggap mengundur-undur waktu. Sementara kartu kuning kedua, tak ada saya sentuh Makan Konate itu," kata Victor.
Sementara itu, Iwan Setiawan enggan berkomentar lebih jauh. Pelatih PBFC tersebut justru memberi ucapan selamat pada Persib yang berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. (Baca juga: Dramatis, Zulham Antar Persib ke Semifinal)
"Saya no comment. Tak mau menodai kompetisi ini. Biar penonton yang menilai. Yang jelas saya ucapkan selamat untuk Persib, dan mohon maaf kalau psy war saya dinilai berlebihan," ungkapnya.
Di sisi lain, I Made Wirawan meminta PBFC untuk menerima kekalahan secara jantan. Kiper Persib tersebut menganggap wasit sudah bertindak adil dalam memimpin jalannya pertandingan.
"Pemain kami, Ilija Spasojevic juga dapat kartu merah yang tidak semestinya. Jadi jika dianggap curang, dimananya?," ucap I Made.
Dalam laga tersebut Spasojevic diusir dari pertandingan saat laga memasuki masa injury time babak kedua. Total ada 13 kartu yang keluar dari saku wasit.
Kekalahan ini membuat PBFC gagal menembus babak semifinal. Secara aggregat, kedua tim imbang 4-4. Namun Persib berhak lolos sebab dianggap lebih produktif saat tampil di markas lawan.
(bep)