Singo Edan Pede Lahap Semua Musuh di Semifinal
Senin, 28 September 2015 - 19:25 WIB
Singo Edan Pede Lahap Semua Musuh di Semifinal
A
A
A
MALANG - Skuat Arema Cronus tidak mau pilih-pilih lawan di semifinal Piala Presiden 2015. Siapa pun musuh yang dihadapi di fase berikutnya bakal dihadapi dengan penuh percaya diri, termasuk Persib Bandung yang selalu menjadi lawan berat bagi Singo Edan.
Arema masih menunggu drawing semifinal dan ada tiga lawan yang sudah menunggu. Selain Persib Bandung, ada Mitra Kukar dan Sriwijaya FC. Berdasar kalkulasi historis, sebenarnya Arema lebih 'mudah' bertemu Mitra Kukar atau Sriwijaya FC. Paling tidak rekor selalu menang sudah ada dalam genggaman. Namun Arema tidak mau memandang berat-ringan lawan yang dihadapi.
"Semua lawan kami anggap berat. Semua punya potensi sendiri-sendiri dan hatus dihadapi dengan performa luar biasa. Kita tunggu saja bagaimana hasil drawing nanti,"sebut General Manager Arema Cronus Ruddy Widodo.
Meneropong kekuatan calon lawan, sebenarnya semuanya pernah dikalahkan Arema sepanjang 2015. Persib yang selalu menjadi lawan sulit, pernah ditundukkan dua kali yakni di final Inter Island Cup 2015 dan laga seremoni ulang tahun Arema ke-28 Agustus lalu.
Sriwijaya FC juga ditaklukkan dua kali, di final SCM Cup 2015 dan di fase grup Piala Presiden 2015 lalu. Begitu pula dengan Mitra Kukar yang disingkirkan dari persaingan di penyisihan SCM Cup 2015. Tapi jelas hitungan tak sesederhana catatan sejarah.
Tiga calon lawan tersebut kini sudah mengalami perubahan dibanding pertemuan sebelumnya, kecuali Sriwijaya FC yang terakhir bertemu di babak penyisihan lalu. Persib dan Mitra Kukar sudah melakukan beberapa perubahan di Piala Presiden dengan mendatangkan pemain anyar.
"Benar, beberapa tim melakukan perubahan dibanding dulu dan menuntut kami waspada. Contohnya Persib Bandung mendatangkan Zulham Zamrun yang selalu mencetak gol, Mitra Kukar juga banyak berubah dibanding terakhir bertemu. Mungkin tingkat kesulitannya berbeda," beber Ruddy.
Walau demikian, dia memastikan Singo Edan akan tetap fight menghadapi semifinal dengan konfidensi tinggi. Mental juara di berbagai turnamen tahun ini diharapkan sangat membantu misi Arema untuk terus melaju hingga naik ke podium juara.
Soal semangat bertanding, manajemen Arema sudah tidak meragukan kapasitas Samsul Arif dkk. Walau agak sulit di fase grup lalu, nyatanya tim kebanggaan Aremania tetap bisa melewatinya dengan sukses. Apalagi jika melihat kemenangan 2-3 di kandang Bali United.
Arema membuktikan sesumbarnya tidak ingin bermain aman dan sekadar mendapat hasil imbang. Trigol dari Cristian Gonzales menunjukkan Singo Edan masih sangat bergairah dalam memburu trofi turnamen yang sudah berderet sepanjang tahun ini
Arema masih menunggu drawing semifinal dan ada tiga lawan yang sudah menunggu. Selain Persib Bandung, ada Mitra Kukar dan Sriwijaya FC. Berdasar kalkulasi historis, sebenarnya Arema lebih 'mudah' bertemu Mitra Kukar atau Sriwijaya FC. Paling tidak rekor selalu menang sudah ada dalam genggaman. Namun Arema tidak mau memandang berat-ringan lawan yang dihadapi.
"Semua lawan kami anggap berat. Semua punya potensi sendiri-sendiri dan hatus dihadapi dengan performa luar biasa. Kita tunggu saja bagaimana hasil drawing nanti,"sebut General Manager Arema Cronus Ruddy Widodo.
Meneropong kekuatan calon lawan, sebenarnya semuanya pernah dikalahkan Arema sepanjang 2015. Persib yang selalu menjadi lawan sulit, pernah ditundukkan dua kali yakni di final Inter Island Cup 2015 dan laga seremoni ulang tahun Arema ke-28 Agustus lalu.
Sriwijaya FC juga ditaklukkan dua kali, di final SCM Cup 2015 dan di fase grup Piala Presiden 2015 lalu. Begitu pula dengan Mitra Kukar yang disingkirkan dari persaingan di penyisihan SCM Cup 2015. Tapi jelas hitungan tak sesederhana catatan sejarah.
Tiga calon lawan tersebut kini sudah mengalami perubahan dibanding pertemuan sebelumnya, kecuali Sriwijaya FC yang terakhir bertemu di babak penyisihan lalu. Persib dan Mitra Kukar sudah melakukan beberapa perubahan di Piala Presiden dengan mendatangkan pemain anyar.
"Benar, beberapa tim melakukan perubahan dibanding dulu dan menuntut kami waspada. Contohnya Persib Bandung mendatangkan Zulham Zamrun yang selalu mencetak gol, Mitra Kukar juga banyak berubah dibanding terakhir bertemu. Mungkin tingkat kesulitannya berbeda," beber Ruddy.
Walau demikian, dia memastikan Singo Edan akan tetap fight menghadapi semifinal dengan konfidensi tinggi. Mental juara di berbagai turnamen tahun ini diharapkan sangat membantu misi Arema untuk terus melaju hingga naik ke podium juara.
Soal semangat bertanding, manajemen Arema sudah tidak meragukan kapasitas Samsul Arif dkk. Walau agak sulit di fase grup lalu, nyatanya tim kebanggaan Aremania tetap bisa melewatinya dengan sukses. Apalagi jika melihat kemenangan 2-3 di kandang Bali United.
Arema membuktikan sesumbarnya tidak ingin bermain aman dan sekadar mendapat hasil imbang. Trigol dari Cristian Gonzales menunjukkan Singo Edan masih sangat bergairah dalam memburu trofi turnamen yang sudah berderet sepanjang tahun ini
(aww)