Percaya Takdir, Kepala Tim Honda Jagokan Rossi Juara
Jum'at, 02 Oktober 2015 - 03:44 WIB
Percaya Takdir, Kepala Tim Honda Jagokan Rossi Juara
A
A
A
BARCELONA - Dukungan mulai mengalir pada Valentino Rossi menjuarai MotoGP musim ini. Tak tanggung-tanggung, pembalap Italia itu mendapat dukungan dari pihak rival yakni kepala tim Repsol Honda Livio Suppo.
"Bagi saya, sepertinya itu jadi tahun Valentino. Saya tak percaya takhayul, tapi saya percaya takdir," ucap Suppo saat diwawancara Red Bull sebagaimana dilansir Motorsport, Kamis (1/10/2015).
Rossi saat ini memimpin klasemen pembalap dengan poin 263, masih unggul 14 poin dari rekannya di Movistar Yamaha Jorge Lorenzo yang menang di Grand Prix Aragon kemarin. Kondisi tersebut dinilai Suppo mirip yang dialami joki Honda Marc Marquez saat merebut juara musim 2013.
"Sama seperti 2013 di mana jadi tahunnya Marc, anda melihat, merasakan, dan semuanya terjadi di lintasan. Saat jatuh pada musim 2013, saya tak ingin mengatakannya, itu tak berdampak sama sekali," imbuhnya.
"Dia terjatuh, tetapi hanya di sesi latihan. Jika Jorge terjatuh, itu akan mempengaruhinya. Dani (Pedrosa) memimpin kejuaraan dan itu sepekan setelah Dani terjatuh dan sakit,"
"Lihat musim ini. Di Silverstone, terlihat Valentino tak mungkin menang di sana, bahkan untuk sekedar mendapatkan podium, tapi kemudian cuaca berubah. Dia sudah brilian, tetapi jika hujan tidak turun dia mungkin sudah gagal. Jika dia memenangkan kejuaraan, itu akan jadi lecutan besar bagi MotoGP," pungkasnya. (Baca Juga: Cerita Bradley Smith Soal Podium di Misano dan Sirkuit Pribadi Rossi)
"Bagi saya, sepertinya itu jadi tahun Valentino. Saya tak percaya takhayul, tapi saya percaya takdir," ucap Suppo saat diwawancara Red Bull sebagaimana dilansir Motorsport, Kamis (1/10/2015).
Rossi saat ini memimpin klasemen pembalap dengan poin 263, masih unggul 14 poin dari rekannya di Movistar Yamaha Jorge Lorenzo yang menang di Grand Prix Aragon kemarin. Kondisi tersebut dinilai Suppo mirip yang dialami joki Honda Marc Marquez saat merebut juara musim 2013.
"Sama seperti 2013 di mana jadi tahunnya Marc, anda melihat, merasakan, dan semuanya terjadi di lintasan. Saat jatuh pada musim 2013, saya tak ingin mengatakannya, itu tak berdampak sama sekali," imbuhnya.
"Dia terjatuh, tetapi hanya di sesi latihan. Jika Jorge terjatuh, itu akan mempengaruhinya. Dani (Pedrosa) memimpin kejuaraan dan itu sepekan setelah Dani terjatuh dan sakit,"
"Lihat musim ini. Di Silverstone, terlihat Valentino tak mungkin menang di sana, bahkan untuk sekedar mendapatkan podium, tapi kemudian cuaca berubah. Dia sudah brilian, tetapi jika hujan tidak turun dia mungkin sudah gagal. Jika dia memenangkan kejuaraan, itu akan jadi lecutan besar bagi MotoGP," pungkasnya. (Baca Juga: Cerita Bradley Smith Soal Podium di Misano dan Sirkuit Pribadi Rossi)
(bbk)