Secara Matematis, Marquez Sudah Kalah Musim Ini
Selasa, 13 Oktober 2015 - 18:24 WIB
Secara Matematis, Marquez Sudah Kalah Musim Ini
A
A
A
MOTEGI - Pembalap Repsol Honda Marc Marquez telah gagal mempertahankan gelar juara dunia MotoGP yang dia rebut pada 2013 dan 2014. Hingga balapan menyisakan tiga seri musim ini Marquez masih tertahan di posisi ketiga di klasemen pembalap.
Marquez mencapai posisi ketiga di klasemen sementara pembalap dengan koleksi 197 poin berbekal empat kemenangan di GP Austin, GP Jerman, GP Indanapolis dan GP San Marino. Tapi sayang, secara matematis pembalap berjuluk Si Bayi Alien tidak akan mampu mencapai peringkat pertama sekalipun dia menyapu bersih kemenangan di sisa balap musim ini.
Bahkan dengan asumsi dua pembalap teratas; Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo absen balapan di tiga seri tersisa, Marquez tidak akan mampu menjangkau 283 poin yang di kumpulkan Rossi saat ini. Artinya, balapan di GP Jepang akhir pekan lalu menandai tertutupnya kemungkinan Marquez merebut gelar juara dunia ketiga secara beruntun musim ini.
Celakanya, saat tampil di Sirkuit Motegi, Jepang, Marquez gagal merebut podium. Dia finis di tempat keempat di belakang Dani Pedrosa, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo dengan catatan waktu 47 menit 18.608 detik. Hasil itu membuat pintu Marquez untuk bersaing merebut gelar juara dunia semakin tertutup rapat. "Itu bukan hasil balap yang menggembirakan," kata Marquez, dikutip Crash, Selasa (13/10/2015).
Balapan berikutnya di Phillip Island, Australia praktis tidak akan berpengaruh pada hasil akhir kejuaraan 2015. Kendati demikian, podium di sirkuit tersebut akan mendongkrak moral Marquez yang ambruk musim ini. (Baca juga : Lima Kesalahan Marquez di Musim 2015)
Rivalitas Rossi vs Lorenzo
Dengan tertutupnya kesempatan Marquez meraih gelar juara dunia, persaingan untuk menjadi pembalap tersukses musim ini akan jadi milik dua pembalap Movistar Yamaha; Rossi dan Lorenzo. Saat ini kedua pembalap terpaut 18 poin.
Rossi dan Lorenzo adalah kandidat pembalap yang akan memenangkan trofi juara dunia musim ini. Lorenzo meraih enam kemenangan sepanjang musim sementara Rossi baru mengumpulkan empat gelar juara.
Marquez mencapai posisi ketiga di klasemen sementara pembalap dengan koleksi 197 poin berbekal empat kemenangan di GP Austin, GP Jerman, GP Indanapolis dan GP San Marino. Tapi sayang, secara matematis pembalap berjuluk Si Bayi Alien tidak akan mampu mencapai peringkat pertama sekalipun dia menyapu bersih kemenangan di sisa balap musim ini.
Bahkan dengan asumsi dua pembalap teratas; Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo absen balapan di tiga seri tersisa, Marquez tidak akan mampu menjangkau 283 poin yang di kumpulkan Rossi saat ini. Artinya, balapan di GP Jepang akhir pekan lalu menandai tertutupnya kemungkinan Marquez merebut gelar juara dunia ketiga secara beruntun musim ini.
Celakanya, saat tampil di Sirkuit Motegi, Jepang, Marquez gagal merebut podium. Dia finis di tempat keempat di belakang Dani Pedrosa, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo dengan catatan waktu 47 menit 18.608 detik. Hasil itu membuat pintu Marquez untuk bersaing merebut gelar juara dunia semakin tertutup rapat. "Itu bukan hasil balap yang menggembirakan," kata Marquez, dikutip Crash, Selasa (13/10/2015).
Balapan berikutnya di Phillip Island, Australia praktis tidak akan berpengaruh pada hasil akhir kejuaraan 2015. Kendati demikian, podium di sirkuit tersebut akan mendongkrak moral Marquez yang ambruk musim ini. (Baca juga : Lima Kesalahan Marquez di Musim 2015)
Rivalitas Rossi vs Lorenzo
Dengan tertutupnya kesempatan Marquez meraih gelar juara dunia, persaingan untuk menjadi pembalap tersukses musim ini akan jadi milik dua pembalap Movistar Yamaha; Rossi dan Lorenzo. Saat ini kedua pembalap terpaut 18 poin.
Rossi dan Lorenzo adalah kandidat pembalap yang akan memenangkan trofi juara dunia musim ini. Lorenzo meraih enam kemenangan sepanjang musim sementara Rossi baru mengumpulkan empat gelar juara.
(bbk)