Otoritas La Liga Serang Balik Tuduhan Rekayasa El Clasico
Jum'at, 23 Oktober 2015 - 21:39 WIB
Otoritas La Liga Serang Balik Tuduhan Rekayasa El Clasico
A
A
A
MADRID - Presiden Otoritas Kompetisi Sepak Bola Spanyol (LFP), Javier Tebas meragukan tuduhan yang dilayangkan seorang hakim garis yang mengaku mendapatkan tekanan untuk membuat Barcelona kalah di laga El Clasico kontra Real Madrid, 21 November 2015, mendatang. Seperti diketahui kemarin, Liga Spanyol dibuat gempar karena adanya laporan ke otoritas anti korupsi bahwa ada asisten wasit mendapatkan tekanan dari salah satu anggota Komite Teknik Wasit Spanyol untuk memihak salah satu klub di laga El Clasico.
(Baca Juga: Menpora Spanyol Desak Federasi La Liga Bongkar Skandal Clasico)
Mengomentari skandal El Clasico tersebut, Javier Tebas selaku pimpinan penyelenggara Liga Spanyol meragukan kebenaran yang diungkapkan hakim garis itu. Pasalnya Tebas memberikan alasan bahwa penentuan wasit dan official pertandingan baru dilakukan menjelang pertandingan sehingga akan sulit untuk mengetahui siapa yang akan terlibat di laga El Clasico.
"Tuduhan tersebut terdengar sedikit tidak masuk akal, karena wasit dan offisial pertandingan belum ditentukan melainkan saat laga akan berlangsung," jelas Tebas selaku pimpinan dari penyelenggara kompetisi Liga Spanyol dilansir Marca, Jumat (23/10/2015).
Tidak ketinggalan Tebas juga berbicara soal penyelidikan kepada mantan Wakil Presiden FIFA asal Spanyol, Angel Maria Villar Llona terkait tindakan korupsi penentuan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022. Tebas sangat yakin rekannya tersebut tidak terlibat dugaan korupsi FIFA. "Ia tidak melakukan kesalahan melainkan hanya menjadi korban keadaan, bukan karena lembaganya kotor terus menimpa semua anggotanya," tutupnya.
(Baca Juga: Menpora Spanyol Desak Federasi La Liga Bongkar Skandal Clasico)
Mengomentari skandal El Clasico tersebut, Javier Tebas selaku pimpinan penyelenggara Liga Spanyol meragukan kebenaran yang diungkapkan hakim garis itu. Pasalnya Tebas memberikan alasan bahwa penentuan wasit dan official pertandingan baru dilakukan menjelang pertandingan sehingga akan sulit untuk mengetahui siapa yang akan terlibat di laga El Clasico.
"Tuduhan tersebut terdengar sedikit tidak masuk akal, karena wasit dan offisial pertandingan belum ditentukan melainkan saat laga akan berlangsung," jelas Tebas selaku pimpinan dari penyelenggara kompetisi Liga Spanyol dilansir Marca, Jumat (23/10/2015).
Tidak ketinggalan Tebas juga berbicara soal penyelidikan kepada mantan Wakil Presiden FIFA asal Spanyol, Angel Maria Villar Llona terkait tindakan korupsi penentuan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022. Tebas sangat yakin rekannya tersebut tidak terlibat dugaan korupsi FIFA. "Ia tidak melakukan kesalahan melainkan hanya menjadi korban keadaan, bukan karena lembaganya kotor terus menimpa semua anggotanya," tutupnya.
(akr)