Perdana Menteri Spanyol Ikutan Kutuk Rossi
Selasa, 27 Oktober 2015 - 14:19 WIB
Perdana Menteri Spanyol Ikutan Kutuk Rossi
A
A
A
SEPANG - Insiden kecelakaan Marc Marquez yang menyeret nama Valentino Rossi sebagai kandidat juara dunia musim ini mendapat perhatian khusus. Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy sampai-sampai angkat bicara.
Menurut Rajoy, Rossi tidak pantas melanjutkan perburuan gelar juara dunia musim ini lantaran melakukan tindakan yang dianggap curang. Rossi, kata Rajoy, seperti halnya seorang politisi yang melakukan politik kotor untuk memenangkan perlombaan.
"Dalam dunia olah raga, terkadang sesuatu hal berjalan seperti politik. Tidak semuanya berjalan sesuai rencana. Dukungan kami tentu saja untuk Marc Marquez," kata Rajoy dikutip Marca, dikutip Selasa (27/10/2015).
Melihat Marquez terjatuh pada putaran ketujuh di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rajoy mengatakan sangat mendukung Dani Pedrosa untuk memenangkan perlombaan. Menurutnya, kesuksesan Pedrosa merebut podium pertama di Sepang bisa sedikit mengobati rasa sakit hati penggemar di Spanyol. "Tentu saja masyarakat Spanyol sangat membintangi Dani Pedrosa," lanjut politisi itu.
Marquez terjatuh di tikungan ke 14 lap ketujuh ketika hendak mendahului Rossi. Direktur balap GP Malaysia 2015 meminta Rossi memulai start di posisi buncit pada GP Valencia 2015 sebagai hukuman karena Rossi dianggap sengaja menendang Marquez. (Baca juga : Di Sepang, Keharmonisan Rossi - Marquez Berakhir)
Menurut Rajoy, Rossi tidak pantas melanjutkan perburuan gelar juara dunia musim ini lantaran melakukan tindakan yang dianggap curang. Rossi, kata Rajoy, seperti halnya seorang politisi yang melakukan politik kotor untuk memenangkan perlombaan.
"Dalam dunia olah raga, terkadang sesuatu hal berjalan seperti politik. Tidak semuanya berjalan sesuai rencana. Dukungan kami tentu saja untuk Marc Marquez," kata Rajoy dikutip Marca, dikutip Selasa (27/10/2015).
Melihat Marquez terjatuh pada putaran ketujuh di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rajoy mengatakan sangat mendukung Dani Pedrosa untuk memenangkan perlombaan. Menurutnya, kesuksesan Pedrosa merebut podium pertama di Sepang bisa sedikit mengobati rasa sakit hati penggemar di Spanyol. "Tentu saja masyarakat Spanyol sangat membintangi Dani Pedrosa," lanjut politisi itu.
Marquez terjatuh di tikungan ke 14 lap ketujuh ketika hendak mendahului Rossi. Direktur balap GP Malaysia 2015 meminta Rossi memulai start di posisi buncit pada GP Valencia 2015 sebagai hukuman karena Rossi dianggap sengaja menendang Marquez. (Baca juga : Di Sepang, Keharmonisan Rossi - Marquez Berakhir)
(bbk)