Lupakan Insiden Sepang, Marquez Fokus Tatap GP Valencia
Rabu, 28 Oktober 2015 - 19:59 WIB
Lupakan Insiden Sepang, Marquez Fokus Tatap GP Valencia
A
A
A
SEPANG - Insiden kecelakaan yang terjadi di Sirkuit Sepang Malaysia, Minggu (25/10/2015) lalu sudah dilupakan oleh Marc Marquez. Pembalap Repsol Honda itu kini mengalihkan perhatiannya pada persiapan jelang seri terakhir di Sirkuit Valencia, 8 November mendatang.
"Semua orang sudah melihatnya. Saya sudah mengatakan apa yang harus dikatakan. Sekarang, saya akan fokus untuk GP Valencia. Semoga saya bisa memberikan penampilan terbaik," ucap Marquez pada situs MotoGP.
Pada GP Malaysia lalu, Marquez mengalami kecelakaan saat balapan memasuki lap ketujuh. Ia jatuh setelah dipepet oleh Valentino Rossi. Muncul dugaan Rossi sengaja menyenggol motor Marquez karena pembalap Movistar Yamaha itu terprovokasi dengan aksi lawannya.
Terlepas dari insiden tersebut, Marquez menanggapi kondisi alam di Negeri Jiran. Ia merasa heran karena langit di Malaysia tertutup kabut asap kiriman Indonesia.
"Saat kami sampai di Malaysia, saya hampir tidak percaya karena semuanya tertutup kabut. Anda tak bisa melihat langit sebab ada asap hasil pembakaran hutan untuk industri kelapa sawit di Indonesia," tuturnya.
"Semua orang sudah melihatnya. Saya sudah mengatakan apa yang harus dikatakan. Sekarang, saya akan fokus untuk GP Valencia. Semoga saya bisa memberikan penampilan terbaik," ucap Marquez pada situs MotoGP.
Pada GP Malaysia lalu, Marquez mengalami kecelakaan saat balapan memasuki lap ketujuh. Ia jatuh setelah dipepet oleh Valentino Rossi. Muncul dugaan Rossi sengaja menyenggol motor Marquez karena pembalap Movistar Yamaha itu terprovokasi dengan aksi lawannya.
Terlepas dari insiden tersebut, Marquez menanggapi kondisi alam di Negeri Jiran. Ia merasa heran karena langit di Malaysia tertutup kabut asap kiriman Indonesia.
"Saat kami sampai di Malaysia, saya hampir tidak percaya karena semuanya tertutup kabut. Anda tak bisa melihat langit sebab ada asap hasil pembakaran hutan untuk industri kelapa sawit di Indonesia," tuturnya.
(bep)