Pembalap Muda Minta Rossi-Marquez Segera Berdamai
Kamis, 26 November 2015 - 16:51 WIB
Pembalap Muda Minta Rossi-Marquez Segera Berdamai
A
A
A
JAKARTA - Retaknya hubungan Valentino Rossi dan Marc Marquez terus diperbincangkan banyak orang termasuk Alex Rins. Runner up Moto2 2015 tersebut meminta keduanya untuk segera berdamai dan menyudahi perselisihan yang terjadi selama kurang lebih dua bulan terakhir.
"Saya pikir hal ini berada di luar kehendak Rossi dan Marquez. Mereka harus menyudahi kasus di Malaysia sebab olahraga kami tidak seperti sepak bola yang penuh kontroversi," ucapnya yang dilansir GPOne.
"Masalah bisa diselesaikan di atas lintasan. Saya pikir keduanya cukup pintar untuk mengakhiri masalah ini dan mengalihkan pandangannya ke masa depan," lanjut pembalap berumur 20 tahun tersebut.
Hubungan panas Rossi dan Marquez bermula sesudah balapan di Sirkuit Phillip Island Australia. Saat itu Rossi menganggap Marquez bersekongkol dengan pembalap sesama Spanyol, Jorge Lorenzo.
Seminggu kemudian atau tepatnya 25 Oktober 2015, Marquez memberi perlawanan ketat saat balapan dengan Rossi di Sirkuit Sepang Malaysia. Karena terpancing emosi, Rossi melakukan tindakan tidak sportif dengan menjatuhkan Marquez di lap ketujuh. Akibatnya Rossi menerima hukuman yang langsung menghancurkan peluangnya merebut gelar juara dunia 2015.
Gelar juara itu sendiri akhirnya jatuh ke tangan Lorenzo. Di akhir kejuaraan, Lorenzo mengumpulkan 330 poin. Ia unggul lima angka dari The Doctor yang menyandang gelar runner up musim ini.
"Saya pikir hal ini berada di luar kehendak Rossi dan Marquez. Mereka harus menyudahi kasus di Malaysia sebab olahraga kami tidak seperti sepak bola yang penuh kontroversi," ucapnya yang dilansir GPOne.
"Masalah bisa diselesaikan di atas lintasan. Saya pikir keduanya cukup pintar untuk mengakhiri masalah ini dan mengalihkan pandangannya ke masa depan," lanjut pembalap berumur 20 tahun tersebut.
Hubungan panas Rossi dan Marquez bermula sesudah balapan di Sirkuit Phillip Island Australia. Saat itu Rossi menganggap Marquez bersekongkol dengan pembalap sesama Spanyol, Jorge Lorenzo.
Seminggu kemudian atau tepatnya 25 Oktober 2015, Marquez memberi perlawanan ketat saat balapan dengan Rossi di Sirkuit Sepang Malaysia. Karena terpancing emosi, Rossi melakukan tindakan tidak sportif dengan menjatuhkan Marquez di lap ketujuh. Akibatnya Rossi menerima hukuman yang langsung menghancurkan peluangnya merebut gelar juara dunia 2015.
Gelar juara itu sendiri akhirnya jatuh ke tangan Lorenzo. Di akhir kejuaraan, Lorenzo mengumpulkan 330 poin. Ia unggul lima angka dari The Doctor yang menyandang gelar runner up musim ini.
(bep)