Babak 16 Besar Liga Champions: Lupakan Rekor Dominan, Barca Waspada Arsenal
Senin, 14 Desember 2015 - 21:11 WIB
Babak 16 Besar Liga Champions: Lupakan Rekor Dominan, Barca Waspada Arsenal
A
A
A
NYON - Barcelona memiliki rekor sempurna atas Arsenal. Meski demikian, Blaugrana tak mau jemawa saat nasib mempertemukan kembali kedua tim pada babak 16 besar Liga Champions 2015/2016.
Dalam undian di Nyon, Swiss, Senin (14/12/2015), Barcelona akan berhadapan dengan The Gunners, memperebutkan tiket perempat final. Laga pertama digelar di Emirates Stadium pada 23 Februari 2016. Lalu, Barcelona menjamu Arsenal di Camp Nou pada 16 Maret 2016. (Baca juga: Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Liga Champions 2015/2016).
Dalam sejarah pertemuan, Barcelona dan Arsenal sudah tujuh kali bertemu di ajang Liga Champions. Dari pertemuan itu, Arsenal hanya menang sekali, yakni pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2010/2011 di Emirates Stadium, 16 Februari 2011. Sisanya, kalah empat kali, dan dua kali imbang.
Barcelona juga pernah membuat Arsenal mengalami mimpi buruk saat tampil di final musim 2005/2006 di Stade de France, Saint-Denis, Prancis, 17 Mei 2006. Gol Sol Campbell menit ke-37 dibalas Samuel Eto'o (76) dan Juliano Belletti (80).
Meski demikian, Barcelona tak mau meremehkan Arsenal yang saat ini memuncaki klasemen Liga Primer musim ini. Menurut Direktur Olahraga Barcelona Albert Soler, Blaugrana tetap menghormati lawannya. Bahkan, Soler telah memperingatkan keberhasilan Barca melawan Arsenal dalam beberapa tahun terakhir tidak ada kaitannya dengan pertemuahn musim ini.
"Arsenal dan Barca memiliki sistem bermain yang sangat mirip bermain. Saya yakin fans akan menikmati pertemuan nanti," kata Soler setelah undian babak 16 besar. "Cara kami memahami sepak bola adalah sama. Ini akan menjadi dua pertandingan besar."
"Seperti biasa, kami sangat hormat mereka. Saya yakin kami akan menghadapi masalah bermain melawan mereka, jadi mari kita tunggu dan lihat," imbuhnya. "Akan ada 180 menit, kami harus bermain dua pertandingan dan akan kita lihat siapa yang akan lolos. Kami berharap semua pemain dalam kondisi baik."
Soler menyebut Barcelona biasa bermain di bawah tekanan. Menurutnya, sebagai juara bertahan tentu ada tekanan dan keuntungan. "Saya tidak percaya hasil masa lalu bisa memengaruhi masa depan, jadi kami akan lakoni pertandingan demi pertandingan dan hasil demi hasil."
Dalam undian di Nyon, Swiss, Senin (14/12/2015), Barcelona akan berhadapan dengan The Gunners, memperebutkan tiket perempat final. Laga pertama digelar di Emirates Stadium pada 23 Februari 2016. Lalu, Barcelona menjamu Arsenal di Camp Nou pada 16 Maret 2016. (Baca juga: Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Liga Champions 2015/2016).
Dalam sejarah pertemuan, Barcelona dan Arsenal sudah tujuh kali bertemu di ajang Liga Champions. Dari pertemuan itu, Arsenal hanya menang sekali, yakni pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2010/2011 di Emirates Stadium, 16 Februari 2011. Sisanya, kalah empat kali, dan dua kali imbang.
Barcelona juga pernah membuat Arsenal mengalami mimpi buruk saat tampil di final musim 2005/2006 di Stade de France, Saint-Denis, Prancis, 17 Mei 2006. Gol Sol Campbell menit ke-37 dibalas Samuel Eto'o (76) dan Juliano Belletti (80).
Meski demikian, Barcelona tak mau meremehkan Arsenal yang saat ini memuncaki klasemen Liga Primer musim ini. Menurut Direktur Olahraga Barcelona Albert Soler, Blaugrana tetap menghormati lawannya. Bahkan, Soler telah memperingatkan keberhasilan Barca melawan Arsenal dalam beberapa tahun terakhir tidak ada kaitannya dengan pertemuahn musim ini.
"Arsenal dan Barca memiliki sistem bermain yang sangat mirip bermain. Saya yakin fans akan menikmati pertemuan nanti," kata Soler setelah undian babak 16 besar. "Cara kami memahami sepak bola adalah sama. Ini akan menjadi dua pertandingan besar."
"Seperti biasa, kami sangat hormat mereka. Saya yakin kami akan menghadapi masalah bermain melawan mereka, jadi mari kita tunggu dan lihat," imbuhnya. "Akan ada 180 menit, kami harus bermain dua pertandingan dan akan kita lihat siapa yang akan lolos. Kami berharap semua pemain dalam kondisi baik."
Soler menyebut Barcelona biasa bermain di bawah tekanan. Menurutnya, sebagai juara bertahan tentu ada tekanan dan keuntungan. "Saya tidak percaya hasil masa lalu bisa memengaruhi masa depan, jadi kami akan lakoni pertandingan demi pertandingan dan hasil demi hasil."
(sha)