Mourinho : Saya Dikhianati Pemain
Selasa, 15 Desember 2015 - 08:51 WIB
Mourinho : Saya Dikhianati Pemain
A
A
A
LEICESTER - Kekalahan Chelsea atas Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris, Selasa (15/12/2015) dini hari WIB, tak hanya membuat The Blues terpuruk di papan bawah klasemen. Kekalahan tersebut juga memicu retaknya hubungan pelatih dan pemain.
Dalam sesi wawancara usai kekalahan di Stadion King Power, pelatih Chelsea Jose Mourinho membuat pernyataan mengejutkan dengan menyebut dirinya merasa dikhianati pemain. Dua gol yang bersarang ke gawang timnya, disebut sebagai buntut dari sikap para pemain yang tidak mendengarkan instruksinya.
“Kami kebobolan dua gol dengan cara yang tidak bisa saya terima, saya tahu salah satu kualitas terbaik adalah dengan membaca permainan secara detail tentang lawan. Saya merasa pekerjaan saya dikhianati, sulit untuk kami mencetak gol ketika anda memiliki pemain yang tidak berada dalam level terbaiknya,” kata Mourinho dikutip Sky Sports.
Chelsea menderita kekalahan kesembilan musim ini usai gawangnya dibobol Jamie Vardi (34") dan Riyad Mahrez (48"). Saat berusaha menghindari hasil kalah, The Blues hanya mencetak gol hiburan melalui aksi Loic Remy di menit ke-77.
Hasil ini membuat posisi Chelsea di klasemen sementara Liga Primer Inggris semakin merosot dengan koleksi 15 poin. Ini merupakan musim terburuk Chelsea sejak 1978-1979. Saat itu, Chelsea harus terdegradasi pada akhir musim. (Baca juga : Leicester City Buat Chelsea Makin Dekati Zona Degradasi)
Dalam sesi wawancara usai kekalahan di Stadion King Power, pelatih Chelsea Jose Mourinho membuat pernyataan mengejutkan dengan menyebut dirinya merasa dikhianati pemain. Dua gol yang bersarang ke gawang timnya, disebut sebagai buntut dari sikap para pemain yang tidak mendengarkan instruksinya.
“Kami kebobolan dua gol dengan cara yang tidak bisa saya terima, saya tahu salah satu kualitas terbaik adalah dengan membaca permainan secara detail tentang lawan. Saya merasa pekerjaan saya dikhianati, sulit untuk kami mencetak gol ketika anda memiliki pemain yang tidak berada dalam level terbaiknya,” kata Mourinho dikutip Sky Sports.
Chelsea menderita kekalahan kesembilan musim ini usai gawangnya dibobol Jamie Vardi (34") dan Riyad Mahrez (48"). Saat berusaha menghindari hasil kalah, The Blues hanya mencetak gol hiburan melalui aksi Loic Remy di menit ke-77.
Hasil ini membuat posisi Chelsea di klasemen sementara Liga Primer Inggris semakin merosot dengan koleksi 15 poin. Ini merupakan musim terburuk Chelsea sejak 1978-1979. Saat itu, Chelsea harus terdegradasi pada akhir musim. (Baca juga : Leicester City Buat Chelsea Makin Dekati Zona Degradasi)
(bbk)