Sepang Ditutup, Rossi Tetap Gelar Tes Sesuai Jadwal
Senin, 21 Desember 2015 - 13:20 WIB
Sepang Ditutup, Rossi Tetap Gelar Tes Sesuai Jadwal
A
A
A
SEPANG - Valentino Rossi dan pembalap lainnya dipastikan tetap akan menggelar tes di Sikuit Sepang sesuai jadwal. Tes sendiri menurut agenda akan digelar pada 1-3 Februari 2016.
Kepastian soal tes ini disampaikan menyusul akan dilakukannya permukaan lintasan yang mulai digeber pada 15 Februari hingga 8 Mei 2016. Sepang menjadi salah satu sirkuit yang mendapatkan kesempatan menggelar lomba MotoGP dan Formula 1. Karenanya, untuk terus mendapatkan rekomendasi dari FIA dan FIM, pihak pengelola terus memoles keberadaan sirkuit sepanjang 5,54 km itu.
Pembangunan tersebut, seperti dilaporkan Crash, Senin (12/12/2015), berupa peningkatan saluran sistem pembuangan air, trotoar. Hal lain yang bakal diperbaharui adalah pemberian kerikil di tingkungan 1 dan 15.
Harapannya dengan pembaruan lintasan juga berimbas pada Michelin sebagai suplier ban musim ini. "Dalam lima tahun terakhir ini rata-rata 98 persen lintasan digunakan setiap tahun dari mulai event internasional yang besar hingga pihak swasta. Karenya lintasan dan fasilitas lainnya harus diperbaiki," jelas CEO Sirkuit Sepang, Dato' Razlan Razali.
Dengan adanya pengerjaan ini Sepang akan ditutup untuk umum. "Kami menyesal karena menyebabkan kekewaan dan ketidaknyamanan dengan penutupan sirkuit ini. Kami berterima kasih kepada pengguna sirkuit yang memahami kondisi ini," pungkas Razlan Razali.
Kepastian soal tes ini disampaikan menyusul akan dilakukannya permukaan lintasan yang mulai digeber pada 15 Februari hingga 8 Mei 2016. Sepang menjadi salah satu sirkuit yang mendapatkan kesempatan menggelar lomba MotoGP dan Formula 1. Karenanya, untuk terus mendapatkan rekomendasi dari FIA dan FIM, pihak pengelola terus memoles keberadaan sirkuit sepanjang 5,54 km itu.
Pembangunan tersebut, seperti dilaporkan Crash, Senin (12/12/2015), berupa peningkatan saluran sistem pembuangan air, trotoar. Hal lain yang bakal diperbaharui adalah pemberian kerikil di tingkungan 1 dan 15.
Harapannya dengan pembaruan lintasan juga berimbas pada Michelin sebagai suplier ban musim ini. "Dalam lima tahun terakhir ini rata-rata 98 persen lintasan digunakan setiap tahun dari mulai event internasional yang besar hingga pihak swasta. Karenya lintasan dan fasilitas lainnya harus diperbaiki," jelas CEO Sirkuit Sepang, Dato' Razlan Razali.
Dengan adanya pengerjaan ini Sepang akan ditutup untuk umum. "Kami menyesal karena menyebabkan kekewaan dan ketidaknyamanan dengan penutupan sirkuit ini. Kami berterima kasih kepada pengguna sirkuit yang memahami kondisi ini," pungkas Razlan Razali.
(bbk)