Dorna Butuh Surat Sakti Keseriusan Indonesia Gelar MotoGP 2017

Kamis, 24 Desember 2015 - 17:20 WIB
Dorna Butuh Surat Sakti...
Dorna Butuh Surat Sakti Keseriusan Indonesia Gelar MotoGP 2017
A A A
JAKARTA - Keseriusan pemerintah Indonesia menggelar balapan MotoGP 2017 terus dipertanyakan sejumlah pihak. Apalagi surat Keputusan Presiden (Keppres) hingga saat ini masih tersimpan rapat di Gedung Kementerian Sekretariat Negara (Sesneg).

Keppres adalah salah satu syarat yang wajib dipatuhi pemerintah Indonesia jika ingin mendaftarkan Sirkuit Internasional Sentul sebagai arena balap Sirkus MotoGP pada 2017 mendatang. Namun itikad baik itu hingga saat ini belum juga terlaksana dan masyarakat pecinta balap roda dua mulai dirundung kegelisahan.

Kendati beredar kabar bahwa Indonesia siap menyelenggarakan balap MotoGP selama tiga tahun (2017,2018, dan 2019). Namun bagi Dorna Sports selaku pemegang hak komersial, mereka hanya menginginkan surat sakti yang dikeluarkan oleh Sesneg yang sudah ditandatangani Presiden RI Joko Widodo. (Baca juga: Dorna Belum Pastikan Indonesia Gelar MotoGP 2017)

"Bagi Dorna Sport SL, keppres tentang penyelenggaraan #MotoGPIndonesia adalah bukti hukum keseriusan pemerintah menyelenggarakan even itu. Kontrak dengan Dorna Sport SL ditandatangani bila keppres sudah ditandatangani Presiden @jokowi. #MotoGPIndonesia," demikian pernyataan Kemenpora dalam akun twitter mereka, Kamis (24/12/2015).

Indonesia sejak lama dikenal sebagai gudang penghasil kendaraan bermotor terbesar ketiga di dunia setelah China dan India. Terlebih Dorna melihat Indonesia sebagai negara dengan populasi pengguna kendaraan roda dua terbesar di dunia. Artinya, ini merupakan kesempatan yang bagus buat pemerintah untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia di mata dunia. (Baca juga: Tiket MotoGP Indonesia 2017, Seperempat dari Konser Katy Perry)

"Indonesia juga negara produsen kendaraan motor terbesar nomor tiga se jagat setelah China dan India. #MotoGPIndonesia. Pihak Dorna Sport SL sangat antusias #MotoGPIndonesia. Indonesia negara dengan populasi pengguna kendaraan roda dua terbesar se jagat."
(bbk)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
35 menit yang lalu
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
38 menit yang lalu
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
1 jam yang lalu
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
2 jam yang lalu
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
13 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved