Ditanya Masa Depan di Chelsea, Hiddink Emoh Berspekulasi
Kamis, 24 Desember 2015 - 18:38 WIB
Ditanya Masa Depan di Chelsea, Hiddink Emoh Berspekulasi
A
A
A
LONDON - Guus Hiddink enggan berspekulasi soal masa depannya di Chelsea. Fokus dan menyelesaikan tugas sampai akhir musim jadi target utama dibandingkan harus membicarakan soal jadi atau tidaknya ia ditetapkan sebagai pelatih tetap.
Sejauh ini manajemen The Blues dikabarkan masih mencari pelatih tetap. Pep Guardiola dan Diego Simeone menjadi rumor akan digaet sebagai juru taktik permanen.
"Pertama, kami katakan mari lihat sampai pertengahan Mei dan kemudian baru bicara hal lain. Saya akan melihat apa yang akan terjadi,"terang Hiddink dikutip Soccerway, Kamis (24/12/2015).
Ia menuturkan selama punya keinginan dia akan tetap bekerja dengan tulus. "Saya harus merasakan dalam hati bisa bekerja dengan mereka. Saya seharusnya tidak berada di sini selama setengah musim. Itu berarti tidak sesuai dengan yang diramalkan. Tapi, bagaimanapun sekarang saya sudah di sini dan saya senang bisa kembali lagi."
Sementara itu mengenai Didier Drogba yang masuk dalam agenda revolusi, Hiddink pun menyerahkan sepenuhnya pada manajemen. Ia mengakui kagum dengan sosok pemain yang kini sudah berusia 37 tahun itu.
"Saya pernah bekerja dengannya lima atau enam tahun lalu. Saya senang mempunyai orang profesional seperti dia dalam skuat. Dia adalah legenda klub ini. Sayangnya dia sekarang bermain di Montreal," tukasnya.
Hiddink pun tidak mengetahui pendekatan yang dilakukan pihak manajemen pada Drogba. "Tapi saya sudah katakan dari hati yang paling dalam bahwa pemain akan berdampak pada permainan tim ini nantinya."
Ketika ditanya bagaimana perasaannya menggantikan Jose Mourinho, Hiddink mengaku belum bertemu dengannya. "Saya tak mau terlalu jauh mencampuri urusan itu. Saya punya penilaian sendiri. Tapi pastinya sangat menyakitkan buat Abromovic membuat keputusan seperti itu."
Sejauh ini manajemen The Blues dikabarkan masih mencari pelatih tetap. Pep Guardiola dan Diego Simeone menjadi rumor akan digaet sebagai juru taktik permanen.
"Pertama, kami katakan mari lihat sampai pertengahan Mei dan kemudian baru bicara hal lain. Saya akan melihat apa yang akan terjadi,"terang Hiddink dikutip Soccerway, Kamis (24/12/2015).
Ia menuturkan selama punya keinginan dia akan tetap bekerja dengan tulus. "Saya harus merasakan dalam hati bisa bekerja dengan mereka. Saya seharusnya tidak berada di sini selama setengah musim. Itu berarti tidak sesuai dengan yang diramalkan. Tapi, bagaimanapun sekarang saya sudah di sini dan saya senang bisa kembali lagi."
Sementara itu mengenai Didier Drogba yang masuk dalam agenda revolusi, Hiddink pun menyerahkan sepenuhnya pada manajemen. Ia mengakui kagum dengan sosok pemain yang kini sudah berusia 37 tahun itu.
"Saya pernah bekerja dengannya lima atau enam tahun lalu. Saya senang mempunyai orang profesional seperti dia dalam skuat. Dia adalah legenda klub ini. Sayangnya dia sekarang bermain di Montreal," tukasnya.
Hiddink pun tidak mengetahui pendekatan yang dilakukan pihak manajemen pada Drogba. "Tapi saya sudah katakan dari hati yang paling dalam bahwa pemain akan berdampak pada permainan tim ini nantinya."
Ketika ditanya bagaimana perasaannya menggantikan Jose Mourinho, Hiddink mengaku belum bertemu dengannya. "Saya tak mau terlalu jauh mencampuri urusan itu. Saya punya penilaian sendiri. Tapi pastinya sangat menyakitkan buat Abromovic membuat keputusan seperti itu."
(bbk)