Hiddink Bisa Jadi 'Algojo' Van Gaal
Minggu, 27 Desember 2015 - 21:30 WIB
Hiddink Bisa Jadi 'Algojo' Van Gaal
A
A
A
MANCHESTER - Laga tutup tahun Manchester United disebut-sebut merupakan kesempatan terakhir pelatih Louis van Gaal membuktikan kapasitasnya membesut Setan Merah. Pada pertandingan krusial itu, United akan menjamu Chelsea yang memburu kemenangan perdana bersama pelatih anyar Guus Hiddink.
Bersama van gaal, United menderita empat kekalahan beruntun untuk kali pertama sejak 1961. Tepatnya, dalam tujuh pertandingan teranyar United di semua kompetisi, Setan Merah menderita empat kekalahan dan tiga kali imbang.
Belum lama beredar kabar Van Gaal mendapat kesempatan dua pertandingan untuk membuktikan dirinya layak bertahan di bangku pelatih. Satu kesempatan terbuang setelah United kalah 0-2 di markas Stoke City pada laga Sabtu (26/12/2015), sedangkan satu kesempatan lagi ketika United menjamu Chelsea di Old Trafford, Selasa (29/12/2015) mendatang.
Di sisi lain, pelatih interm Chelsea, Hiddink, belum berhasil mempersembahkan kemenangan sejak kembali membesut The Blues. Pada laga perdananya kontra Watford, anak asuh Hiddink tertahan imbang dengan skor 2-2. (Baca juga : Laga Perdana Hiddink, Chelsea Ditahan Imbang Watford)
Sejumlah media di Inggris menyebut peluang Van Gaal untuk menghindari kekalahan kelima timnya secara beruntun, kendati tampil di kandang, lebih kecil dari ambisi Chelsea yang hendak menjauh dari papan bawah klasemen. Hal itu merujuk pada kegelisahan para petinggi klub yang mulai merindukan kemenangan.
"Wakil Presiden Eksekutif Manchester United, Ed Woodward, yang tidak hadir dalam pertandingan United vs Stoke City, memberikan satu kesempatan lagi bagi Van Gaal," demikian laporan Telegraph, Minggu (27/12/2015).
Lebih lanjut, Telegraph menyebut Ryan Giggs akan mengambil alih sementara skuat Setan Merah, apabila van Gaal dipecat atau mundur dari kursi pelatih. (Baca juga : Pilih Kartu Kuning Kelima, Diego Costa Ogah Lawan MU )
Van Gaal dan Hiddink sama-sama pernah membesut Tim Nasional Belanda. Hiddink (2014-2015) menjadi suksesor van Gaal (2012-2014) di skuat De Oranje.
Bersama van gaal, United menderita empat kekalahan beruntun untuk kali pertama sejak 1961. Tepatnya, dalam tujuh pertandingan teranyar United di semua kompetisi, Setan Merah menderita empat kekalahan dan tiga kali imbang.
Belum lama beredar kabar Van Gaal mendapat kesempatan dua pertandingan untuk membuktikan dirinya layak bertahan di bangku pelatih. Satu kesempatan terbuang setelah United kalah 0-2 di markas Stoke City pada laga Sabtu (26/12/2015), sedangkan satu kesempatan lagi ketika United menjamu Chelsea di Old Trafford, Selasa (29/12/2015) mendatang.
Di sisi lain, pelatih interm Chelsea, Hiddink, belum berhasil mempersembahkan kemenangan sejak kembali membesut The Blues. Pada laga perdananya kontra Watford, anak asuh Hiddink tertahan imbang dengan skor 2-2. (Baca juga : Laga Perdana Hiddink, Chelsea Ditahan Imbang Watford)
Sejumlah media di Inggris menyebut peluang Van Gaal untuk menghindari kekalahan kelima timnya secara beruntun, kendati tampil di kandang, lebih kecil dari ambisi Chelsea yang hendak menjauh dari papan bawah klasemen. Hal itu merujuk pada kegelisahan para petinggi klub yang mulai merindukan kemenangan.
"Wakil Presiden Eksekutif Manchester United, Ed Woodward, yang tidak hadir dalam pertandingan United vs Stoke City, memberikan satu kesempatan lagi bagi Van Gaal," demikian laporan Telegraph, Minggu (27/12/2015).
Lebih lanjut, Telegraph menyebut Ryan Giggs akan mengambil alih sementara skuat Setan Merah, apabila van Gaal dipecat atau mundur dari kursi pelatih. (Baca juga : Pilih Kartu Kuning Kelima, Diego Costa Ogah Lawan MU )
Van Gaal dan Hiddink sama-sama pernah membesut Tim Nasional Belanda. Hiddink (2014-2015) menjadi suksesor van Gaal (2012-2014) di skuat De Oranje.
(sha)