Bos Yamaha Peringatkan Potensi Ancaman Marquez
Kamis, 31 Desember 2015 - 05:00 WIB
Bos Yamaha Peringatkan Potensi Ancaman Marquez
A
A
A
MILAN - Bos Movistar Yamaha, Lin Jarvis mengaku menaruh perhatian khusus pada pembalap muda Repsol Honda, Marc Marquez yang dua kali memenangkan gelar juara dunia. Menurutnya, Marquez akan menjelma sebagai momok tim kendati tahun ini klasemen pembalap dan konstruktor dikuasai Yamaha.
Anggapan itu bukan isapan jempol. Menurut Jarvis, Marquez memiliki potensi besar sebagai pembalap yang memiliki kemampuan di atas rata-rata karena berhasil memenangkan gelar juara dunia di tahun debutnya.
"Dengan keberadaan Marc Marquez, akan menjadi sangat sulit dan persaingan menjadi sangat ketat di musim depan," kata Jarvis, dikutip Autosport, Rabu (30/12/2015).
"Di masa lalu ketika kami memiliki Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bersama, kami memenangkan tiga gelar berturut-turut. Sekarang itu tidak mudah," lanjutnya.
Marquez memulai karier MotoGP dengan dua gelar juara dunia beruntun. Dia juga mencetak rekor dengan 10 kemenangan beruntun di musim 2014.
Sayangnya, musim ini Marquez hanya sanggup menempati posisi ketiga klasemen akhir pembalap di belakang Lorenzo dan Rossi. Marquez juga dituding terlibat persekongkolan dengan Lorenzo untuk menentukan pemenang dalam kejuaraan dunia musim ini. (Baca juga : Lin Jarvis Ingin Lihat Rossi-Lorenzo Move On)
Anggapan itu bukan isapan jempol. Menurut Jarvis, Marquez memiliki potensi besar sebagai pembalap yang memiliki kemampuan di atas rata-rata karena berhasil memenangkan gelar juara dunia di tahun debutnya.
"Dengan keberadaan Marc Marquez, akan menjadi sangat sulit dan persaingan menjadi sangat ketat di musim depan," kata Jarvis, dikutip Autosport, Rabu (30/12/2015).
"Di masa lalu ketika kami memiliki Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bersama, kami memenangkan tiga gelar berturut-turut. Sekarang itu tidak mudah," lanjutnya.
Marquez memulai karier MotoGP dengan dua gelar juara dunia beruntun. Dia juga mencetak rekor dengan 10 kemenangan beruntun di musim 2014.
Sayangnya, musim ini Marquez hanya sanggup menempati posisi ketiga klasemen akhir pembalap di belakang Lorenzo dan Rossi. Marquez juga dituding terlibat persekongkolan dengan Lorenzo untuk menentukan pemenang dalam kejuaraan dunia musim ini. (Baca juga : Lin Jarvis Ingin Lihat Rossi-Lorenzo Move On)
(bbk)