Bale Galau Ditinggal Benitez
Selasa, 05 Januari 2016 - 20:29 WIB
Bale Galau Ditinggal Benitez
A
A
A
MADRID - Ada yang terpukul dengan pemecatan Rafael Benitez. Bintang Real Madrid Gareth Bale dilaporkan 'remuk' atas keputusan Los Blancos mengusir Benitez dan membuat masa depannya di klub menjadi tidak jelas.
Sikap Bale memang bertolak belakang dengan Cristiano Ronaldo, James Rodriguez, Sergio Ramos, dan Isco yang tidak harmonis dengan Benitez. Menurut Telegraph, sejatinya Bale merasa nyaman di bawah arahan Benitez dan lebih 'berkembang'.
Apalagi Presiden Florentino Perez sebelumnya mendukung strategi Benitez soal posisi Bale, yang bermain lebih ke tengah dari sebelumnya yang biasa ditempatkan sebagai penyerang sayap. Di bawah Benitez, Bale mencetak sembilan gol dan tujuh assist dalam 13 penampilan La Liga.
Kini, Bale menunggu apakah suksesor Benitez, Zinedine Zidane, juga akan menggunakan tenaganya dengan maksimal. Bale dikabarkan senang tinggal di Santiago Bernabeu jika mendapat peran penting di bawah Zidane. Namun, dia bisa mengubah sikapnya atau memilih meninggalkan Los Blancos jika situasi sudah tidak membuatnya nyaman.
Apalagi, Zidane sempat menyampaikan apresiasinya terhadap gelandang Chelsea Eden Hazard. Menurut Telegraph, Chelsea tidak ingin menjual Hazard, tapi bisa mengubah sikap mereka jika mereka bisa mendapatkan Bale ke Stamford Bridge. (Baca juga: Zidane, Prancis Pertama Tukangi Madrid).
Selain Chelsea, Manchester United, dan Manchester City tengah memantau perkembangan Bale dengan tujuan memboyong kembali mantan pemain sayap Tottenham Hotspur kembali ke Liga Primer Inggris. Tapi, klub teresbut harus menyiapkan 102 juta euro (1,78 triliun) untuk membebaskan Bale.
Tapi, pakar sepak bola Spanyol Guillem Balague tidak percaya Bale akan pergi dalam waktu dekat. "Pertama, mari kita bertanya mengapa dia tidak senang," kata Balague kepada Sky Sports.
"Banyak pemain di Real Madrid yang tidak bermain sebagai sebuah tim, mereka bermain untuk diri mereka sendiri. Bale dibesarkan dengan konsep tim untuk bekerja dengan baik. Dengan demikian, Bale sangat terpukul, karena dia merasa bahwa Rafa bekerja dalam arah sebagai sebuah tim."
Sikap Bale memang bertolak belakang dengan Cristiano Ronaldo, James Rodriguez, Sergio Ramos, dan Isco yang tidak harmonis dengan Benitez. Menurut Telegraph, sejatinya Bale merasa nyaman di bawah arahan Benitez dan lebih 'berkembang'.
Apalagi Presiden Florentino Perez sebelumnya mendukung strategi Benitez soal posisi Bale, yang bermain lebih ke tengah dari sebelumnya yang biasa ditempatkan sebagai penyerang sayap. Di bawah Benitez, Bale mencetak sembilan gol dan tujuh assist dalam 13 penampilan La Liga.
Kini, Bale menunggu apakah suksesor Benitez, Zinedine Zidane, juga akan menggunakan tenaganya dengan maksimal. Bale dikabarkan senang tinggal di Santiago Bernabeu jika mendapat peran penting di bawah Zidane. Namun, dia bisa mengubah sikapnya atau memilih meninggalkan Los Blancos jika situasi sudah tidak membuatnya nyaman.
Apalagi, Zidane sempat menyampaikan apresiasinya terhadap gelandang Chelsea Eden Hazard. Menurut Telegraph, Chelsea tidak ingin menjual Hazard, tapi bisa mengubah sikap mereka jika mereka bisa mendapatkan Bale ke Stamford Bridge. (Baca juga: Zidane, Prancis Pertama Tukangi Madrid).
Selain Chelsea, Manchester United, dan Manchester City tengah memantau perkembangan Bale dengan tujuan memboyong kembali mantan pemain sayap Tottenham Hotspur kembali ke Liga Primer Inggris. Tapi, klub teresbut harus menyiapkan 102 juta euro (1,78 triliun) untuk membebaskan Bale.
Tapi, pakar sepak bola Spanyol Guillem Balague tidak percaya Bale akan pergi dalam waktu dekat. "Pertama, mari kita bertanya mengapa dia tidak senang," kata Balague kepada Sky Sports.
"Banyak pemain di Real Madrid yang tidak bermain sebagai sebuah tim, mereka bermain untuk diri mereka sendiri. Bale dibesarkan dengan konsep tim untuk bekerja dengan baik. Dengan demikian, Bale sangat terpukul, karena dia merasa bahwa Rafa bekerja dalam arah sebagai sebuah tim."
(sha)