Kemenpora Minta Master Plan MotoGP Mirip dengan Asian Games

Sabtu, 09 Januari 2016 - 00:02 WIB
Kemenpora Minta Master...
Kemenpora Minta Master Plan MotoGP Mirip dengan Asian Games
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang V Harmonisasi dan Kemitraan Menpora, Gatot S Dewa Broto mendesak kepada Pengelola Sirkuit Internasional Sentul Tinton Soeprapto segera menyelesaikan Master Plan terkait penyelenggaraan MotoGP paling lambat pekan depan. Pria berkacamata itu mengaku tidak mau perencanaan tersebut hanya berbentuk gambar sirkuit, karena yang dibutuhkan saat ini adalah model Master Plan yang menyerupai Asian Games, Sabtu (9/1/2016).

"Saya minta Master Plan harus jadi dalam seminggu ke depan, karena Master plan yang ada hanya gambar Sirkuit Sentul. Saya minta Master Plan-nya, model Master Plan Asian Games," tulis Gatot, ketika memberikan laporan kerja kepada Menpora Imam Nahrawi, kemarin.

Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak dapat berjalan. Karenanya Gatot meminta kepada Tinton untuk menyertakan surat pernyataan bahwa mereka memang penanggung jawab Sirkuit Sentul dan tidak dalam sengketa hukum.

Jika Indonesia masuk dalam kalender MotoGP 2017 dan ada permasalahan mengenai konflik sengketa. Maka, tambah Gatot, itu bukan urusan pemerintah atau Kemenpora. Gatot menambahkan bila pengelola Sirkuit Internasional Sentul tidak mampu menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) tepat waktu, kemungkinan surat Keputusan Presiden (Keppres) tidak akan diproses.

"Yang kedua, saya minta dibuatkan surat pernyataan yang isinya: mereka memang penanggung jawab Sentul, Sentul tidak dalam sengketa hukum, jika ada konflik sengketa itu urusan mereka bukan urusan pemerinta dan Kemenpora. Tanpa itu Kepres tdk bisa diproses, demi untuk melindungi Presiden," tambah Gatot.

Sekadar informasi, saat ini semua pihak tengah menunggu payung hukum dan surat Keputusan Presiden (Keppres) yang sedang dibuat Sekretariat Negara Republik Indonesia (Sesneg). Staf Presiden Happy Kurniawan Harinto menjelaskan jika Keppres tersebut keluar, maka sejumlah pihak terkait baru bergerak.

Ini adalah salah satu bukti bentuk dukungan dari pemerintah, dan ini sangat menguntungkan terutama di sektor pariwisata. "Setelah keluar keppres, baru ada pergerakan selanjutnya. Karena inikan sudah ada bentuk kerjasama antara kementerian. Ini salah satu bukti bentuk dukungan dari pemerintah dan sangat menguntungkan bagi pemerintah terutama di sektor pariwisata. Pasti bangga lah Indonesia.

Ketika ditanya kementerian mana saja yang terlibat pada proyek ini, Happy menjelas pasti banyak. Intinya ini adalah kerja nasional atau keroyokan yang totalitas dan pertama kalinya Indonesia bisa menjadi tuan rumah MotoGP. (Baca juga: Demi MotoGP, Pemerintah dan Kementerian Kerja Keroyokan)

"Kalau ditanya kementeriannya, pasti banyak lah. Kementerian kesehatan, Kemenpora, Kemenpar, Keuangan, Bappenas. Mungkin bisa jadi BUMN, tapi yang jelas bahwa ini adalah kerja nasional alias keroyokan yang totalitas. Dan untuk kali pertama Indonesia bisa menjadi tuan rumah MotoGP, yang notabanenya akan didatangi 120-150 ribu untuk orang asing itu sendiri minimal 50 ribu," tutup Happy.
(aww)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
9 menit yang lalu
Drawing Campus League...
Drawing Campus League Basketball The Nationals 2026: Berebut Predikat Kampus Terbaik Indonesia
31 menit yang lalu
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
4 jam yang lalu
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
4 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Putri Kusuma Wardani Takluk dari Chen Yu Fei
5 jam yang lalu
Premier Padel Italia...
Premier Padel Italia 2026 Masuk Babak Penentuan, Nonton Perempat Final hingga Final di VISION+
5 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved