Bela Benitez, Ancelotti 'Serang' Presiden Madrid
Selasa, 12 Januari 2016 - 07:01 WIB
Bela Benitez, Ancelotti 'Serang' Presiden Madrid
A
A
A
MADRID - Keputusan Presiden Real Madrid, Florentino Perez memecat Rafael Benitez dari jabatannya sebagai pelatih tim dipertanyakan Carlo Ancelotti. Ia mengaku bingung sebab Perez terlalu cepat melontarkan kata pemecatan.
Seperti diketahui, Benitez dibebastugaskan pada 4 Januari 2016 lalu. Ia hanya bertahan setengah musim di kubu Los Blancos.
"Saya punya perasaan khusus di Real Madrid. Saya punya banyak teman di sana dan saya juga marah ketika ada masalah. Menurut saya Real Madrid masih berpeluang menjuarai La Liga dan Liga Champions Eropa. Namun Florentino Perez justru memutuskan untuk memecat Rafael Benitez," kata Ancelotti yang dikutip dari Football Espana.
"Profesi pelatih memang selalu dikelilingi kontroversi. Tapi kali ini saya benar-benar tidak mengerti keputusannya. Madrid baru bermain setengah musim," sambung Ancelotti.
Sebagai pengganti Benitez, Perez menunjuk Zinedine Zidane. Soal itu, Ancelotti tak bisa bicara banyak. Sebab menurutnya Zidane masih minim pengalaman melatih.
"Sejak 2009, Zidane jadi pelatih kelima. Dia teman saya. Kami berbagi banyak hal dan memenangkan La Decima bersama-sama. Tapi hanya waktu yang bisa menjawab segalanya. Dia punya kemampuan yang cukup untuk menangani Madrid. Saya harap dia melakukan yang terbaik," ucapnya.
Ancelotti sendiri sempat melatih Madrid pada 2013-2015. Di tangannya, Madrid sukses merebut gelar La Decima atau juara Liga Champions Eropa yang ke-10.
Seperti diketahui, Benitez dibebastugaskan pada 4 Januari 2016 lalu. Ia hanya bertahan setengah musim di kubu Los Blancos.
"Saya punya perasaan khusus di Real Madrid. Saya punya banyak teman di sana dan saya juga marah ketika ada masalah. Menurut saya Real Madrid masih berpeluang menjuarai La Liga dan Liga Champions Eropa. Namun Florentino Perez justru memutuskan untuk memecat Rafael Benitez," kata Ancelotti yang dikutip dari Football Espana.
"Profesi pelatih memang selalu dikelilingi kontroversi. Tapi kali ini saya benar-benar tidak mengerti keputusannya. Madrid baru bermain setengah musim," sambung Ancelotti.
Sebagai pengganti Benitez, Perez menunjuk Zinedine Zidane. Soal itu, Ancelotti tak bisa bicara banyak. Sebab menurutnya Zidane masih minim pengalaman melatih.
"Sejak 2009, Zidane jadi pelatih kelima. Dia teman saya. Kami berbagi banyak hal dan memenangkan La Decima bersama-sama. Tapi hanya waktu yang bisa menjawab segalanya. Dia punya kemampuan yang cukup untuk menangani Madrid. Saya harap dia melakukan yang terbaik," ucapnya.
Ancelotti sendiri sempat melatih Madrid pada 2013-2015. Di tangannya, Madrid sukses merebut gelar La Decima atau juara Liga Champions Eropa yang ke-10.
(bep)