Anak Zidane Sebabkan Madrid Dihukum FIFA, Ini Pembelaan Los Blancos
Sabtu, 16 Januari 2016 - 21:12 WIB
Anak Zidane Sebabkan Madrid Dihukum FIFA, Ini Pembelaan Los Blancos
A
A
A
MADRID - Dua dari empat anak Zinedine Zidane, disebut-sebut sebagai penyebab jatuhnya sanksi FIFA terhadap Real Madrid. Meski sang ayah menjadi pelatih Real Madrid, namun FIFA menekankan kehadiran empat bocah tersebut di klub Madrid melanggar aturan transfer pemain di bawah umur, bahkan Luca Zidane yang menjadi kiper utama tim Juvenil A Madrid, tidak benar-benar terdaftar.
Madrid (dan Atletico Madrid) dihukum FIFA tidak boleh beraktivitas di bursa transfer selama dua musim ke depan, Kamis (14/1/2016). Kedua tim Ibukota Spanyol tersebut dinilai telah melanggar aturan transfer pemain di bawah umur (U-18) pemain dari luar Spanyol. (Baca Juga: Atletico Madrid dan Real Madrid Dihukum Larangan Transfer).
Ada empat anak Zidane yang merumput di akademi dan klub amatir Madrid. Selain Luca (17 tahun), juga gelandang Enzo Zidane (20 tahun/Real Madrid Castilla), gelandang Theo Zidane (13 tahun/Infantil A), dan gelandang Elyaz Zidane (10 tahun/Alevin B). Mereka dalam pantauan FIFA, terkait transfer di bawah umur. Namun, menurut media Spanyol, hanya dua yang bermasalah, yakni Luca dan Enzo.
Direktur Umum Real Madrid Jose Angel Sanchez menyebut embargo FIFA terhadap Madrid, tidak masuk akal, dan bersikeras tidak ada pelanggaran yang terjadi. "Klub ini punya nilai-nilai dan kode etik. Data terjaga sejak 2005, dan semua orang yang bertanggung jawab di klub tak pernah melanggar kode tersebut. Ini belum pernah terjadi," kata Sanchez dilansir football-espana.
"Argumen yang diambil FIFA salah. Mereka menjatuhkan sanksi hanya karena anak seorang pelatih. Kasus keluarga Zidane atau yang terjadi pada saudara Ezequiel Garay di Atletico merupakan contoh begitu absurdnya kasus ini. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa kasus yang lain itu sama, baik pola dan situasinya."
Los Blancos mengajukan banding atas hukuman ini. Sanchez yakin banding Madrid akan sukses, dan FIFA akan mencabut hukuman mereka. "Tampaknya aturan ini diadopsi pada bulan Juli 2015, tapi kami tidak pernah diingatkan. Kami yakin banding kami akan sukses. Sejauh ini kami belum melakukan apapun terkait sanksi, karena hukuman ini tidak kami perkirakan." (Baca juga: Real Madrid Ajukan Banding Soal Sanksi FIFA).
"Kami akan melakukan apa pun yang harus dilakukan. Kami hanya berharap keadilan akan menang dan tidak ada konsekuensi apapun bagi klub. Mudah-mudahan kasus ini tidak sampai ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), namun kami akan mengarahkan sana jika perlu. Tujuan kami adalah menyelesaikan masalah lewat opsi olahraga."
Madrid (dan Atletico Madrid) dihukum FIFA tidak boleh beraktivitas di bursa transfer selama dua musim ke depan, Kamis (14/1/2016). Kedua tim Ibukota Spanyol tersebut dinilai telah melanggar aturan transfer pemain di bawah umur (U-18) pemain dari luar Spanyol. (Baca Juga: Atletico Madrid dan Real Madrid Dihukum Larangan Transfer).
Ada empat anak Zidane yang merumput di akademi dan klub amatir Madrid. Selain Luca (17 tahun), juga gelandang Enzo Zidane (20 tahun/Real Madrid Castilla), gelandang Theo Zidane (13 tahun/Infantil A), dan gelandang Elyaz Zidane (10 tahun/Alevin B). Mereka dalam pantauan FIFA, terkait transfer di bawah umur. Namun, menurut media Spanyol, hanya dua yang bermasalah, yakni Luca dan Enzo.
Direktur Umum Real Madrid Jose Angel Sanchez menyebut embargo FIFA terhadap Madrid, tidak masuk akal, dan bersikeras tidak ada pelanggaran yang terjadi. "Klub ini punya nilai-nilai dan kode etik. Data terjaga sejak 2005, dan semua orang yang bertanggung jawab di klub tak pernah melanggar kode tersebut. Ini belum pernah terjadi," kata Sanchez dilansir football-espana.
"Argumen yang diambil FIFA salah. Mereka menjatuhkan sanksi hanya karena anak seorang pelatih. Kasus keluarga Zidane atau yang terjadi pada saudara Ezequiel Garay di Atletico merupakan contoh begitu absurdnya kasus ini. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa kasus yang lain itu sama, baik pola dan situasinya."
Los Blancos mengajukan banding atas hukuman ini. Sanchez yakin banding Madrid akan sukses, dan FIFA akan mencabut hukuman mereka. "Tampaknya aturan ini diadopsi pada bulan Juli 2015, tapi kami tidak pernah diingatkan. Kami yakin banding kami akan sukses. Sejauh ini kami belum melakukan apapun terkait sanksi, karena hukuman ini tidak kami perkirakan." (Baca juga: Real Madrid Ajukan Banding Soal Sanksi FIFA).
"Kami akan melakukan apa pun yang harus dilakukan. Kami hanya berharap keadilan akan menang dan tidak ada konsekuensi apapun bagi klub. Mudah-mudahan kasus ini tidak sampai ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), namun kami akan mengarahkan sana jika perlu. Tujuan kami adalah menyelesaikan masalah lewat opsi olahraga."
(sha)