Pengelola Sirkuit Sentul Minta Keppres MotoGP Segera Diselesaikan
Rabu, 20 Januari 2016 - 17:56 WIB
Pengelola Sirkuit Sentul Minta Keppres MotoGP Segera Diselesaikan
A
A
A
JAKARTA - Persiapan MotoGP Indonesia masih jalan di tempat. Hingga kini Presiden RI, Joko Widodo belum juga menandatangani Keppres yang diminta oleh Dorna selaku operator MotoGP.
Keppres tersebut harus sudah sampai di tangan Dorna selambat-lambatnya pada akhir Januari 2016. Karena itu pengelola Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto merasa gelisah sebab dalam tiga hari terakhir belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai Keppres ini.
"Harus ada yang mengawal supaya payung hukum ini bisa segera keluar. Payung hukum ini sangat penting karena sebagai calon tuan rumah, kita mesti merenovasi sirkuit," kata Tinton saat ditemui Sindonews di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu (20/1/2016)
Tinton enggan bicara banyak mengenai agenda kunjungannya ke Kantor Kemenpora. Ia hanya berharap Keppres MotoGP 2017 yang sudah diserahkan Menpora Imam Nahrawi ke Presiden Jokowi bisa cepat diselesaikan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Keppres MotoGP Indonesia 2017 menjadi payung hukum Sirkuit Sentul dalam menggandeng sponsor guna mendanai renovasi. Sentul membutuhkan sekitar Rp 200 miliar untuk mempercantik sirkuit sesuai standard FIM.
Keppres tersebut harus sudah sampai di tangan Dorna selambat-lambatnya pada akhir Januari 2016. Karena itu pengelola Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto merasa gelisah sebab dalam tiga hari terakhir belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai Keppres ini.
"Harus ada yang mengawal supaya payung hukum ini bisa segera keluar. Payung hukum ini sangat penting karena sebagai calon tuan rumah, kita mesti merenovasi sirkuit," kata Tinton saat ditemui Sindonews di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu (20/1/2016)
Tinton enggan bicara banyak mengenai agenda kunjungannya ke Kantor Kemenpora. Ia hanya berharap Keppres MotoGP 2017 yang sudah diserahkan Menpora Imam Nahrawi ke Presiden Jokowi bisa cepat diselesaikan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Keppres MotoGP Indonesia 2017 menjadi payung hukum Sirkuit Sentul dalam menggandeng sponsor guna mendanai renovasi. Sentul membutuhkan sekitar Rp 200 miliar untuk mempercantik sirkuit sesuai standard FIM.
(bep)