Tugas Berat Menanti Tunggal Putri Indonesia

Kamis, 21 Januari 2016 - 08:03 WIB
Tugas Berat Menanti...
Tugas Berat Menanti Tunggal Putri Indonesia
A A A
JAKARTA - Menurunnya prestasi tunggal putri di kejuaraan internasional memaksa PBSI memutar otak agar mereka bisa tampil di Olimpiade 2016. Selain memberikan latihan, PBSI juga mengatur sejumlah rencana agar pemain yang turun di nomor tunggal putri seperti Linda Wenifanetri bisa ikut serta dalam pesta olahraga empat tahunan tersebut.

"Jelang olimpiade, kami harus lebih selektif dalam memilih turnamen untuk Linda. Jangan sampai salah strategi. Kondisi Linda hingga saat ini cukup baik, cedera sudah pulih. Saya inginnya Linda bikin gebrakan sebelum Olimpiade supaya meningkatkan rasa percaya dirinya," kata Kepala Pelatih Tunggal Putri PBSI, Edwin Iriawan dikutip dari Badmintonindonesia.

Tak hanya itu, Edwin juga meminta para pemain untuk memperbaiki mentalnya masing-masing. Ia mencontohkan pebulutangkis asal Jepang yang punya kegigihan tinggi sehingga sulit ditaklukan lawan dari negara lain.

"Hal yang paling penting sekarang adalah komitmen dari para atlet. Mindset mereka harus diubah, jangan cuma semata-mata mau jadi pemain tim nasional tetapi tidak pernah juara. Jadi atlet harus punya angan-angan. Sebetulnya sebelum World Championships 2015, anak-anak sudah berada di track yang benar. Gregoria Mariska dan Fitriani prestasinya bagus, tetapi habis itu kendor lagi. Semua harus introspeksi diri dan tampil konsisten. Kalau santai-santai ya berat, kita harus mengejar, bukan dikejar, jadi tugasnya lebih susah," jelas Edwin yang pernah melatih tim nasional India ini.

"Kita lihat saja (Nozomi) Okuhara atau Saina (Nehwal), mereka tidak punya teknik yang luar biasa. Tetapi punya jiwa tidak mau kalah, ngotot, dan ketahanan yang bagus. Tim tunggal putri Indonesia sebetulnya bisa, hanya belum disadari saja," tegasnya.

Pada tahun ini, pemain lapis kedua dari nomor tunggal putri dapat kesempatan untuk memperkuat tim Indonesia di Kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2016. Gregoria Mariska dan Fitriani bakal diuji demi mengasah kemampuan sekaligus memetik pengalaman.

"Saya rasa ini kemajuan untuk tim tunggal putri. Pemain muda dapat menambah pengalaman dan mengasah mental di pertandinga beregu. Di perorangan, para pemain lapis kedua saya targetkan untuk menembus rangking 40 besar dunia," pungkas Edwin.
(bep)
Berita Terkait
3 Pebulu Tangkis Jepang...
3 Pebulu Tangkis Jepang Pensiun, Minions Kehilangan Lawan Tangguh
Tim Junior Bulu Tangkis...
Tim Junior Bulu Tangkis Indonesia Berangkat ke Spanyol untuk Kejuaraan Dunia Junior 2022
Kejuaraan Bulu Tangkis,...
Kejuaraan Bulu Tangkis, Diikuti 192 Pemain dari 38 Media di Jakarta
Komitmen BNI Dukung...
Komitmen BNI Dukung Pengembangan dan Pembinaan Bulu Tangkis di Tanah Air
HUNDRED HOO HAA CUP...
HUNDRED HOO HAA CUP 2026 Hadir di ICE BSD, Satukan Ribuan Atlet Bulutangkis Dunia
606 Atlet Bertanding...
606 Atlet Bertanding di Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden 2022
Berita Terkini
Parah, FIFA Angkat Tangan...
Parah, FIFA Angkat Tangan Biarkan Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS
4 jam yang lalu
Premier Padel Valencia...
Premier Padel Valencia 2026 Hadir Pekan Ini, Saksikan Aksi Para Bintang Padel Dunia di VISION+
5 jam yang lalu
Forki DKI Jakarta Juara...
Forki DKI Jakarta Juara Umum Kejuaraan Karate Internasional Adidas Open 2026
6 jam yang lalu
5 Legenda Sepak Bola...
5 Legenda Sepak Bola yang Dicurangi Peraturan Lama Ballon d'Or
6 jam yang lalu
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
10 jam yang lalu
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026: Lewandowski hingga Tonali
10 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved