Lorenzo Menyesal Pernah Anggap Rossi Cemen
Sabtu, 23 Januari 2016 - 20:26 WIB
Lorenzo Menyesal Pernah Anggap Rossi Cemen
A
A
A
BARCELONA - Dua pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi akhirnya kembali berdekatan. Mereka berada dalam satu panggung saat Yamaha meluncurkan motor barunya, YZR-M1 pada 18 Januari 2016 lalu.
Lorenzo mengaku bahwa saat ini hubungannya dengan Rossi tetap baik-baik saja. Menurutnya tak ada perselisihan seperti yang dibicarakan banyak orang sejak GP Malaysia, 25 Oktober 2015 lalu. (Baca juga: Video Ini Buktikan Lorenzo Hilang Respek ke Rossi)
Pada balapan tersebut, Rossi terlibat dalam insiden kecelakaan Marc Marquez. Ia dituduh menggoyangkan kakinya hingga pembalap dari Repsol Honda itu jatuh keluar lintasan. Rossi akhirnya finis di urutan ketiga. Namun Lorenzo nampak tidak senang dengan keberadaan rekannya di atas podium. Saat penyerahan trofi, Lorenzo kepergok menggerakan jempol tangannya ke bawah tanda hilang respek pada The Doctor. (Baca juga: Soal Gestur di Sepang, Lorenzo Siap Dikeroyok Pendukung Rossi)
Tak hanya itu, Lorenzo juga menuntut agar race direction memberikan hukuman berat untuk Rossi. Hal demikian ia lakukan sebab saat itu Rossi jadi pesaing terberatnya dalam memperebutkan gelar juara dunia.
Setelah hampir dua bulan dari kejadian itu, Lorenzo masih menerima kritik atas ulahnya di atas podium. Pembalap kebangsaan Spanyol tersebut mengaku menyesal dan ia meminta maaf saat diwawancarai oleh Motocuatro.com.
"Saya akui tindakan itu memang salah. Yang terpenting saat ini, saya sudah minta maaf dan berjanji untuk tidak melakukannya lagi," ungkapnya.
"Saya tidak ada hubungannya dengan kejadian di Sepang (antara Rossi dan Marquez). Sepanjang balapan, saya terus di posisi terdepan dan tidak melihat insiden itu. Saya tidak mau punya masalah dengan siapapun. Jika terjadi sesuatu di lintasan, tangan saya selalu terbuka untuk meminta maaf," pungkasnya.
Lorenzo mengaku bahwa saat ini hubungannya dengan Rossi tetap baik-baik saja. Menurutnya tak ada perselisihan seperti yang dibicarakan banyak orang sejak GP Malaysia, 25 Oktober 2015 lalu. (Baca juga: Video Ini Buktikan Lorenzo Hilang Respek ke Rossi)
Pada balapan tersebut, Rossi terlibat dalam insiden kecelakaan Marc Marquez. Ia dituduh menggoyangkan kakinya hingga pembalap dari Repsol Honda itu jatuh keluar lintasan. Rossi akhirnya finis di urutan ketiga. Namun Lorenzo nampak tidak senang dengan keberadaan rekannya di atas podium. Saat penyerahan trofi, Lorenzo kepergok menggerakan jempol tangannya ke bawah tanda hilang respek pada The Doctor. (Baca juga: Soal Gestur di Sepang, Lorenzo Siap Dikeroyok Pendukung Rossi)
Tak hanya itu, Lorenzo juga menuntut agar race direction memberikan hukuman berat untuk Rossi. Hal demikian ia lakukan sebab saat itu Rossi jadi pesaing terberatnya dalam memperebutkan gelar juara dunia.
Setelah hampir dua bulan dari kejadian itu, Lorenzo masih menerima kritik atas ulahnya di atas podium. Pembalap kebangsaan Spanyol tersebut mengaku menyesal dan ia meminta maaf saat diwawancarai oleh Motocuatro.com.
"Saya akui tindakan itu memang salah. Yang terpenting saat ini, saya sudah minta maaf dan berjanji untuk tidak melakukannya lagi," ungkapnya.
"Saya tidak ada hubungannya dengan kejadian di Sepang (antara Rossi dan Marquez). Sepanjang balapan, saya terus di posisi terdepan dan tidak melihat insiden itu. Saya tidak mau punya masalah dengan siapapun. Jika terjadi sesuatu di lintasan, tangan saya selalu terbuka untuk meminta maaf," pungkasnya.
(bep)