Juara Bertahan MotoGP Enggak Pede Hadapi Musim 2016
Sabtu, 23 Januari 2016 - 22:01 WIB
Juara Bertahan MotoGP Enggak Pede Hadapi Musim 2016
A
A
A
BARCELONA - Jorge Lorenzo menatap MotoGP 2016 dengan pesimistis. Ia tak yakin bisa mempertahankan gelar juara dunia yang dimilikinya sebab para pesaing punya ambisi serta kekuatan lebih besar untuk menghadapi balapan musim ini.
"Saya tidak merasa difavoritkan. Meski banyak asumsi yang mengatakan bahwa juara bertahan pasti jadi favorit, saya justru tidak merasakannya," ucap Lorenzo pada Mundo Deportivo. (Baca juga: Lorenzo Pesimis Hadapi MotoGP 2016)
"Valentino Rossi pasti ingin balas dendam. Dani Pedrosa, Marc Marquez dan juga pembalap lain masih layak disebut sebagai kandidat juara. Ada banyak perubahan termasuk ban dan perangkat elektronik. Kami belum tahu bagaimana harus beradaptasi. Masih terlalu dini untuk memperkirakan semuanya."
"Semoga kejuaraan tahun ini berjalan menyenangkan. Ducati menjadi lebih dekat dengan Yamaha. Begitupun dengan Suzuki yang bakal memperlihatkan aksi menarik sekaligus tak terduga," pungkasnya.
Tahun lalu, Lorenzo memastikan diri sebagai juara setelah melalui drama di Sirkuit Valencia. Sejak awal kejuaraan, poinnya selalu tertinggal dari Rossi. Namun saingannya tersebut kesandung masalah berat hingga akhirnya Lorenzo bisa memaksimalkan keadaan dan jadi pemuncak klasemen dengan perolehan 330 poin.
"Saya tidak merasa difavoritkan. Meski banyak asumsi yang mengatakan bahwa juara bertahan pasti jadi favorit, saya justru tidak merasakannya," ucap Lorenzo pada Mundo Deportivo. (Baca juga: Lorenzo Pesimis Hadapi MotoGP 2016)
"Valentino Rossi pasti ingin balas dendam. Dani Pedrosa, Marc Marquez dan juga pembalap lain masih layak disebut sebagai kandidat juara. Ada banyak perubahan termasuk ban dan perangkat elektronik. Kami belum tahu bagaimana harus beradaptasi. Masih terlalu dini untuk memperkirakan semuanya."
"Semoga kejuaraan tahun ini berjalan menyenangkan. Ducati menjadi lebih dekat dengan Yamaha. Begitupun dengan Suzuki yang bakal memperlihatkan aksi menarik sekaligus tak terduga," pungkasnya.
Tahun lalu, Lorenzo memastikan diri sebagai juara setelah melalui drama di Sirkuit Valencia. Sejak awal kejuaraan, poinnya selalu tertinggal dari Rossi. Namun saingannya tersebut kesandung masalah berat hingga akhirnya Lorenzo bisa memaksimalkan keadaan dan jadi pemuncak klasemen dengan perolehan 330 poin.
(bep)