Kovalev Diyakini Redam Dendam Pascal

Sabtu, 30 Januari 2016 - 00:14 WIB
Kovalev Diyakini Redam...
Kovalev Diyakini Redam Dendam Pascal
A A A
QUEBEC - Petinju kelas berat ringan asal Rusia Sergey Kovalev diklaim siap tempur melakoni rematch kontra Jean Pascal di Bell Center, Montreal, Quebec, Sabtu (30/1/2016) waktu setempat atau Minggu (31/1/2016) WIB. Pelatihnya, John David Jackson, menyebut anak asuhnya paham apa yang akan dilakukannya nanti.

Kovalev kembali mempertahankan gelar WBA Super, IBF, dan WBO miliknya dari hadangan Pascal. Duel ini jadi kesempatan Pascal merebut gelar rivalnya setelah tumbang TKO di ronde kedelapan di pertemuan pertama 14 Maret 2015 lalu.

"Saya tidak khawatir dengan hal itu. Sergey mengerti tugasnya. Pascal mungkin bukan petinju yang seperti dulu, tapi kini dia masih berbahaya. Kami masih tetap pada rencana dengan membuatnya mempersiapkan diri dengan tepat. Dia juara yang membanggakan dan akan melakukan yang terbaik yang sudah direncanakan," ungkap Jackson dilansir Boxing Scene, Jumat (29/1/2016).

Saat ini, Kovalev masih memegang rekor tak tersentuh kekalahan dari 29 pertarungan di mana sebanyak 25 kali lawan dibuat KO. Terakhir, petarung asal Prancis Nadjib Mohammedi dibuat tersungkur di ronde ketiga pada 7 Juli 2015. (Baca Juga: Mohammedi Cuma Bertahan Tiga Ronde Lawan Kovalev)

Sedangkan kali terakhir Pascal dibuat keok adalah saat melawan Kovalev. Beruntung ia mampu bangkit saat melawan petinju Kuba Yunieski Gonzalez dengan kemenangan angka mutlak.

Duel nanti jelas penuh nuansa balas dendam Pascal usai dibuat malu Kovalev di hadapan pendukungnya. Namun hal itu, tambah Jackson, malah memberi motivasi kepada Krusher -julukan Kovalev, untuk membuktikan dirinya masih yang terbaik di divisi berat ringan.

"Fakta bahwa laga ini memang berbau dendam antara kedua petinju. Namun itu memudahkan Sergey untuk berlatih lebih keras dan lebih berkonsentrasi sebab ingin membuat pernyataan dengan kemenangannya saat ini," tambahnya.

"Jadi tidak benar-benar sulit membuatnya termotivasi. Hanya saja, kami harus memastikan bisa melewati semua penantang serta semuanya berjalan lancar. Itu sudah kami lakukan di pertarungan pertama," katanya.
(aww)
Berita Terkait
Dmitry Bivol vs Malik...
Dmitry Bivol vs Malik Zinad: Duel Penuh Darah di Kingdom Arena
Enggan Turun di Olimpiade...
Enggan Turun di Olimpiade Tokyo 2020, Ini Alasan Canelo
Pernah Dipukul KO, Callum...
Pernah Dipukul KO, Callum Johnson: Artur Beterbiev adalah Monster
Daniel Lapin, Monster...
Daniel Lapin, Monster 6 Kaki Pewaris Tahta Oleksandr Usyk Berjuluk Masa Depan Tinju
Mike Tyson Gagal Menumbangkan...
Mike Tyson Gagal Menumbangkan Roy Jones Jr. Dalam Duel Eksebisi
Ben Whittaker Target...
Ben Whittaker Target Duel Perebutan Gelar Tahun Depan
Berita Terkini
Mikel Merino, Supersub...
Mikel Merino, Supersub yang Tak Ingin Kejar Popularitas
3 jam yang lalu
MilkLife Athletics Challenge...
MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik
4 jam yang lalu
Badai Petir Ancam Laga...
Badai Petir Ancam Laga Inggris vs Prancis, FIFA Siapkan Protokol Darurat Cuaca
6 jam yang lalu
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
7 jam yang lalu
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
10 jam yang lalu
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
11 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam, Rusia...
Balas Dendam, Rusia Serang Ukraina dengan 43 Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved