Hat-trick Dzumafo Pastikan Persela Benamkan Gresik United
Selasa, 01 Maret 2016 - 21:53 WIB
Hat-trick Dzumafo Pastikan Persela Benamkan Gresik United
A
A
A
SAMARINDA - Penyerang veteran asal Kamerun Herman Dzumafo Epandi menjadi bintang kemenangan Persela Lamongan di laga kedua penyisihan Grup A Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2016. Mantan penggawa Persib Bandung itu mencetak hat-trick untuk membawa Laskar Joko Tingkir menang 4-1 atas Gresik United di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (1/3/2016).
Persela sempat tertinggal lewat gol Brima Pepito Sanusie saat laga baru berjalan sembilan menit. Namun, Laskar Joko Tingkir merespons gol tersebut dengan positif. Keunggulan Gresik United hanya bertahan satu menit setelah Dzumafo membalasnya menit ke-10.
Persela yang tampil impresif di bawah arahan pelatih asal Swedia Stefan Hansson kemudian berbalik unggul lewat aksi Omar Elhussieny pada menit ke-12. Laskar Joko Tingkir kian tak terbendung melalui aksi Dzumafo yang berkolaborasi dengan Samsul Arif Munip. Dzumafo pun menambah gol pada menit ke-26, dan keunggulan Persela 3-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Laskar Joko Tingkir tak mengurangi tekanan. Dzumafo sempat merobek gawang Gresik United yang dikawal Juni Irawan pada menit ke-69, namun dianulir lantaran wasit menilai pemain kelahiran Douala, Kamerun, 21 Februari 1980, itu dalam posisi off-side. Namun, Dzumafo memastikan kemenangan Persela melalui gol ketiganya yang dikemas pada menit ke-74.
Dengan hasil ini, Persela yang bermain imbang 0-0 dengan Pusamania Borneo FC (PBFC) pada laga pembuka, memuncaki klasemen Grup A dengan 4 angka. Persela unggul produktivitas gol dari PBFC yang menduduki peringkat 2 setelah menang 1-0 atas Arema Cronus. (Baca juga: Dibungkam PBFC, Tren Kemenangan Arema Terhenti).
Arema yang dilaga pembuka menduduki puncak klasemen kini tergusur ke peringkat 3 dengan 3 angka. Sedangkan Gresik United terbenam di dasar klasemen setelah menderita dua kekalahan. Skuat Nus Yadera itu menjadi lumbung gol setelah pada laga pembuka dikalahkan Arema 1-3.
Laga pemungkas akan menjadi krusial bagi Persela, PBFC, dan Arema. Persela akan berjumpa Arema di Stadion Segiri, Samarinda, pada Jumat (4/3/2016) sedangkan PBFC menjamu Gresik United di tempat yang sama.
Persela sempat tertinggal lewat gol Brima Pepito Sanusie saat laga baru berjalan sembilan menit. Namun, Laskar Joko Tingkir merespons gol tersebut dengan positif. Keunggulan Gresik United hanya bertahan satu menit setelah Dzumafo membalasnya menit ke-10.
Persela yang tampil impresif di bawah arahan pelatih asal Swedia Stefan Hansson kemudian berbalik unggul lewat aksi Omar Elhussieny pada menit ke-12. Laskar Joko Tingkir kian tak terbendung melalui aksi Dzumafo yang berkolaborasi dengan Samsul Arif Munip. Dzumafo pun menambah gol pada menit ke-26, dan keunggulan Persela 3-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Laskar Joko Tingkir tak mengurangi tekanan. Dzumafo sempat merobek gawang Gresik United yang dikawal Juni Irawan pada menit ke-69, namun dianulir lantaran wasit menilai pemain kelahiran Douala, Kamerun, 21 Februari 1980, itu dalam posisi off-side. Namun, Dzumafo memastikan kemenangan Persela melalui gol ketiganya yang dikemas pada menit ke-74.
Dengan hasil ini, Persela yang bermain imbang 0-0 dengan Pusamania Borneo FC (PBFC) pada laga pembuka, memuncaki klasemen Grup A dengan 4 angka. Persela unggul produktivitas gol dari PBFC yang menduduki peringkat 2 setelah menang 1-0 atas Arema Cronus. (Baca juga: Dibungkam PBFC, Tren Kemenangan Arema Terhenti).
Arema yang dilaga pembuka menduduki puncak klasemen kini tergusur ke peringkat 3 dengan 3 angka. Sedangkan Gresik United terbenam di dasar klasemen setelah menderita dua kekalahan. Skuat Nus Yadera itu menjadi lumbung gol setelah pada laga pembuka dikalahkan Arema 1-3.
Laga pemungkas akan menjadi krusial bagi Persela, PBFC, dan Arema. Persela akan berjumpa Arema di Stadion Segiri, Samarinda, pada Jumat (4/3/2016) sedangkan PBFC menjamu Gresik United di tempat yang sama.
(sha)