Sempat Salah Strategi, Arema Ingin Bangkit di Laga Krusial
Rabu, 02 Maret 2016 - 15:40 WIB
Sempat Salah Strategi, Arema Ingin Bangkit di Laga Krusial
A
A
A
SAMARINDA - Arema Cronus gagal melanjutkan kemenangannya di Piala Gubernur Kalimantan Timur. Menghadapi Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (1/3/2016) Arema kalah 0-1.
Meski demikian, peluang Arema untuk lolos dari babak penyisihan grup A belumlah tertutup. Sebab tim asuhan Milomir Seslija sudah mengantongi kemenangan 3-1 atas Persegres Gresik United. Kini Arema tinggal menghadapi Persela Lamongan dan jika menang, tiket ke fase berikutnya bakal diamankan kubu Singo Edan.
"Arema masih mempunyai optimisme untuk lolos ke fase berikutnya. Bukan berarti kami meremehkan Persela Lamongan. Harus diakui mereka menjadi lawan yang sangat serius. Tapi kami harus fokus untuk mengembalikan permainan terbaik dan targetnya jelas menang," ucap Asisten Pelatih Arema, Joko Susilo saat dihubungi Rabu (2/3/2016).
"Ini kan bisa dibilang pertandingan pra musim, jadi performa tim memang masih fluktuatif. Kami tidak tinggal diam dan pasti berupaya memperbaiki semuanya. Tidak ada kamus pasrah di Arema, harus bangkit dan lebih baik di pertandingan berikutnya," tegas pria dengan sapaan Gethuk tersebut.
Saat menghadapi PBFC, formasi Arema memang sedikit berubah. Strategi 4-2-3-1 tidak dipertahankan pada babak kedua. Hasyim Kipuw ditarik keluar dan posisinya diserahkan ke Benny Wahyudi. Lalu keberadaan Goran Ganchev sebagai bek tengah digantikan oleh Raphael Maitimo. Sementara posisi gelandang bertahan yang sebelumnya dihuni Maitimo, diberikan pada Juan Revi. (Baca juga: Dibungkam PBFC, Tren Kemenangan Arema Terhenti)
Akibat salah strategi, Arema kecolongan di babak kedua. Maitimo yang digeser ke posisi bek tengah, gagal menutup Lerby Eliandry sehingga tercipta gol di menit 52.
Kegagalan pergantian pemain semakin terlihat ketika Juan Revi yang masuk di awal babak kedua, terpaksa ditarik keluar lagi dan digantikan Ryuji Utomo. Setelah itu Maitimo yang gagal mengemban tugas sebagai bek tengah, dikembalikan lagi ke posisi aslinya sebagai gelandang.
Arema akan mempertaruhkan eksistensinya di laga kontra Persela. Duel tersebut bakal digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (4/3/2016) mendatang.
Meski demikian, peluang Arema untuk lolos dari babak penyisihan grup A belumlah tertutup. Sebab tim asuhan Milomir Seslija sudah mengantongi kemenangan 3-1 atas Persegres Gresik United. Kini Arema tinggal menghadapi Persela Lamongan dan jika menang, tiket ke fase berikutnya bakal diamankan kubu Singo Edan.
"Arema masih mempunyai optimisme untuk lolos ke fase berikutnya. Bukan berarti kami meremehkan Persela Lamongan. Harus diakui mereka menjadi lawan yang sangat serius. Tapi kami harus fokus untuk mengembalikan permainan terbaik dan targetnya jelas menang," ucap Asisten Pelatih Arema, Joko Susilo saat dihubungi Rabu (2/3/2016).
"Ini kan bisa dibilang pertandingan pra musim, jadi performa tim memang masih fluktuatif. Kami tidak tinggal diam dan pasti berupaya memperbaiki semuanya. Tidak ada kamus pasrah di Arema, harus bangkit dan lebih baik di pertandingan berikutnya," tegas pria dengan sapaan Gethuk tersebut.
Saat menghadapi PBFC, formasi Arema memang sedikit berubah. Strategi 4-2-3-1 tidak dipertahankan pada babak kedua. Hasyim Kipuw ditarik keluar dan posisinya diserahkan ke Benny Wahyudi. Lalu keberadaan Goran Ganchev sebagai bek tengah digantikan oleh Raphael Maitimo. Sementara posisi gelandang bertahan yang sebelumnya dihuni Maitimo, diberikan pada Juan Revi. (Baca juga: Dibungkam PBFC, Tren Kemenangan Arema Terhenti)
Akibat salah strategi, Arema kecolongan di babak kedua. Maitimo yang digeser ke posisi bek tengah, gagal menutup Lerby Eliandry sehingga tercipta gol di menit 52.
Kegagalan pergantian pemain semakin terlihat ketika Juan Revi yang masuk di awal babak kedua, terpaksa ditarik keluar lagi dan digantikan Ryuji Utomo. Setelah itu Maitimo yang gagal mengemban tugas sebagai bek tengah, dikembalikan lagi ke posisi aslinya sebagai gelandang.
Arema akan mempertaruhkan eksistensinya di laga kontra Persela. Duel tersebut bakal digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (4/3/2016) mendatang.
(bep)