Cedera Atlet Bisa Diatasi dengan Cara Ini

Senin, 14 Maret 2016 - 03:19 WIB
Cedera Atlet Bisa Diatasi...
Cedera Atlet Bisa Diatasi dengan Cara Ini
A A A
JAKARTA - Bagi seorang atlet profesional, cedera tentunya menjadi salah satu momok menakutkan. Bukan hanya menjadi penghalang untuk mengejar gelar, namun cedera juga bahkan bisa memaksa seorang atlet mengakhiri karirnya.

Untuk itu, sangat dibutuhkan penanganan serius dalam setiap cedera yang dialami seorang olahragawan. Di era moderen seperti sekarang, bahkan tak jarang tim kesehatan yang menggunakan alat canggih untuk mengatasi atlet yang terserang cedera.

Namun sayangnya, tidak semua klub olahraga di Indonesia memiliki fasilitas memadai untuk menangani cedera yang dialami para atletnya. Beberapa bahkan masih mengandalkan cara tradisional seperti pemijatan, untuk mengatasi sejumlah cedera ringan.

Menurut dr.YR.Yosi Asmara, hal tersebut bisa berakibat fatal bagi seorang olahragawan. Dokter yang menjadi salah satu tenaga ahli di 'KL Klinik' ini juga menegaskan, pemeriksaan medis tetap sangat dibutuhkan untuk memastikan proses penyembuhan berjalan dengan benar.

"Pemijatan sebenarnya juga menjadi salah satu metode untuk mengatasi rasa nyeri. Namun masalahnya, tanpa keterlibatan medis, akan sangat sulit untuk mendeteksi seberapa jauh cedera yang dialami seorang atlet," jelas Yosi.

"Biasanya seorang atlet paling sering mengalami masalah dengan otot. Meskipun rasa nyeri bisa dihilangkan dengan metode pemijatan, namun tanpa keterlibatan pengobatan secara medis, tidak akan bisa diketahui secara pasti apakah permasalahan yang dialami oleh otot itu sudah hilang sepenuhnya," tambahnya.

Untuk itu kini hadir sejumlah klinik dan rumah sakit yang menyediakan alat-alat canggih untuk mendukung para atlet mendeteksi sekaligus mengatasi sejumlah cedera. salah satunya adalah 'KL Klinik'. Klinik yang berlokasi di JL. Taman Aries, Kembangan-Meruya, Jakarta Barat ini, bahkan memiliki program 'Pain Care Management' yang khusus mengatasi masalah nyeri yang biasanya dialami oleh para atlet.

"Pain Care Management ditujukan untuk membantu mengatasi masalah nyeri kronik dengan teknik pengobatan modern yang aman dan efektif. Dukungan alat penunjang canggih seperti C-arm dan Radio Frekuensi, membuat sejumlah masalah nyeri bisa diatasi dengan baik," jelas Yosi.

Untuk itu, dr.Kelvin Alim selaku pengelola ‘KL Klinik’, mengaku bakal memulai kerja sama dengan sejumlah instansi olahraga di Indonesia, demi membuka mata semua pelaku olahraga tentang seberapa pentingnya penanganan cedera. "Tentu kami akan berusaha untuk bekerjasama dengan sejumlah intansi olahraga kedepannya. Karena penanganan cedera juga emnjadi salah satu dari concern kami di ‘KL Klinik’ ini," kata Kelvin.
(bbk)
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
12 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
12 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
12 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
14 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
17 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
17 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved