Bek Barcelona Waspadai Ancaman Arsenal
Rabu, 16 Maret 2016 - 18:59 WIB
Bek Barcelona Waspadai Ancaman Arsenal
A
A
A
BARCELONA - Bek Barcelona, Thomas Vermaelen was-was dengan kunjungan Arsenal ke Estadio Camp Nou. Menurutnya, Arsenal bisa memberikan kejutan saat leg kedua babak 16 besar Liga Champions digelar, Kamis (17/3/2016) dini hari WIB.
Dalam hadapi laga nanti, Barcelona mengantongi keunggulan aggregat 2-0. Meski demikian, Vermaelen meminta rekan-rekannya untuk tetap membumi. Sebab Arsenal punya kualitas besar yang bisa menjegal peluang Los Blaugrana untuk melangkah ke babak perempat final.
"Ini bukan pertandingan yang mudah. Meski kami memimpin, Anda tak pernah bisa meletakan mereka di luar prediksi. Mereka memiliki pemain yang sangat cepat dan itu jelas berbahaya. Kami harus berkonsentrasi penuh," ucap Vermaelen pada situs resmi Barcelona.
"Kami dua tim yang berbeda, namun sangat mirip dalam memainkan bola. Mereka selalu mengalirkan bola di atas tanah. Mereka tak pernah bermain dengan umpan-umpan panjang," tambahnya.
Vermaelen sangat mengenal Arsenal sebab ia pernah bermain di sana dari 2009-2014. Bek kebangsaan Belgia itu kemudian hijrah ke Barcelona setelah gagal bersaing dalam memperebutkan tempat di lini belakang Meriam London.
Dalam hadapi laga nanti, Barcelona mengantongi keunggulan aggregat 2-0. Meski demikian, Vermaelen meminta rekan-rekannya untuk tetap membumi. Sebab Arsenal punya kualitas besar yang bisa menjegal peluang Los Blaugrana untuk melangkah ke babak perempat final.
"Ini bukan pertandingan yang mudah. Meski kami memimpin, Anda tak pernah bisa meletakan mereka di luar prediksi. Mereka memiliki pemain yang sangat cepat dan itu jelas berbahaya. Kami harus berkonsentrasi penuh," ucap Vermaelen pada situs resmi Barcelona.
"Kami dua tim yang berbeda, namun sangat mirip dalam memainkan bola. Mereka selalu mengalirkan bola di atas tanah. Mereka tak pernah bermain dengan umpan-umpan panjang," tambahnya.
Vermaelen sangat mengenal Arsenal sebab ia pernah bermain di sana dari 2009-2014. Bek kebangsaan Belgia itu kemudian hijrah ke Barcelona setelah gagal bersaing dalam memperebutkan tempat di lini belakang Meriam London.
(bep)