Pelopor Penggunaan Sayap Aerodinamis Deg-degan Takut Dihapus

Rabu, 23 Maret 2016 - 05:01 WIB
Pelopor Penggunaan Sayap...
Pelopor Penggunaan Sayap Aerodinamis Deg-degan Takut Dihapus
A A A
MILAN - Tim Ducati mulai dihantui ketakutan jika Komisi Grand Prix menghapus penggunaan sayap aerodinamis atau biasa dikenal dengan sebutan winglet di kelas utama MotoGP. Sebagai pelopor, tim Pabrikan Italia itu tak ingin evolusi yang telah diperkenalkan sejak musim lalu 'dimatikan'.

Keresahan yang ditunjukkan tim Ducati cukup beralasan. Sebab Komisi Grand Prix telah resmi melarang penggunaan sayap aerodinamis di kelas Moto2 dan Moto3.

Perjalanan Ducati menggunakan teknologi winglet dimulai pada tahun lalu di Qatar. Kompatriot mereka seperti Yamaha dan Honda mencoba untuk menjajal penggunaan sayap pada bagian motor mereka. Namun joki dari tim Pabrikan Jepang ini mulai mengeluh.

Salah satunya datang dari Valentino Rossi. The Doctor mencicipi eksperimen yang dilakukan tim Yamaha selama sesi latihan ketiga di Sirkuit Losail, Qatar. Tapi ia dengan cepat kembali ke motor lama, dengan alasan karena ia kehilangan stabilitas pada YZR M1 2016 miliknya.

"Pada umumnya saya tidak suka penggunaan sayap, karena terlihat jelek. Apalagi saat saya berada dalam kecepatan tinggi saya malah banyak menciptakan turbulensi dan motor kehilangan stabilitasnya. Tapi, bagaimanapun, saya akan mencoba lain waktu, untuk memahami," tutur Rossi.

Keluhan sejumlah pembalap menimbulkan spekulasi bahwa penggunaan sayap aerodinamis bakal dilarang pada balapan berikutnya. Namun Ducati melalui Direktur Olahraga Paolo Ciabatti mengatakan tidak akan terjadi.

"Tidak, saya tidak berpikir begitu. Tahun lalu ketika kami bereksperimen dengan menggunakan sayap aerodinamis di Qatar, semua orang tertawa. Tapi di tengah perjalanan, banyak tim yang mulai mengikuti evolusi kami. Sekarang hampir semua tim menggunakannya. Jadi saya pikir Ducati adalah produsen pertama untuk memahami penggunaan winglet untuk mengurangi getaran pada roda dan sebagainya," tegas Ciabatti seperti dikutip Crash, Rabu (23/3/2016).

Ciabbati menambahkan: "Mungkin ada beberapa pembalap yang mengeluh. Tapi pada akhirnya semua produsen akan menggunakan sayap aerodinamis ini. Saya pikir itu hanya sebuah evolusi dalam olahraga balap ini dan Ducati merupakan pelopor penggunaan winglet."
(sha)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Portugal Mentok, Ronaldo...
Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
37 menit yang lalu
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
46 menit yang lalu
Start Mulus! Inggris...
Start Mulus! Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
56 menit yang lalu
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
2 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
2 jam yang lalu
Infografis
Lawan China-Korut, Jepang-AS...
Lawan China-Korut, Jepang-AS akan Bahas Penggunaan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved