Lupakan Insiden Kelam, Iannone Janjikan yang Terbaik di Argentina
Jum'at, 01 April 2016 - 01:59 WIB
Lupakan Insiden Kelam, Iannone Janjikan yang Terbaik di Argentina
A
A
A
SANTIAGO DEL ESTERO - Andrea Iannone masih sakit hati karena gagal merebut podium pada seri pertama MotoGP di Sirkuit Losail Qatar. Pada 20 Maret lalu, Iannone gagal finis karena mengalami kecelakaan di putaran kenam.
Pembalap Ducati itu kini sudah move on dari peristiwa kelam yang dialaminya. Iannone janji akan menebus kegagalannya pada seri kedua di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu (3/4/2016). (Baca juga: Ini Penyebab Kecelakaan Iannone)
"Saya masih sedikit kecewa dengan yang terjadi GP Qatar. Padahal saya sangat cepat dan punya potensi untuk mencetak hasil membanggakan," ucapnya yang dikutip dari laman MotoGP.
"Sekarang saya tidak sabar untuk tampil di Argentina. Sirkuit Termas de Rio Hondo punya karakter yang berbeda dengan Losail. Ini sirkuit yang hebat dan kami akan pergi ke sana dengan keyakinan tinggi. Itulah cara kami bekerja dan Ducati bakal terus berusaha untuk lebih kompetitif," tegasnya.
Dalam dua tahun terakhir, Iannone bisa memperbaiki prestasinya di lintasan sepanjang 4,8 km ini. Pada 2014 lalu, ia finis di posisi enam dan berjarak 19 detik dari Marc Marquez yang meraih status juara.
Setahun kemudian, Iannone berakhir di urutan keempat. Pembalap kebangsaan Italia itu hanya memiliki selisih 8,3 detik dari Valentino Rossi yang finis terdepan.
Pembalap Ducati itu kini sudah move on dari peristiwa kelam yang dialaminya. Iannone janji akan menebus kegagalannya pada seri kedua di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu (3/4/2016). (Baca juga: Ini Penyebab Kecelakaan Iannone)
"Saya masih sedikit kecewa dengan yang terjadi GP Qatar. Padahal saya sangat cepat dan punya potensi untuk mencetak hasil membanggakan," ucapnya yang dikutip dari laman MotoGP.
"Sekarang saya tidak sabar untuk tampil di Argentina. Sirkuit Termas de Rio Hondo punya karakter yang berbeda dengan Losail. Ini sirkuit yang hebat dan kami akan pergi ke sana dengan keyakinan tinggi. Itulah cara kami bekerja dan Ducati bakal terus berusaha untuk lebih kompetitif," tegasnya.
Dalam dua tahun terakhir, Iannone bisa memperbaiki prestasinya di lintasan sepanjang 4,8 km ini. Pada 2014 lalu, ia finis di posisi enam dan berjarak 19 detik dari Marc Marquez yang meraih status juara.
Setahun kemudian, Iannone berakhir di urutan keempat. Pembalap kebangsaan Italia itu hanya memiliki selisih 8,3 detik dari Valentino Rossi yang finis terdepan.
(bep)