Ini Kunci Kesuksesan Marquez Hadapi 'Gejala Aneh' di Argentina
Sabtu, 02 April 2016 - 15:25 WIB
Ini Kunci Kesuksesan Marquez Hadapi 'Gejala Aneh' di Argentina
A
A
A
SANTIAGO DEL ESTERO - Marc Marquez tampil gemilang di Sirkuit Termas de Rio Hondo Argentina. Pada sesi latihan, Jumat (1/4/2016) lalu, Marquez mampu bersaing dalam mencatatkan waktu terbaik.
Di kesempatan pertama, ia menempati urutan dua dengan raihan waktu 1 menit 43,778 detik. Pembalap Repsol Honda itu memiliki selisih 0,094 detik dari sang pemimpin, Andrea Dovizioso.
Pada kesempatan kedua, Marquez berhasil memperbaiki torehannya. Waktu tercepat yang diukir The Baby Alien adalah 1 menit 41,579 detik. Hasil ini membuktikan bahwa Marquez bisa beradaptasi dengan lintasan berdebu yang mengganggu aksi para pembalap lain.
"Latihan kali ini berjalan sedikit aneh. Tapi saya bersyukur pada akhirnya kami punya waktu yang bagus. Saya pikir semuanya telah mengalami perubahan sepanjang pekan ini. Kami bisa meningkatkan kecepatan dari latihan pertama hingga latihan sesi kedua," ucapnya dikutip dari Crash.
"Inilah MotoGP. Di setiap lintasan, Anda harus beradaptasi entah dengan cuaca hujan, dingin atau hangat. Kondisi saat ini memang aneh, tapi Anda diharuskan terbiasa. Kunci kesuksesan kami adalah memahami berbagai masalah setahap demi setahap. Menurut saya, saat ini ban keras menjadi pilihan yang tepat," tambahnya.
Hal sebaliknya dirasakan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Dua pembalap Movistar Yamaha itu tak bisa beradaptasi dengan kondisi di atas lintasan.
"Semua pembalap terlihat kesulitan di hari pertama. Sirkuit kali ini memberikan kami tantangan besar. Lintasan nampak kotor dan baru membaik di sore harinya. Tapi lintasan jadi agak licin dan suhu terlalu tinggi sehingga sulit mempertahankan kecepatan," ucap Rossi yang dikutip dari laman MotoGP.
Trek di sini lebih buruk dibanding tahun lalu. Jalan sepertinya tidak rata, dan saya tidak tahu apa penyebabnya. Dalam kondisi ini, lawan jadi jauh lebih baik," keluh Lorenzo.
Di kesempatan pertama, ia menempati urutan dua dengan raihan waktu 1 menit 43,778 detik. Pembalap Repsol Honda itu memiliki selisih 0,094 detik dari sang pemimpin, Andrea Dovizioso.
Pada kesempatan kedua, Marquez berhasil memperbaiki torehannya. Waktu tercepat yang diukir The Baby Alien adalah 1 menit 41,579 detik. Hasil ini membuktikan bahwa Marquez bisa beradaptasi dengan lintasan berdebu yang mengganggu aksi para pembalap lain.
"Latihan kali ini berjalan sedikit aneh. Tapi saya bersyukur pada akhirnya kami punya waktu yang bagus. Saya pikir semuanya telah mengalami perubahan sepanjang pekan ini. Kami bisa meningkatkan kecepatan dari latihan pertama hingga latihan sesi kedua," ucapnya dikutip dari Crash.
"Inilah MotoGP. Di setiap lintasan, Anda harus beradaptasi entah dengan cuaca hujan, dingin atau hangat. Kondisi saat ini memang aneh, tapi Anda diharuskan terbiasa. Kunci kesuksesan kami adalah memahami berbagai masalah setahap demi setahap. Menurut saya, saat ini ban keras menjadi pilihan yang tepat," tambahnya.
Hal sebaliknya dirasakan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Dua pembalap Movistar Yamaha itu tak bisa beradaptasi dengan kondisi di atas lintasan.
"Semua pembalap terlihat kesulitan di hari pertama. Sirkuit kali ini memberikan kami tantangan besar. Lintasan nampak kotor dan baru membaik di sore harinya. Tapi lintasan jadi agak licin dan suhu terlalu tinggi sehingga sulit mempertahankan kecepatan," ucap Rossi yang dikutip dari laman MotoGP.
Trek di sini lebih buruk dibanding tahun lalu. Jalan sepertinya tidak rata, dan saya tidak tahu apa penyebabnya. Dalam kondisi ini, lawan jadi jauh lebih baik," keluh Lorenzo.
(bep)