Penuhi Target Pelatih, Ini Pernyataan Riky/Richi
Senin, 04 April 2016 - 08:00 WIB
Penuhi Target Pelatih, Ini Pernyataan Riky/Richi
A
A
A
NEW DELHI - Riky Widianto/Richi Puspita Dili tutup perjalanan di India Open Super Series 2016 sebagai runner up turnamen. Mereka belum berhasil mengatasai unggulan tujuh asal Tiongkok, Lu Kai/Huang Yaqiong. Dengan Lu/Huang, Riky/Richi kalah 13-21 dan 16-21.
Ini menjadi capaian terbaik mereka setelah kembali berpasangan di awal 2016. Riky/Richi sebelumnya sudah berpasangan sejak tahun 2013. Namun memasuki pertengahan tahun 2015, keduanya sempat dipecah.
Pada turnamen pertamanya di Thailand Masters 2016 lalu, mereka tak bisa banyak bicara, karena langsung kalah di babak pertama.
"Kami bersyukur bisa mendapat hasil ini. Tapi tentu kami belum puas di posisi kedua. Semoga penampilan kami berikutnya bisa lebih baik," kata Richi.
Di babak final ini, Riky/Richi tak banyak memberikan perlawanan mematikan. Serangan lawan, diakui keduanya, cukup mendominasi sejak awal pertandingan. Keduanya pun tak mampu melampaui perolehan angka dari lawan.
"Dari awal kami banyak keserang terus. Mereka nggak memberikan kesempatan kami berkembang. Kami pun banyak terbawa pola permainan mereka," ujar Riky.
Meski tak berhasil bawa gelar dari nomor ganda campuran, Indonesia sudah dipastikan dapat satu gelar dari ganda putra. Setelah ini akan bertanding perang saudara, antara Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Gideon Marcus Fernaldi.
Pencapaian Riky/Richi ke final India Terbuka sendiri lebih tinggi dari target pelatih ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky. Riky/Richi yang dipasang sebagai pengganti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto sebelumnya hanya ditargetkan lolos ke semifinal.
Ini menjadi capaian terbaik mereka setelah kembali berpasangan di awal 2016. Riky/Richi sebelumnya sudah berpasangan sejak tahun 2013. Namun memasuki pertengahan tahun 2015, keduanya sempat dipecah.
Pada turnamen pertamanya di Thailand Masters 2016 lalu, mereka tak bisa banyak bicara, karena langsung kalah di babak pertama.
"Kami bersyukur bisa mendapat hasil ini. Tapi tentu kami belum puas di posisi kedua. Semoga penampilan kami berikutnya bisa lebih baik," kata Richi.
Di babak final ini, Riky/Richi tak banyak memberikan perlawanan mematikan. Serangan lawan, diakui keduanya, cukup mendominasi sejak awal pertandingan. Keduanya pun tak mampu melampaui perolehan angka dari lawan.
"Dari awal kami banyak keserang terus. Mereka nggak memberikan kesempatan kami berkembang. Kami pun banyak terbawa pola permainan mereka," ujar Riky.
Meski tak berhasil bawa gelar dari nomor ganda campuran, Indonesia sudah dipastikan dapat satu gelar dari ganda putra. Setelah ini akan bertanding perang saudara, antara Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Gideon Marcus Fernaldi.
Pencapaian Riky/Richi ke final India Terbuka sendiri lebih tinggi dari target pelatih ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky. Riky/Richi yang dipasang sebagai pengganti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto sebelumnya hanya ditargetkan lolos ke semifinal.
(sha)