Terima Pinangan Chelsea, Conte Dihadapkan dengan Tiga Tugas Berat
Selasa, 05 April 2016 - 00:21 WIB
Terima Pinangan Chelsea, Conte Dihadapkan dengan Tiga Tugas Berat
A
A
A
LONDON - Antonio Conte diketahui memiliki track record yang mengesankan selama menangani klub di negeri asalnya Italia. Hal itulah yang membuat Roman Abramovich tertarik mendatangkan pelatih berusia 46 tahun tersebut. Tetapi penikmat sepak bola di seluruh dunia sudah mengenal bagaimana ketegasan pemilik Chelsea, sebab raja minyak asal Rusia ini sudah mendepak alias memecat 11 pelatih sebelumnya. Sehingga hanya waktu yang akan memberitahu apakah Conte dapat mengecap prestasi di Premier League Inggris atau malah mengikuti jejak Jose Mourinho dkk?
Abramovich sudah dikenal sebagai pemilik klub yang haus akan gelar juara dan mempunyai sifat otoriter. Sehingga tak heran, taipan asal Rusia banyak memecat pelatih hanya karena ketidakpuasan terhadap kinerja juru taktiknya.
Catatan itulah yang harus diperhatikan Conte saat ia memilih petualangan barunya bersama Chelsea. Dan saat ini ada tiga pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan mantan pelatih Juventus tersebut.
Berikut tiga PR yang harus diselesaikan Conte selama menangani Chelsea musim depan, Selasa (5/4/2016).
1. John Terry: Pergi atau Bertahan?
Jauh sebelum Conte mengonfirmasi statusnya sebagai pelatih Chelsea. Kapten The Blues akan menutup bab terakhir kisah panjangnya bersama Chelsea pada musim 2015/2016 mendatang lantaran klub yang bermarkas di Stamford Bridge tidak menyodorkan kontrak baru kepadanya.
Padahal Terry merupakan salah satu pemain berpengalaman yang dimiliki Chelsea saat ini. Ditambah ia mempunyai catatan fantastis dengan membuat 700 penampilannya bersama The Blues. Inilah yang harus dipertimbangkan masak-masak oleh Conte, apakah akan mempertahankannya atau malah menutup lubang kekosongan tersebut.
2. Butuh penggangti Eden Hazard
Hazard diketahui sudah buka peluang hengkang dari Chelsea pada musim depan. Alasannya adalah ia ingin mencari tantangan baru dengan bermain di luar kompetisi Inggris dan sudah ada tiga pelamar yang siap menampung gelandang kreatif asal Belgia, yakni Real Madrid, Paris Saint Germain (PSG), dan Bayern Muenchen.
Sebenarnya Hazard masih berada di bawah kontrak hingga 2020 mendatang. Namun ia merasa tidak kerasan berada di Stamford Bridge lantaran penampilannya bersama klub menurun drastis akibat mengalami cedera di musim ini. Berarti, Conte harus bisa menemukan pemain sepadan saat ia menangani The Blues musim depan.
3. Kebijakan Pemain Muda
Tugas pelatih senior tidak hanya memantau perkembangan permainan skuatnya saja. Ia juga harus memiliki insting untuk menyadari potensi pemain muda di dalam klub dan mengenai Chelsea ada banyak hal yang harus dipelajari Conte.
Sejauh ini pemain muda Chelsea lebih banyak dipinjamkan ke klub lain ketimbang mendapatkan kesempatan bermain bersama tim yang dibelanya. Model atau tradisi inilah yang harus diubah dengan meniadakan pemain keluar dari Stamford Bridge sebagai status pinjaman. Dan Conte harus mempunyai porsi yang sama dengan memberikan kesempatan untuk bergabung ke skuat utama.
Hal inilah yang pernah dikomentari Ray Wilkins. Mantan pemain serta pelatih Chelsea berkata: "Chelsea telah menghabiskan banyak uang pada akademi mereka dan kami telah melihat banyak pemain muda mulai menunjukkan potensi mereka. Karenanya saya ingin melihat Conte memberikan kesempatan, karena Anda tidak pernah tahu bagaimana mereka akan tampil sampai mereka mendapatkan kesempatan."
Abramovich sudah dikenal sebagai pemilik klub yang haus akan gelar juara dan mempunyai sifat otoriter. Sehingga tak heran, taipan asal Rusia banyak memecat pelatih hanya karena ketidakpuasan terhadap kinerja juru taktiknya.
Catatan itulah yang harus diperhatikan Conte saat ia memilih petualangan barunya bersama Chelsea. Dan saat ini ada tiga pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan mantan pelatih Juventus tersebut.
Berikut tiga PR yang harus diselesaikan Conte selama menangani Chelsea musim depan, Selasa (5/4/2016).
1. John Terry: Pergi atau Bertahan?
Jauh sebelum Conte mengonfirmasi statusnya sebagai pelatih Chelsea. Kapten The Blues akan menutup bab terakhir kisah panjangnya bersama Chelsea pada musim 2015/2016 mendatang lantaran klub yang bermarkas di Stamford Bridge tidak menyodorkan kontrak baru kepadanya.
Padahal Terry merupakan salah satu pemain berpengalaman yang dimiliki Chelsea saat ini. Ditambah ia mempunyai catatan fantastis dengan membuat 700 penampilannya bersama The Blues. Inilah yang harus dipertimbangkan masak-masak oleh Conte, apakah akan mempertahankannya atau malah menutup lubang kekosongan tersebut.
2. Butuh penggangti Eden Hazard
Hazard diketahui sudah buka peluang hengkang dari Chelsea pada musim depan. Alasannya adalah ia ingin mencari tantangan baru dengan bermain di luar kompetisi Inggris dan sudah ada tiga pelamar yang siap menampung gelandang kreatif asal Belgia, yakni Real Madrid, Paris Saint Germain (PSG), dan Bayern Muenchen.
Sebenarnya Hazard masih berada di bawah kontrak hingga 2020 mendatang. Namun ia merasa tidak kerasan berada di Stamford Bridge lantaran penampilannya bersama klub menurun drastis akibat mengalami cedera di musim ini. Berarti, Conte harus bisa menemukan pemain sepadan saat ia menangani The Blues musim depan.
3. Kebijakan Pemain Muda
Tugas pelatih senior tidak hanya memantau perkembangan permainan skuatnya saja. Ia juga harus memiliki insting untuk menyadari potensi pemain muda di dalam klub dan mengenai Chelsea ada banyak hal yang harus dipelajari Conte.
Sejauh ini pemain muda Chelsea lebih banyak dipinjamkan ke klub lain ketimbang mendapatkan kesempatan bermain bersama tim yang dibelanya. Model atau tradisi inilah yang harus diubah dengan meniadakan pemain keluar dari Stamford Bridge sebagai status pinjaman. Dan Conte harus mempunyai porsi yang sama dengan memberikan kesempatan untuk bergabung ke skuat utama.
Hal inilah yang pernah dikomentari Ray Wilkins. Mantan pemain serta pelatih Chelsea berkata: "Chelsea telah menghabiskan banyak uang pada akademi mereka dan kami telah melihat banyak pemain muda mulai menunjukkan potensi mereka. Karenanya saya ingin melihat Conte memberikan kesempatan, karena Anda tidak pernah tahu bagaimana mereka akan tampil sampai mereka mendapatkan kesempatan."
(aww)