Dua Kali Beruntun Dikalahkan Persib, Ini Alasan Indra Sjafri

Sabtu, 14 Mei 2016 - 22:40 WIB
Dua Kali Beruntun Dikalahkan...
Dua Kali Beruntun Dikalahkan Persib, Ini Alasan Indra Sjafri
A A A
BANDUNG - Persib Bandung menunjukkan kejayaannya atas Bali United. Sepanjang tahun 2016, kedua tim tiga kali bentrok, dan Maung Bandung memenangi dua laga terakhir secara beruntun. Sedangkan satu laga lainnya berakhir imbang. Kekalahan terakhir Bali United terjadi di pekan ketiga Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, Sabtu (14/5/2016).

Di tahun 2016, pertemuan pertama terjadi di ajang Bali Island Club, 21 Februari lalu. Bali United bermain imbang 1-1. Lalu, pada 30 Maret 2016, pada semifinal Piala Bhayangkara 2016, Persib menang 1-0. Lalu, Sabtu (14/5/2016), Persib menang 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Di laga terakhir, Pelatih Bali United Indra Sjafri menyatakan timnya kecolongan oleh dua gol Maung Bandung. Menurutnya, skema dan strategi timnya sudah berjalan sesuai rencana, terutama babak pertama. Namun, itu berubah setelah terjadi kesalahan di kotak penalti. Tangan Hasyim Kipuw menyentuh bola sehingga diganjar hukuman 12 pas. Vladimir Vujovic pun sukses mengonversi menjadi gol. (Baca juga: David Laly Cemerlang, Persib Petik 3 Poin Pertama di ISC A 2016).

Sedangkan gol kedua Persib yang dicetak David Laly dari luar kotak penalti dinilai Indra sebagai gol yang lahir dari serangan sporadis. Serbuan Maung Bandung yang bergelombang membuat pemain belakang Bali United gagal menghalangi laju bola.

"Saya lihat, semua instruksi kepada pemain yang ditugaskan, 80% dijalankan. Namun, ada dua kesalahan yang membuat terjadinya gol. Penalti tidak bisa dielakkan. Sementara gol kedua merupakan gol sporadis, tidak ada blok dari kami," ujar Indra Sjafri seusai laga seperti dilansir laman resmi Persib (persib.co.id).

Menurut Indra Sjafri, pihaknya akan mengevaluasi hasil ini sebelum melakoni laga kontra Semen Padang di Gianyar, Sabtu (21/5/2016). Mantan Pelatih timnas Indonesia U-19 itu tidak mau membebankan kesalahan pada pemain dan absennya sejumlah pilar, termasuk Kiko Insa. "Saya menyiapkan 26 pemain. Dari dulu tidak pernah saya menyiapkan satu pemain. Ini akan menjadi bahan evaluasi," katanya.
(sha)
Berita Terkait
Turnamen LJR Soccer...
Turnamen LJR Soccer Championship 2025 Jadi Ajang Perkuat Sinergi Industri Logistik
Dua Klub Inggris Tempati...
Dua Klub Inggris Tempati Tahta Klub Sepakbola Terkaya Dunia, Ini Analisa Pengamat
Timnas Mini Soccer Indonesia...
Timnas Mini Soccer Indonesia Lolos ke Final Piala Asia 2025, Tantang Iran di Laga Puncak
Kapan Persisnya Liverpool...
Kapan Persisnya Liverpool Akan Menjuarai Liga Primer Tahun Ini, Simak Analisa Berikut
Dipepet Lazio, Apakah...
Dipepet Lazio, Apakah Juventus Akan Kembali Juara Liga Italia Tahun Ini, Simak Analisa Berikut
Bintang Muda MU Ini...
Bintang Muda MU Ini Bagikan Paket Sembako dan Puluhan Miliar untuk Korban Covid-19
Berita Terkini
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Blunder Senne Lammens...
Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois
2 jam yang lalu
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
3 jam yang lalu
Profil Joao Pinheiro,...
Profil Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
4 jam yang lalu
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Duel Panas Menuju Empat Besar
6 jam yang lalu
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Haaland Tagih Janji Rooney Mendayung di Sungai Mersey
6 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved