Statistik Berpihak, Pelatih Mitra Kukar Yakin Rebut Poin di Kandang SFC
Minggu, 29 Mei 2016 - 15:28 WIB
Statistik Berpihak, Pelatih Mitra Kukar Yakin Rebut Poin di Kandang SFC
A
A
A
PALEMBANG - Mitra Kukar menghadapi laga sulit pada pekan kelima Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Dijamu Sriwijaya FC (SFC) di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (29/5/2016) pukul 16.00 WIB, Pelatih Subangkit yakin timnya dapat melanjutkan tren positif belum terkalahkan.
Baik Mitra Kukar dan Sriwijaya FC dalam performa terbaik di ISC A 2016. Kedua tim belum terkalahkan, dan masing-masing meraup delapan poin dari empat laga. Sriwijaya FC di peringkat 3, sedangkan Mitra Kukar di bawahnya.
Mitra Kukar dan Sriwijaya FC menorehkan dua menang dan dua imbang. Jika salah satu tim menang dalam bentrok di Jakabaring, maka akan menguasai klasemen ISC A 2016. Saat ini, Arema Cronus masih di puncak klasemen dengan 10 angka, sedangkan Semen Padang di peringkat 2 dengan 9 angka.
"Kami harus realistis. Target kami bisa meraih angka, dan itu buka hal buruk karena menghadapi tim sekaliber Sriwijaya FC di kandangnya adalah pekerjaan yang sulit. Dua hasil pertandingan terakhir kami yang sangat bagus menjadi modal berharga jelang laga ini," kata pelatih Mitra Kukar Subangkit seperti dilansir laman resmi klub (mitrakukar.com).
Statistik pertemuan memang memihak Mitra Kukar dari tiga pertemuan terakhir, Mitra memetik satu kemenangan dan dua imbang. Hasil imbang pertama dipetik pada Piala Bhayangkara di Stadion Si Jalak Harupat, 22 Maret lalu dengan skor 2-2. Sedangkan hasil imbang lainnya pada Indonesia Super League (ISL) 2013, 24 Agutus 2013 dengan hasil 2-2 di Jakabaring.
Kapten Mitra Kukar Bayu Pradana yakin timnya bisa mencapai target meraih angka di kandang Laskar Wong Kito. "Sriwijaya FC punya materi yang bagus. Namun, kami datang ke Palembang dengan target tidak kehilangan poin. Kami sudah mempelajari permainan SFC dan optimis bisa mewujudkan target tersebut."
Pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro juga tak ingin lengah menghadapi Mitra Kukar. Diakui Widodo, meski pada dua pertemuan terakhir SFC tak pernah menang, namun dengan dukungan fans Laskar Wong Kito, dia percaya timnya bakal meraih poin sempurna. "Bermain di kandang sendiri tentu berbeda. Saya sudah antisipasi gaya bermain Mitra yang cukup agresif," ujarnya.
Baik Mitra Kukar dan Sriwijaya FC dalam performa terbaik di ISC A 2016. Kedua tim belum terkalahkan, dan masing-masing meraup delapan poin dari empat laga. Sriwijaya FC di peringkat 3, sedangkan Mitra Kukar di bawahnya.
Mitra Kukar dan Sriwijaya FC menorehkan dua menang dan dua imbang. Jika salah satu tim menang dalam bentrok di Jakabaring, maka akan menguasai klasemen ISC A 2016. Saat ini, Arema Cronus masih di puncak klasemen dengan 10 angka, sedangkan Semen Padang di peringkat 2 dengan 9 angka.
"Kami harus realistis. Target kami bisa meraih angka, dan itu buka hal buruk karena menghadapi tim sekaliber Sriwijaya FC di kandangnya adalah pekerjaan yang sulit. Dua hasil pertandingan terakhir kami yang sangat bagus menjadi modal berharga jelang laga ini," kata pelatih Mitra Kukar Subangkit seperti dilansir laman resmi klub (mitrakukar.com).
Statistik pertemuan memang memihak Mitra Kukar dari tiga pertemuan terakhir, Mitra memetik satu kemenangan dan dua imbang. Hasil imbang pertama dipetik pada Piala Bhayangkara di Stadion Si Jalak Harupat, 22 Maret lalu dengan skor 2-2. Sedangkan hasil imbang lainnya pada Indonesia Super League (ISL) 2013, 24 Agutus 2013 dengan hasil 2-2 di Jakabaring.
Kapten Mitra Kukar Bayu Pradana yakin timnya bisa mencapai target meraih angka di kandang Laskar Wong Kito. "Sriwijaya FC punya materi yang bagus. Namun, kami datang ke Palembang dengan target tidak kehilangan poin. Kami sudah mempelajari permainan SFC dan optimis bisa mewujudkan target tersebut."
Pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro juga tak ingin lengah menghadapi Mitra Kukar. Diakui Widodo, meski pada dua pertemuan terakhir SFC tak pernah menang, namun dengan dukungan fans Laskar Wong Kito, dia percaya timnya bakal meraih poin sempurna. "Bermain di kandang sendiri tentu berbeda. Saya sudah antisipasi gaya bermain Mitra yang cukup agresif," ujarnya.
(sha)