Lorenzo: Iannone Tidak Minta Maaf ke Saya
Senin, 06 Juni 2016 - 01:56 WIB
Lorenzo: Iannone Tidak Minta Maaf ke Saya
A
A
A
CATALUNYA - Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo mengalami kecelakaan di Sirkuit Catalunya. Ia ditabrak Andrea Iannone hingga terpental dan keluar dari lomba di lap ke-16.
Usai menjalani pemeriksaan di ruang medis, Lorenzo meluapkan amarahnya ke pembalap Ducati tersebut. Emosinya memuncak sebab saat kejadian, Iannone tidak melontarkan permintaan maaf. (Baca juga: Video Jorge Lorenzo Kesal Ditabrak Iannone)
"Saya tidak tahu penyebabnya. Mungkin dia terlambat mengerem atau sama sekali tidak melakukan itu ketika tahu orang lain di depannya. Yang jelas saya merasakan dampak besar dan saya juga terkapar di jalanan. Saya takut ada bagian yang patah di daerah pinggul atau tulang selangka," ucap Lorenzo yang dilansir situs MotoGP, Minggu (5/6/2016).
![Lorenzo: Iannone Tidak Minta Maaf ke Saya]()
"Sulit dipercaya Iannone bisa melakukan kesalahan lagi dan setelah kejadian dia tidak meminta maaf. Anda sangat mungkin melakukan kesalahan, tapi setelah itu harus diikuti dengan permintaan maaf serta rasa penyesalan. Tapi dia tidak melakukan itu. Dia justru bertanya tentang kerusakan mesin atau sesuatu yang aneh di sudut lintasan," tambahnya.
Lorenzo berharap Iannone diberi hukuman berat. Gara-gara kecelakaan ini, Lorenzo tak bisa meraih poin dan ia harus turun dari peringkat puncak klasemen pembalap. (Baca juga: Hasil GP Catalunya dan Klasemen MotoGP 2016)
"Dia melakukan banyak kesalahan dan sering melibatkan pembalap lain dalam bahaya. Di Sirkuit Austin (10 April 2016) Dani Pedrosa melakukan hal seperti ini, tapi dia meminta maaf pada Andrea Dovizioso. Jika Race Direction tidak memberi hukuman berat padanya, dia tidak akan pernah paham soal resiko dari tindakannya," tegas Lorenzo.
Usai menjalani pemeriksaan di ruang medis, Lorenzo meluapkan amarahnya ke pembalap Ducati tersebut. Emosinya memuncak sebab saat kejadian, Iannone tidak melontarkan permintaan maaf. (Baca juga: Video Jorge Lorenzo Kesal Ditabrak Iannone)
"Saya tidak tahu penyebabnya. Mungkin dia terlambat mengerem atau sama sekali tidak melakukan itu ketika tahu orang lain di depannya. Yang jelas saya merasakan dampak besar dan saya juga terkapar di jalanan. Saya takut ada bagian yang patah di daerah pinggul atau tulang selangka," ucap Lorenzo yang dilansir situs MotoGP, Minggu (5/6/2016).

"Sulit dipercaya Iannone bisa melakukan kesalahan lagi dan setelah kejadian dia tidak meminta maaf. Anda sangat mungkin melakukan kesalahan, tapi setelah itu harus diikuti dengan permintaan maaf serta rasa penyesalan. Tapi dia tidak melakukan itu. Dia justru bertanya tentang kerusakan mesin atau sesuatu yang aneh di sudut lintasan," tambahnya.
Lorenzo berharap Iannone diberi hukuman berat. Gara-gara kecelakaan ini, Lorenzo tak bisa meraih poin dan ia harus turun dari peringkat puncak klasemen pembalap. (Baca juga: Hasil GP Catalunya dan Klasemen MotoGP 2016)
"Dia melakukan banyak kesalahan dan sering melibatkan pembalap lain dalam bahaya. Di Sirkuit Austin (10 April 2016) Dani Pedrosa melakukan hal seperti ini, tapi dia meminta maaf pada Andrea Dovizioso. Jika Race Direction tidak memberi hukuman berat padanya, dia tidak akan pernah paham soal resiko dari tindakannya," tegas Lorenzo.
(bep)