Sukses Tahan Penalti Ramos, Ini yang Dibisikkan Darijo Srna ke Kiper Kroasia
Rabu, 22 Juni 2016 - 15:39 WIB
Sukses Tahan Penalti Ramos, Ini yang Dibisikkan Darijo Srna ke Kiper Kroasia
A
A
A
BORDEAUX - Kroasia sukses menumbangkan juara bertahan Spanyol 2-1 pada laga pemungkas Grup D di Nouveau Stade de Bordeaux, Rabu (22/6/2016) dini hari WIB. Tanpa menipiskan peran pemain lainnya, sukses Kroasia tak lepas dari aksi kiper Danijel Subasic, yang sukses memblok penalti Sergio Ramos.
Apa rahasia Subasic mampu menahan sepakan Ramos? Ternyata kiper AS Monaco itu mendapat bisikan dari Kapten Darijo Srna soal arah dan kebiasaan menendang ala Ramos. Menurut kiper kelahiran Zadar, Kroasia, 27 Oktober 1984, itu Srna mendapat bocoran dari rekan Ramos di Real Madrid, Luka Modric. Lalu, Srna menyampaikan kepadanya soal kebiasaan Ramos mengeksekusi penalti.
“Penalti itu seperti lotre,” kata Subasic. “Pemain Republik Ceko (Tomas Necid) menendang bola sangat baik (penalti menit ke-90 yang membuat hasil Kroasia vs Ceko menjadi 2-2). Tapi, kali ini saya coba menunggu beberapa saat, sebelum membuat penyelamatan yang baik," imbuhnya.
“Luka Modric menyampaikan pesan kepada Srna dia yang memberi tahu untuk menunggu sepakan Ramos dan agar saya bergerak ke kanan, dan itulah yang terjadi, dan itu bekerja dengan baik."
Spanyol sempat unggul melalui gol Alvaro Morata pada menit ketujuh. Namun, Kroasia membalas lewat Nikola Kalinic pada menit ke-45. Spanyol mendapat peluang unggul setelah mendapat penalti pada menit ke-72, akibat David Silva dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, sepakan Ramos dimentahkan Subasic. Gol Ivan Perisic memastikan kemenangan Kroasia pada menit ke-87. (Baca juga: Kroasia Tumbangkan Juara Tahan Spanyol di Laga Akhir).
Dengan kemenangan ini, Pasukan Ante Cacic bertengger di puncak klasemen Grup D dengan tujuh poin, Spanyol di peringkat 2 dengan 6 poin, lalu Turki (3) dan Republik Ceko (1). Di babak 16 besar, Kroasia menghadapi peringkat 3 Grup B, E, atau F, sedangkan Spanyol melawan juara Grup E Italia.
Apa rahasia Subasic mampu menahan sepakan Ramos? Ternyata kiper AS Monaco itu mendapat bisikan dari Kapten Darijo Srna soal arah dan kebiasaan menendang ala Ramos. Menurut kiper kelahiran Zadar, Kroasia, 27 Oktober 1984, itu Srna mendapat bocoran dari rekan Ramos di Real Madrid, Luka Modric. Lalu, Srna menyampaikan kepadanya soal kebiasaan Ramos mengeksekusi penalti.
“Penalti itu seperti lotre,” kata Subasic. “Pemain Republik Ceko (Tomas Necid) menendang bola sangat baik (penalti menit ke-90 yang membuat hasil Kroasia vs Ceko menjadi 2-2). Tapi, kali ini saya coba menunggu beberapa saat, sebelum membuat penyelamatan yang baik," imbuhnya.
“Luka Modric menyampaikan pesan kepada Srna dia yang memberi tahu untuk menunggu sepakan Ramos dan agar saya bergerak ke kanan, dan itulah yang terjadi, dan itu bekerja dengan baik."
Spanyol sempat unggul melalui gol Alvaro Morata pada menit ketujuh. Namun, Kroasia membalas lewat Nikola Kalinic pada menit ke-45. Spanyol mendapat peluang unggul setelah mendapat penalti pada menit ke-72, akibat David Silva dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, sepakan Ramos dimentahkan Subasic. Gol Ivan Perisic memastikan kemenangan Kroasia pada menit ke-87. (Baca juga: Kroasia Tumbangkan Juara Tahan Spanyol di Laga Akhir).
Dengan kemenangan ini, Pasukan Ante Cacic bertengger di puncak klasemen Grup D dengan tujuh poin, Spanyol di peringkat 2 dengan 6 poin, lalu Turki (3) dan Republik Ceko (1). Di babak 16 besar, Kroasia menghadapi peringkat 3 Grup B, E, atau F, sedangkan Spanyol melawan juara Grup E Italia.
(sha)