Pelatih Arema Evaluasi Tim Setelah Rekor Kemenangan Terputus
Senin, 27 Juni 2016 - 17:48 WIB
Pelatih Arema Evaluasi Tim Setelah Rekor Kemenangan Terputus
A
A
A
MALANG - Rekor kemenangan Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan akhirnya terputus pada Minggu (26/6/2016) malam. Singo Edan harus puas ditahan Persipura Jayapura 0-0 dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
Pelatih Arema Cronus Milomir Seslija menilai pertandingan berjalan bagus dan menarik. Dia juga menilai sang pengadil bekerja cukup baik di pertandingan tersebut. "Pertandingan bagus, wasit juga bagus," ucapnya.
Soal kegagalan meneruskan rekor kemenangan dia mengatakan, "Ada kalanya Arema memenangkan pertandingan, tapi terkadang juga imbang atau kalah. Karena itulah tim bisa melakukan evaluasi untuk laga berikutnya."
Dia menilai seluruh elemen tim sudah berusaha maksimal mendapatkan kemenangan, namun Persipura bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan. Milo pribadi tidak terlalu menyoroti penampilan timnya yang kurang gereget malam itu.
Memang, walau kehilangan dua angka, Singo Edan tidak sampai terpeleset dari posisi puncak klasemen sementara dengan 17 poin. Sedangkan Persipura kini mengoleksi 15 angka.
Di kubu seberang, Pelatih Persipura Jayapura Jafri Sastra juga sepakat laga malam itu berlangsung ketat dan berimbang. Kendati target kemenangan yang dipatoknya meleset, dia tetap bisa mensyukuri satu angka dari Kanjuruhan.
Permainan Boaz Solossa dkk secara umum dinilainya sudah maksimal dan memberikan perlawanan sengit pada Arema Cronus. Sayang beberapa kesempatan yang diperoleh tidak sampai berujung pada gol.
"Jujur saja saya menginginkan kemenangan di pertandingan ini. Tapi skor imbang saya rasa sudah cukup karena tim sudah menunjukkan upaya maksimalnya. Saya memberikan apresiasi kepada pemain yang sudah berjuang keras," sebut Jafri.
Pelatih Arema Cronus Milomir Seslija menilai pertandingan berjalan bagus dan menarik. Dia juga menilai sang pengadil bekerja cukup baik di pertandingan tersebut. "Pertandingan bagus, wasit juga bagus," ucapnya.
Soal kegagalan meneruskan rekor kemenangan dia mengatakan, "Ada kalanya Arema memenangkan pertandingan, tapi terkadang juga imbang atau kalah. Karena itulah tim bisa melakukan evaluasi untuk laga berikutnya."
Dia menilai seluruh elemen tim sudah berusaha maksimal mendapatkan kemenangan, namun Persipura bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan. Milo pribadi tidak terlalu menyoroti penampilan timnya yang kurang gereget malam itu.
Memang, walau kehilangan dua angka, Singo Edan tidak sampai terpeleset dari posisi puncak klasemen sementara dengan 17 poin. Sedangkan Persipura kini mengoleksi 15 angka.
Di kubu seberang, Pelatih Persipura Jayapura Jafri Sastra juga sepakat laga malam itu berlangsung ketat dan berimbang. Kendati target kemenangan yang dipatoknya meleset, dia tetap bisa mensyukuri satu angka dari Kanjuruhan.
Permainan Boaz Solossa dkk secara umum dinilainya sudah maksimal dan memberikan perlawanan sengit pada Arema Cronus. Sayang beberapa kesempatan yang diperoleh tidak sampai berujung pada gol.
"Jujur saja saya menginginkan kemenangan di pertandingan ini. Tapi skor imbang saya rasa sudah cukup karena tim sudah menunjukkan upaya maksimalnya. Saya memberikan apresiasi kepada pemain yang sudah berjuang keras," sebut Jafri.
(sha)