Antonio Conte Merasa Dikhianati Italia

Minggu, 03 Juli 2016 - 12:53 WIB
Antonio Conte Merasa...
Antonio Conte Merasa Dikhianati Italia
A A A
BORDEAUX - Antonio Conte mengeluarkan curahan hatinya selepas Italia disingkirkan Jerman saat perempat final Piala Eropa 2016. Dia mengaku kurang mendapat dukungan setelah tugasnya sebagai pelatih telah berakhir.

Conte menerima dua pelakuan berbeda dalam sepekan terakhir. Arsitek berusia 46 tahun itu sempat disanjung setinggi langit setelah membantu Italia mengalahkan Spanyol 2-0 di fase 16 Besar.

Conte dianggap maestro karena mampu mengubah persepak bolaan Italia menjadi lebih baik. Mayoritas publik Gli Azzurri mengakui dan memuji hasil kerjanya. Semua pemain juga mengaku bangga menjadi anak asuhnya.

Tapi, semua itu hilang seketika seusai Italia tumbang 5-6 (1-1) dari Jerman saat adu penalti di Stade Matmut-Atlantique, Minggu (3/7/2016). Tiba-tiba saja Conte menjadi musuh masyarakat. Tidak ada yang memberinya dukungan moril. Itu membuatnya merasa dikhianati.

“Tidak ada seorangpun yang menemani saya, baik itu media atau siapapun. Ini selalu (Antonio) Conte melawan semua orang. Saya terus berjuang demi kebaikan timnas Italia, bukan untuk diri sendiri,” keluh Conte, dilansir football-italia.

Conte merasa tidak pernah diperlakukan sebagai anggota keluarga. Meski bekerja keras demi kebaikan negara, dia seperti sedang menjalani pengasingan. Tidak ada yang mau memahami perasaannya.

“Saya ingin berkata jujur. Saya merasa tidak pernah mendapat dukungan. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio terus membantu saya. Tapi, dia tidak bisa berbuat lebih dari itu. Sangat disayangkan kami tidak bisa menciptakan keluarga ideal,” tambah Conte.

Terhempasnya Italia dari Prancis mengakhiri kiprah Conte sebagai pelatih timnas. Sialnya, tidak ada pencapaian istimewa sejak bertugas mulai 14 Agustus 2014. Harapan menjuarai Piala Eropa setelah mencatat torehan fenomenal bersama Juventus, gagal dipenuhi. Rekornya sejauh ini adalah 14 menang, 7 imbang dan 4 kalah, dengan persentase kemenangan 56%.

Selanjutnya Conte akan merapat ke Stamford Bridge untuk melatih Chelsea. Sedangkan Italia digadang-gadang bakal dibesut Giampiero Ventura. Bekas nakhoda Torino itu mendapat tugas untuk merebut tiket ke Piala Dunia 2018 di Rusia.
(mir)
Berita Terkait
Hasil Lengkap Pertandingan...
Hasil Lengkap Pertandingan Uji Coba Internasional, Kamis (12/11/2020)
Hasil Lengkap UEFA Nations...
Hasil Lengkap UEFA Nations League 2022/2023, Minggu(12/6/2022): Inggris, Jerman, Belanda Kompak Imbang
Hasil UEFA Nations League...
Hasil UEFA Nations League 2022/2023, Sabtu (24/9/2022) dini hari WIB: Sejarah Italia, Petaka Jerman
Hasil Undian UEFA Nations...
Hasil Undian UEFA Nations League 2022-2023: Jerman, Italia dan Inggris Terjebak di Grup A3
Hasil Pertandingan Kualifikasi...
Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamis (1/4/2021)
Hasil Pertandingan dan...
Hasil Pertandingan dan Klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, Jumat (3/9/2021) dini hari WIB
Berita Terkini
Spanyol Berharap Jumpa...
Spanyol Berharap Jumpa Argentina di Final, Lamine Yamal: Saya Ingin Lawan Messi
17 menit yang lalu
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Tembus Final Piala Dunia 2026
25 menit yang lalu
Spanyol Lolos ke Final...
Spanyol Lolos ke Final Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Prancis 2-0
53 menit yang lalu
Spanyol Robek Gawang...
Spanyol Robek Gawang Prancis di Babak Pertama, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
1 jam yang lalu
FIP Bronze Banten 2026...
FIP Bronze Banten 2026 Hadirkan Persaingan Atlet Padel dari 30 Negara
2 jam yang lalu
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
2 jam yang lalu
Infografis
Muammar Gaddafi Panggil...
Muammar Gaddafi Panggil 200 Wanita Muda Italia, Diajak Masuk Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved