Meski Pulih, Persegres Belum Bisa Andalkan Benteng Serbia
Selasa, 12 Juli 2016 - 18:17 WIB
Meski Pulih, Persegres Belum Bisa Andalkan Benteng Serbia
A
A
A
GRESIK - Persegres Gresik United semringah menyambut kembalinya Sasa Zecevic setelah sempat istirahat panjang akibat cedera otot kaki. Bek tengah berusia 32 tahun tersebut baru sekali memperkuat Persegres di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
Terakhir kali benteng pertahanan asal Serbia itu terlihat di lapangan ketika Persegres mengalahkan Persela Lamongan 1-0 pada laga perdana ISC 2016 di Lamongan, 30 April lalu. Cedera yang semula diperkirakan bakal cepat pulih ternyata lebih lama dari perkiraan, sehingga dia harus pulang ke negaranya pada Mei lalu.
Kini, mantan bek Persiwa Wamena itu sudah kembali hadir di Stadion Petrokimia dan kondisinya diklaim sudah jauh lebih baik. Hanya saja, melihat kemampuan dia di sesi latihan, tampaknya belum bisa kembali ke tim utama dalam waktu dekat, apalagi tampil melawan Madura united di Stadion Tri Darma, pada pekan ke-10 ISC A, Sabtu (16/7/2016).
Sasa Zecevic masih menjalani latihan terpisah untuk mengembalikan kebugarannya. Kendati menyatakan ingin secepatnya terlibat di tim, namun Pelatih Liestiadi harus memastikan kondisi pemaim bongsor ini aman untuk dimainkan. Tentunya menunggu hingga cederanya pulih 100%.
"Saya senang melihat Sasa Zecevic kembali berlatih. Tapi masih terlalu dini untuk membuat keputusan soal kapan dia bisa dimainkan. Dia masih berlatih terpisah, artinya masih harus bekerja keras memulihkan kebugarannya," jelas Liestiadi.
Selain harus memastikan cedera tidak rentan kambuh, pelatih juga melihat aspek ketahanan stamina pemain. Maklum, terhitung sejak pertama dia absen, sudah lebih dari dua bulan Sasa Zecevic tidak melakoni pertandingan dan tentunya ada penurunan stamina.
Peran bek tengah ini sebenarnya sangat diidamkan Liestiadi yang sejauh ini menghadapi kebocoran besar di pertahanan timnya. Dalam lawatan ke Kalimantan kontra Pusamania Borneo FC dan Persiba Balikpapan, Laskar Jaka Samudra dibolongi total 10 gol di dua laga tersebut.
"Saya yakin keberadaan Sasa Zecevic akan memberikan tambahan kekuatan di pertahanan. Tapi masih sulit untuk memaksanya turun ketika kondisinya masih meragukan. Saya akan terus pantau terus kondisinya dan akan melibatkan dia jika kondisi benar-benar meyakinkan," bebernya.
Terakhir kali benteng pertahanan asal Serbia itu terlihat di lapangan ketika Persegres mengalahkan Persela Lamongan 1-0 pada laga perdana ISC 2016 di Lamongan, 30 April lalu. Cedera yang semula diperkirakan bakal cepat pulih ternyata lebih lama dari perkiraan, sehingga dia harus pulang ke negaranya pada Mei lalu.
Kini, mantan bek Persiwa Wamena itu sudah kembali hadir di Stadion Petrokimia dan kondisinya diklaim sudah jauh lebih baik. Hanya saja, melihat kemampuan dia di sesi latihan, tampaknya belum bisa kembali ke tim utama dalam waktu dekat, apalagi tampil melawan Madura united di Stadion Tri Darma, pada pekan ke-10 ISC A, Sabtu (16/7/2016).
Sasa Zecevic masih menjalani latihan terpisah untuk mengembalikan kebugarannya. Kendati menyatakan ingin secepatnya terlibat di tim, namun Pelatih Liestiadi harus memastikan kondisi pemaim bongsor ini aman untuk dimainkan. Tentunya menunggu hingga cederanya pulih 100%.
"Saya senang melihat Sasa Zecevic kembali berlatih. Tapi masih terlalu dini untuk membuat keputusan soal kapan dia bisa dimainkan. Dia masih berlatih terpisah, artinya masih harus bekerja keras memulihkan kebugarannya," jelas Liestiadi.
Selain harus memastikan cedera tidak rentan kambuh, pelatih juga melihat aspek ketahanan stamina pemain. Maklum, terhitung sejak pertama dia absen, sudah lebih dari dua bulan Sasa Zecevic tidak melakoni pertandingan dan tentunya ada penurunan stamina.
Peran bek tengah ini sebenarnya sangat diidamkan Liestiadi yang sejauh ini menghadapi kebocoran besar di pertahanan timnya. Dalam lawatan ke Kalimantan kontra Pusamania Borneo FC dan Persiba Balikpapan, Laskar Jaka Samudra dibolongi total 10 gol di dua laga tersebut.
"Saya yakin keberadaan Sasa Zecevic akan memberikan tambahan kekuatan di pertahanan. Tapi masih sulit untuk memaksanya turun ketika kondisinya masih meragukan. Saya akan terus pantau terus kondisinya dan akan melibatkan dia jika kondisi benar-benar meyakinkan," bebernya.
(sha)