Kunjungi Markas Singo Edan, PBFC Bawa Semangat Ganda
Jum'at, 19 Agustus 2016 - 14:59 WIB
Kunjungi Markas Singo Edan, PBFC Bawa Semangat Ganda
A
A
A
MALANG - Pusamania Borneo FC (PBFC) punya tugas berat di pekan ke-16 Indonesia Soccer Championship (ISC). Sabtu (20/8/2016) mereka harus melakoni laga tandang di Stadion Kanjuruhan, Malang, markas Arema Cronus.
Jelang pertandingan, PBFC ditinggalkan dua pemainnya yakni Dian Agus Prasetyo dan Gerald Pangkali. Menurut keterangan Dragan Djukanovic, keduanya sedang sakit sehingga diragukan tampil pada laga nanti.
"Kondisi ini memang tidak saya inginkan, tapi inilah sepak bola kadang kami harus dihadapkan dengan situasi ini. Terlepas itu, saya sangat berharap semua pemain bisa siap 100% saat hari pertandingan," ucap pelatih PBFC tersebut.
Menanggapi tim lawan, Dragan mengakui kalau Arema merupakan tim yang solid. Namun hal itu tidak membuatnya takut sebab PBFC pernah mengalahkan Sigo Edan di Stadion Segiri, Samarinda, 1 Maret 2016 lalu.
"Lawan Arema bukan suatu pertandingan yang mudah. Untuk itu, saya ingin pemain selalu siap dalam kondisi apapun. Ini sepak bola, kadang kita perlu keberuntungan untuk menang. Tapi yang utama kerja keras adalah yang terpenting, siapapun itu lawannya, termasuk Arema," tegasnya.
"Tapi bukan berarti kami datang kesini (Malang) untuk kalah, sudah tentu kami ingin menang dan kami sangat berharap doa dan dukungan masyarakat Samarinda agar kami bisa menang disini," pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Untuk sementara PBFC menghuni peringkat sembilan klasemen. Dengan raihan 19 poin, mereka bisa naik satu tingkat asalkan mampu menang dalam pertarungan nanti. Tapi jika kalah, kubu Pesut Etam terancam disenggol empat klub sebab poin mereka hanya berjarak satu angka dari Bali United, dua angka dari Mitra Kukar dan PSM Makassar, serta sama persis dengan Persiba Balikpapan.
Jelang pertandingan, PBFC ditinggalkan dua pemainnya yakni Dian Agus Prasetyo dan Gerald Pangkali. Menurut keterangan Dragan Djukanovic, keduanya sedang sakit sehingga diragukan tampil pada laga nanti.
"Kondisi ini memang tidak saya inginkan, tapi inilah sepak bola kadang kami harus dihadapkan dengan situasi ini. Terlepas itu, saya sangat berharap semua pemain bisa siap 100% saat hari pertandingan," ucap pelatih PBFC tersebut.
Menanggapi tim lawan, Dragan mengakui kalau Arema merupakan tim yang solid. Namun hal itu tidak membuatnya takut sebab PBFC pernah mengalahkan Sigo Edan di Stadion Segiri, Samarinda, 1 Maret 2016 lalu.
"Lawan Arema bukan suatu pertandingan yang mudah. Untuk itu, saya ingin pemain selalu siap dalam kondisi apapun. Ini sepak bola, kadang kita perlu keberuntungan untuk menang. Tapi yang utama kerja keras adalah yang terpenting, siapapun itu lawannya, termasuk Arema," tegasnya.
"Tapi bukan berarti kami datang kesini (Malang) untuk kalah, sudah tentu kami ingin menang dan kami sangat berharap doa dan dukungan masyarakat Samarinda agar kami bisa menang disini," pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Untuk sementara PBFC menghuni peringkat sembilan klasemen. Dengan raihan 19 poin, mereka bisa naik satu tingkat asalkan mampu menang dalam pertarungan nanti. Tapi jika kalah, kubu Pesut Etam terancam disenggol empat klub sebab poin mereka hanya berjarak satu angka dari Bali United, dua angka dari Mitra Kukar dan PSM Makassar, serta sama persis dengan Persiba Balikpapan.
(bep)