Terpuruk di Dasar Klasemen, Persela Justru Diminati Pemain Asing
Selasa, 30 Agustus 2016 - 17:59 WIB
Terpuruk di Dasar Klasemen, Persela Justru Diminati Pemain Asing
A
A
A
LAMONGAN - Persela Lamongan kebanjiran pemain asing dalam seleksi jelang putaran dua Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Setelah seleksi sebelumnya hanya tersisa dua pemain, yakni Choi Hyun Yuan dan Hedipo Gustavo, masih ada gelombang pemain asing lagi yang mendatangi Stadion Surajaya, Lamongan.
Persela terdampar di dasar klasemen dengan 13 poin. Namun, kondisi itu tak mengurangi minat pemain asing mencoba peruntungan. Kendati ada banyak pilihan pemain asing, Pelatih Persela Sutan Harhara tidak lantas tergesa-gesa memutuskan siapa yang akan dikontrak. Sutan masih terus melakukan pemantauan, sembari menunggu pemain asing lain untuk menunjukkan aksinya dalam audisi bersama Laskar Joko Tingkir.
Choi dan Gustavo sebenarnya sudah menarik minat Sutan Harhara karena dinilai memiliki skill dan fisik sesuai kriterianya. Namun, dia belum memberikan rekomendasi keduanya untuk dikontrak, karena masih memantau kualitas pemain lainnya yang akan datang.
“Dua pemain yang tersisa (Choi dan Gustavo) kualitasnya bagus dan saya senang melihat keduanya. Tapi seleksi kan belum selesai, jadi masih ada kesempatan pemain lain untuk memperlihatkan kemampuannya. Kalau ada yang lebih bagus, bisa saja keduanya tergeser,” jelas Sutan Harhara.
Kendati putaran kedua langsung digeber minggu ini, Sutan tidak khawatir dan tetap selektif dalam menentuklan pemain asing. “Lebih baik bersabar dan mencermati kemampuan mereka, daripada terburu-buru nanti malah tidak sesuai harapan,” begitu prinsip dia.
Persela membutuhkan empat pemain asing sekaligus untuk putaran dua mendatang, sebab tidak ada pemain asing yang tersisa selepas putaran pertama. Dari pemain asing nantinya, kemungkinan terdiri dari satu bek, dua pemain tengah dan satu striker.
Lini tengah layak menjadi perhatian khusus karena selama ini tidak ada sosok playmaker untuk memanjakan pemain depan. Tim kebanggaan Kota Soto sering kehilangan kreativitas di lini tengah, karena pemain seperti Jusmadi, Radikal Idealis, serta pemain lainnya bertipikal agak bertahan.
Persela terdampar di dasar klasemen dengan 13 poin. Namun, kondisi itu tak mengurangi minat pemain asing mencoba peruntungan. Kendati ada banyak pilihan pemain asing, Pelatih Persela Sutan Harhara tidak lantas tergesa-gesa memutuskan siapa yang akan dikontrak. Sutan masih terus melakukan pemantauan, sembari menunggu pemain asing lain untuk menunjukkan aksinya dalam audisi bersama Laskar Joko Tingkir.
Choi dan Gustavo sebenarnya sudah menarik minat Sutan Harhara karena dinilai memiliki skill dan fisik sesuai kriterianya. Namun, dia belum memberikan rekomendasi keduanya untuk dikontrak, karena masih memantau kualitas pemain lainnya yang akan datang.
“Dua pemain yang tersisa (Choi dan Gustavo) kualitasnya bagus dan saya senang melihat keduanya. Tapi seleksi kan belum selesai, jadi masih ada kesempatan pemain lain untuk memperlihatkan kemampuannya. Kalau ada yang lebih bagus, bisa saja keduanya tergeser,” jelas Sutan Harhara.
Kendati putaran kedua langsung digeber minggu ini, Sutan tidak khawatir dan tetap selektif dalam menentuklan pemain asing. “Lebih baik bersabar dan mencermati kemampuan mereka, daripada terburu-buru nanti malah tidak sesuai harapan,” begitu prinsip dia.
Persela membutuhkan empat pemain asing sekaligus untuk putaran dua mendatang, sebab tidak ada pemain asing yang tersisa selepas putaran pertama. Dari pemain asing nantinya, kemungkinan terdiri dari satu bek, dua pemain tengah dan satu striker.
Lini tengah layak menjadi perhatian khusus karena selama ini tidak ada sosok playmaker untuk memanjakan pemain depan. Tim kebanggaan Kota Soto sering kehilangan kreativitas di lini tengah, karena pemain seperti Jusmadi, Radikal Idealis, serta pemain lainnya bertipikal agak bertahan.
(sha)