Dovizioso: Saya jadi Pemenang Ke-8 Berbeda Musim Ini?
Jum'at, 09 September 2016 - 05:20 WIB
Dovizioso: Saya jadi Pemenang Ke-8 Berbeda Musim Ini?
A
A
A
MISANO - “Di Misano saya berharap untuk segera menemukan kecepatan.” Itulah cuplikan komentar dari Andrea Dovizioso jelang sesi latihan bebas GP San Marino 2016 di Sirkuit Misano, yang akan dimulai pada Jumat (9/9) siang WIB.
Setelah melihat hasil 7 pemenang berbeda dari 7 seri terakhir. Tentu menarik melihat lomba GP San Marino akhir pekan ini. Akankah pemenang ke-8 berbeda muncul di Sirkuit Misano pada Minggu (11/9) malam WIB?
Menyimak penjelasan dari pihak Michelin yang mengatakan kalau Ducati, Aprilia dan KTM (tim baru musim depan) telah menjajal ban depan baru mereka dalam sesi tes di Misano bulan lalu.
Kalau ingin menarik kesimpulan dari informasi ini, maka amat layak menjagokan salah satu pembalap tim Ducati atau Aprilia buat menjuarai balapan GP San Marino akhir pekan nanti.
Apalagi kalau hujan mengguyur saat balapan GP San Marino 2016, kans Ducati boleh dibilang bakal makin besar untuk memenangkan seri ini, seturut diketahui kalau tim yang bermarkas di Borgo Paginale, Bologna itu benar-benar moncer dalam lomba di atas lintasan basah.
Apakah rekor baru bakal tercipta di MotoGP 2016 yakni Andrea Dovizioso bakal jadi pembalap ke-8 berbeda yang memenangkan 8 seri terakhir ajang ini? Ataukah pembalap pemenang ke-8 musim ini tersebut akan muncul dari tim Aprilia? Siapa yang tahu!
“Saya jadi nomor 8 (pemenang berbeda musim ini)? Saya harus coba meyakininya dan berharap itu jadi kenyataan (di Misano),” kata Andrea Dovizioso kepada GPOne di sela-sela kegiatan jumpa penggemar dan hiburan kreatif mural di dekat kota Rimini, pada Kamis (8/9) waktu setempat.
“Tahun ini setiap pekan seakan memiliki sebuah kisahnya sendiri, juga ban dan elemen baru (elektronik). Di mana mereka adalah berbagai kesulitan yang harus diatasi dan bagi mereka yang mampu mengatasinya saat balapan maka dia akan memiliki keuntungan,” imbuhnya.
Bagaiman dengan ban depan baru Michelin? “Terkadang perilaku ban Michelin antara satu motor dengan yang lain berbeda, ada yang lebih baik dan ada yang lebih buruk. Dan kita juga bisa berhadapan dengan kondisi cuaca yang tidak biasa. Untuk alasan ini pula membuat kita sejauh ini telah melihat banyak pembalap pemenang,” urai pembalap 30 tahun tersebut.
Apa kira-kira strategi Anda saat balapan nanti?
“Saya datang ke sini dengan maksud membalap dengan sebaik mungkin dan berharap untuk segera menemukan kecepatan. Selama tes (Misano, bulan lalu) saya merasakan sensasi yang bagus. Tapi kita baru akan merasakan detil dan hasilnya (dari tes itu) apakah kita cepat, yakni pada akhir pekan ini,” tambah pembalap kelahiran Italia tersebut.
Bagaimana dengan kondisi fisik, khususnya lutut dan lengan yang telah membuat Anda kurang maksimal di GP Inggris, apakah itu akan jadi hambatan lagi di GP San Marino?
“Lutut saya sudah tidak bermasalah lagi, meski masih sedikit bengkak. Sedang lengan, tidak pernah saya jadikan problem. Saya hanya lelah saat itu (pada lomba GP Inggris) dan telah menghabiskan waktu beberapa hari terakhir untuk memulihkan kondisi dan kebugaran,” kata Dovi menjelaskan.
Setelah melihat hasil 7 pemenang berbeda dari 7 seri terakhir. Tentu menarik melihat lomba GP San Marino akhir pekan ini. Akankah pemenang ke-8 berbeda muncul di Sirkuit Misano pada Minggu (11/9) malam WIB?
Menyimak penjelasan dari pihak Michelin yang mengatakan kalau Ducati, Aprilia dan KTM (tim baru musim depan) telah menjajal ban depan baru mereka dalam sesi tes di Misano bulan lalu.
Kalau ingin menarik kesimpulan dari informasi ini, maka amat layak menjagokan salah satu pembalap tim Ducati atau Aprilia buat menjuarai balapan GP San Marino akhir pekan nanti.
Apalagi kalau hujan mengguyur saat balapan GP San Marino 2016, kans Ducati boleh dibilang bakal makin besar untuk memenangkan seri ini, seturut diketahui kalau tim yang bermarkas di Borgo Paginale, Bologna itu benar-benar moncer dalam lomba di atas lintasan basah.
Apakah rekor baru bakal tercipta di MotoGP 2016 yakni Andrea Dovizioso bakal jadi pembalap ke-8 berbeda yang memenangkan 8 seri terakhir ajang ini? Ataukah pembalap pemenang ke-8 musim ini tersebut akan muncul dari tim Aprilia? Siapa yang tahu!
“Saya jadi nomor 8 (pemenang berbeda musim ini)? Saya harus coba meyakininya dan berharap itu jadi kenyataan (di Misano),” kata Andrea Dovizioso kepada GPOne di sela-sela kegiatan jumpa penggemar dan hiburan kreatif mural di dekat kota Rimini, pada Kamis (8/9) waktu setempat.
“Tahun ini setiap pekan seakan memiliki sebuah kisahnya sendiri, juga ban dan elemen baru (elektronik). Di mana mereka adalah berbagai kesulitan yang harus diatasi dan bagi mereka yang mampu mengatasinya saat balapan maka dia akan memiliki keuntungan,” imbuhnya.
Bagaiman dengan ban depan baru Michelin? “Terkadang perilaku ban Michelin antara satu motor dengan yang lain berbeda, ada yang lebih baik dan ada yang lebih buruk. Dan kita juga bisa berhadapan dengan kondisi cuaca yang tidak biasa. Untuk alasan ini pula membuat kita sejauh ini telah melihat banyak pembalap pemenang,” urai pembalap 30 tahun tersebut.
Apa kira-kira strategi Anda saat balapan nanti?
“Saya datang ke sini dengan maksud membalap dengan sebaik mungkin dan berharap untuk segera menemukan kecepatan. Selama tes (Misano, bulan lalu) saya merasakan sensasi yang bagus. Tapi kita baru akan merasakan detil dan hasilnya (dari tes itu) apakah kita cepat, yakni pada akhir pekan ini,” tambah pembalap kelahiran Italia tersebut.
Bagaimana dengan kondisi fisik, khususnya lutut dan lengan yang telah membuat Anda kurang maksimal di GP Inggris, apakah itu akan jadi hambatan lagi di GP San Marino?
“Lutut saya sudah tidak bermasalah lagi, meski masih sedikit bengkak. Sedang lengan, tidak pernah saya jadikan problem. Saya hanya lelah saat itu (pada lomba GP Inggris) dan telah menghabiskan waktu beberapa hari terakhir untuk memulihkan kondisi dan kebugaran,” kata Dovi menjelaskan.
(sbn)